LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mencuri perhatian saat pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Sulawesi Selatan dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI kabupaten/kota se-Sulsel di Ballroom Sandeq, Hotel Claro Makassar, Rabu (28/1/2026).
Dalam suasana santai, Kaesang membagikan emas kepada dua kader PSI yang dinilai datang dari wilayah paling jauh.
PSI Sulsel sendiri memperkuat barisan kepengurusan dengan masuknya sejumlah wakil kepala daerah ke dalam struktur partai. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Kaesang sebagai bagian dari konsolidasi organisasi di tingkat daerah.
Di tengah acara, Kaesang secara spontan memanggil kader dari Pasangkayu, Sulawesi Barat, yang diketahui menempuh perjalanan terjauh untuk menghadiri pelantikan. “Ini yang paling jauh dari sini siapa? Pasangkayu ya kayaknya. Ada DPC dari mana? Oh Pasangkayu. Ya sudah, sini ke depan dulu saja,” ujar Kaesang sambil meminta panitia menyiapkan mikrofon tambahan.
Dialog pun berlangsung antara Kaesang dan kader DPC PSI Pasangkayu bernama Sitti. Saat ditanya jarak tempuh, Sitti mengungkapkan perjalanan yang ia lalui cukup panjang.
“Kurang lebih 16 jam,” ujarnya. Kaesang lalu menggali tantangan PSI di wilayah tersebut, mulai dari kendala akses hingga penerimaan masyarakat.
Menjawab pertanyaan Kaesang, Sitti menyebut tantangan utama masih soal menjangkau wilayah terpencil. Meski begitu, ia memastikan PSI mulai diterima masyarakat.
“Alhamdulillah sudah diterima hampir semua lapisan masyarakat,” kata Sitti.
Momen tersebut ditutup dengan Kaesang menanyakan soal kartu tanda anggota (KTA) PSI. Ia menyebut KTA miliknya berbeda karena berbahan emas.
“Belum dikasih? Nanti saya kasih. KTA saya ini ada emasnya, beda sama yang lain,” ucap Kaesang, disambut tawa peserta.
"Tapi ditunggu saja, ditunggu emas harganya nanti naik,"
Kaesang lalu kembali melontarkan guyonan yang langsung menjadi sorotan.
“Kalau bapak saya kan biasanya ngasih sepeda. Sepeda bukan investasi, tapi emas adalah investasi,” kata Kaesang.
Suasana pelantikan pun berlangsung cair dan penuh tawa. Di balik candaan tersebut, Kaesang menegaskan pentingnya kerja-kerja kader di daerah, khususnya wilayah terluar, untuk memperkuat PSI hingga ke akar rumput.
Tak berhenti di situ, Kaesang kembali memanggil kader dari wilayah timur Sulsel yang dinilai paling jauh, yakni dari Luwu Timur.
Kader tersebut, Soehardjanti atau Arianti, maju ke depan dan memperkenalkan diri sebagai pengurus TPC Mangkutana.
Ia menjelaskan bahwa eksistensi PSI di daerahnya mulai dikenal, terutama melalui media sosial. Sama seperti sebelumnya, Arianti juga mendapatkan KTA yang ada emasnya, seperti milik Kaesang
Kaesang bahkan berpesan agar emas yang diberikan tidak langsung dijual. “Kalau sudah dapat KTA-nya, jangan dijual dulu ya. Harganya masih naik,” ujarnya. .

