Tottenham Hotspur berhasil menunjukkan kebangkitan saat menaklukkan Borussia Dortmund 2-0 di Liga Champions pada Selasa malam (20 Januari 2026) di Tottenham Hotspur Stadium. Kemenangan ini menjadi angin segar bagi manajer Thomas Frank, yang tengah berada di bawah tekanan menyusul performa buruk Spurs di Premier League.
Dilansir MSN, Tottenham tampil agresif sejak awal, menekan Dortmund dan menciptakan peluang berbahaya, dengan Wilson Odobert menjadi pusat kreativitas. Gol pertama datang dari Cristian Romero pada menit ke-14 setelah memanfaatkan umpan silang Odobert, sebelum Dominic Solanke menggandakan keunggulan di menit ke-37 melalui sundulan memanfaatkan crossing Odobert.
Momentum pertandingan semakin berpihak ke Spurs setelah Daniel Svensson menerima kartu merah pada menit ke-26 karena tackle berbahaya, memaksa Dortmund bermain dengan 10 orang. Meskipun Dortmund dikenal sebagai tim pencetak gol terbanyak di Liga Champions musim ini, mereka kesulitan menembus pertahanan Spurs yang disiplin dan fokus.
Kemenangan ini membuat Tottenham mengoleksi 14 poin di fase grup, membuka peluang besar untuk lolos langsung ke babak 16 besar, sementara Dortmund tetap berada di peringkat 12 grup dengan 11 poin.
Meski menghadapi banyak masalah cedera, termasuk absennya James Maddison, Dejan Kulusevski, Rodrigo Bentancur, dan Richarlison, Spurs menunjukkan performa solid dan menyerang dengan intensitas tinggi. Thomas Frank dapat memanfaatkan momentum ini untuk laga berikutnya melawan Burnley di Premier League, sekaligus membangun kepercayaan diri tim di Liga Champions.
Dortmund, yang dipimpin Niko Kovac, harus segera memperbaiki ritme permainan mereka menjelang laga melawan Union Berlin agar tetap bersaing di fase grup. Tottenham kini memperlihatkan bahwa tekanan bisa menjadi motivasi, dan kemenangan ini menegaskan bahwa mereka masih bisa tampil tangguh di kancah Eropa.

