LUMINASIA, HIBURAN - Serial prekuel terbaru dunia Game of Thrones berjudul A Knight of the Seven Kingdoms resmi tayang perdana pada 18 Januari di HBO dan HBO Max. Episode pertama dirilis pada pukul 22.00 ET/PT, yang berarti penonton di Indonesia dapat menyaksikannya mulai pukul 10.00 WIB keesokan harinya melalui layanan streaming HBO Max. Episode pembuka berdurasi sekitar 45 menit dan menjadi awal dari musim pertama yang terdiri dari enam episode dengan pola rilis mingguan hingga 22 Februari.
Berbeda dari Game of Thrones dan House of the Dragon yang sarat intrik politik dan konflik bangsawan, A Knight of the Seven Kingdoms mengangkat kisah yang lebih membumi. Serial ini diadaptasi dari novella The Hedge Knight karya George R.R. Martin dan berlatar sekitar 90 tahun sebelum peristiwa Game of Thrones. Ceritanya mengikuti Ser Duncan the Tall, seorang ksatria keliling atau hedge knight tanpa nama besar, tanah, maupun kekuasaan, yang mencoba bertahan hidup di Westeros dengan mengikuti turnamen dan perjalanan dari satu wilayah ke wilayah lain.
Dalam perjalanannya, Dunk ditemani seorang bocah misterius bernama Egg, yang kelak memiliki peran penting dalam sejarah Westeros. Melalui sudut pandang karakter-karakter “orang kecil” ini, serial ini menampilkan sisi Westeros yang jarang disorot—dunia yang merasakan langsung dampak dari konflik para bangsawan, tanpa terlibat dalam perebutan takhta itu sendiri. Meski minim naga dan sihir besar, latar cerita tetap dipenuhi bayang-bayang sejarah, di mana dunia Westeros masih menyimpan bekas kejayaan dan kehancuran masa lalu.
Episode-episode selanjutnya akan terus dirilis setiap pekan pada jam yang sama, menjadikan A Knight of the Seven Kingdoms sebagai tontonan rutin akhir pekan bagi penggemar fantasi. Dengan fokus pada karakter, perjalanan, dan nilai kesatria, serial ini menawarkan pengalaman berbeda bagi penonton yang rindu kembali ke Westeros, namun dengan nuansa yang lebih personal dan intim.

