LUMINASIA.ID, INTERNASIONAL - Aktor legendaris Jackie Chan kembali menyapa penonton lewat film drama-komedi keluarga terbaru berjudul Unexpected Family. Dalam film ini, Chan berperan sebagai Jiqing, mantan pelatih angkat besi yang hidup sendiri dan mulai kehilangan ingatan akibat demensia.
Dilansir Straits Times, kisah bermula ketika Bufan, pemuda miskin dari desa yang diperankan Peng Yuchang, datang ke kota besar untuk mencari pekerjaan dan tempat tinggal. Nasib mempertemukannya dengan Jia Ye, pebisnis licik yang mempekerjakannya sebagai tukang cuci mobil sekaligus menumpangkannya di rumah Jiqing.
Masalah muncul ketika Jiqing, yang sudah lama terpisah dari anaknya, mengira Bufan adalah putra kandungnya. Alih-alih meluruskan kesalahpahaman itu, para sahabat Jiqing justru mendorong Bufan untuk “memainkan peran” sebagai anak demi menjaga kondisi emosional sang pelatih tetap stabil.
Keputusan tersebut membawa konsekuensi. Bufan harus menanggung beban ekspektasi seorang ayah yang ambisius, sementara ia sendiri hanya pemuda yang berjuang bertahan hidup. Hubungan palsu itu perlahan berubah menjadi ikatan emosional yang nyata, menghadirkan dilema moral antara kejujuran dan kasih sayang.
Unexpected Family menandai debut sutradara Li Taiyan dalam film panjang. Ia menempatkan demensia sebagai pusat konflik cerita—bukan sekadar latar, tetapi penggerak utama alur dan emosi. Meski tak sedalam film The Father (2020) dalam mengupas penyakit ini, film tetap menyentuh isu kelelahan pengasuh, kehilangan identitas, dan ketakutan saat realitas mulai kabur.
Secara tone, film ini sejalan dengan deretan karya Jackie Chan belakangan yang lebih hangat dan ramah keluarga, seperti Ride On (2023) dan Panda Plan (2024). Penonton tidak akan menemukan aksi bela diri khas Chan, melainkan sisi lembut dan rapuh dari sang bintang.
Tema “kebohongan demi kebaikan” yang diusung film ini mengingatkan pada karya-karya seperti The Truman Show, Good Bye, Lenin!, hingga The Farewell. Bedanya, Unexpected Family membungkusnya dengan nuansa Tiongkok kontemporer dan humor tipis yang pahit.
Bagi penggemar Jackie Chan, kehadirannya saja sudah menjadi daya tarik utama. Namun bagi penonton umum, film ini menawarkan kisah tentang keluarga yang tidak direncanakan, cinta yang tumbuh dari kepura-puraan, dan kenyataan bahwa terkadang kebahagiaan datang dari hubungan yang paling tak terduga.

