LUMINASIA.ID, BOLA – Ketegangan memuncak di dunia sepak bola Afrika saat Maroko menjadi tuan rumah Senegal di final Piala Afrika 2025 pada Minggu, 18 Januari, pukul 20:00 waktu setempat (19:00 GMT) di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat. Dilansir Yahoo News, pertandingan ini menutup turnamen empat minggu yang menampilkan talenta terbaik benua dan menghadirkan duel epik antara Atlas Lions Maroko melawan Teranga Lions Senegal.
Senegal Protes Persiapan Maroko
Menjelang laga puncak, Senegal menyuarakan keluhan serius terhadap penyelenggaraan tuan rumah. Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) menuntut CAF dan panitia lokal untuk “segera mengambil langkah korektif guna menjamin prinsip fair play, perlakuan setara, dan keamanan yang sangat penting bagi keberhasilan final ini.”
Keluhan muncul setelah tim Senegal melakukan perjalanan dengan kereta dari Tangier ke Rabat pada Jumat dan menemukan “kurangnya langkah keamanan memadai,” kata FSF. Selain itu, federasi juga mengkritik masalah akomodasi, fasilitas latihan, dan kesulitan memperoleh tiket yang adil bagi para pendukungnya. “Kekurangan ini menempatkan pemain dan staf teknis dalam kerumunan berlebihan dan risiko yang tidak sesuai dengan standar kompetisi sebesar ini,” tegas FSF dalam pernyataannya.
Performa dan Pemain Kunci Senegal
Senegal, juara AFCON 2021, mengandalkan pemain bintang Sadio Mane, yang telah menciptakan 18 peluang dan mencetak gol penting dalam semifinal melawan Mesir. Kiper Edouard Mendy dan gelandang Idrissa Gana Gueye menambah pengalaman tim, sementara Iliman Ndiaye dan remaja Paris Saint-Germain, Ibrahim Mbaye, tampil sebagai talenta muda yang menjanjikan.
Namun, tim juga menghadapi kendala absensi. Kapten Kalidou Koulibaly diskors karena akumulasi kartu kuning, sama seperti Habib Diarra yang juga absen karena kartu kuning. Susunan pemain prediksi Senegal: Mendy; Diatta, Sarr, Niakhate, Diouf; Diarra, I. Gueye, P. Gueye; Ndiaye, Jackson, Mane.
Maroko Incar Gelar Kedua
Maroko berjuang untuk mengakhiri penantian 50 tahun meraih gelar kedua AFCON. Sementara Achraf Hakimi, Pemain Afrika Terbaik 2025, menjadi andalan, bintang sesungguhnya dalam turnamen ini adalah Brahim Diaz, yang telah mencetak gol di lima pertandingan pertama Maroko. Jika Diaz mencetak gol di final, ia akan menyamai rekor Ahmed Faras sebagai pencetak gol terbanyak Maroko di Piala Afrika.
Beberapa pemain Maroko masih absen karena cedera: Azzedine Ounahi dan Romain Saiss dipastikan tidak tampil. Susunan pemain prediksi Maroko: Bono; Hakimi, Aguerd, Masina, Mazraoui; El Aynaoui; Diaz, El Khannouss, Saibari, Ezzalzouli; El Kaabi.
Rekor dan Statistik
Kedua tim telah tampil luar biasa di turnamen ini. Senegal baru kebobolan dua gol sepanjang turnamen, sementara Maroko hanya kebobolan satu gol dan tetap tak terkalahkan dalam dua tahun terakhir sejak AFCON sebelumnya. Rekor head-to-head menunjukkan Maroko unggul dengan 18 kemenangan dari 31 pertemuan melawan Senegal, yang hanya menang enam kali. Namun, ini akan menjadi pertemuan pertama mereka di final AFCON.
Dampak ke Piala Dunia 2026
Kedua tim sudah lolos ke Piala Dunia 2026. Senegal akan memulai di New Jersey menghadapi Prancis dan Norwegia, sementara Maroko berada di Grup C bersama Brasil, Haiti, dan Skotlandia. Beberapa pendukung Senegal khawatir mengenai akses perjalanan karena kebijakan imigrasi AS, tetapi pendukung Maroko tidak terdampak.
Masa Depan Maroko di Sepak Bola Afrika
Maroko berpotensi menjadi tuan rumah AFCON lagi pada 2028, sebagai persiapan menjelang Piala Dunia 2030 yang akan diselenggarakan bersama. Negara ini terus berinvestasi besar dalam fasilitas dan infrastruktur sepak bola, termasuk menyelenggarakan tiga turnamen Women’s Africa Cup berturut-turut, dengan yang terakhir dimulai 17 Maret mendatang.
Pertemuan final ini bukan sekadar soal trofi, tetapi juga soal harga diri dan bukti kekuatan sepak bola Afrika. Apakah Atlas Lions akan mengakhiri penantian 50 tahun, atau Teranga Lions kembali mengangkat piala untuk kedua kalinya? Jawabannya akan terungkap Minggu malam ini di Rabat.
Bagaimana Mengikuti Laga
Al Jazeera Sport akan menyiarkan semua pra-pertandingan mulai pukul 16:00 GMT, sebelum menayangkan komentar langsung pertandingan.

