Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Awal Ramadhan 2026 Berpotensi Beda Sehari, Ini Penjelasan Metode dan Sikap yang Dianjurkan

Minggu, 1 Februari 2026 10:43
Editor: diku
  • Bagikan
ilustrasi berbuka puasa

LUMINASIA.ID, Jakarta – Menjelang masuknya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, wacana mengenai potensi perbedaan awal puasa kembali mencuat di tengah masyarakat. Perbedaan tersebut dipicu oleh penggunaan metode penentuan awal bulan Hijriah yang tidak seragam di Indonesia, meskipun tujuannya sama, yakni memastikan ibadah dijalankan sesuai tuntunan syariat.

Dilansir Liputan6, Muhammadiyah lebih dahulu menetapkan awal Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini dilakukan melalui metode hisab hakiki wujudul hilal, yang memungkinkan penentuan kalender Hijriah dilakukan jauh hari tanpa menunggu pengamatan langsung di lapangan.

Sementara itu, Pemerintah melalui Kementerian Agama bersama Nahdlatul Ulama (NU) masih akan menunggu hasil rukyatul hilal sebelum mengumumkan keputusan resmi. Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026, awal puasa diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, meski kepastian baru akan diumumkan setelah sidang isbat.

Sidang isbat sendiri dijadwalkan berlangsung pada 17 Februari 2026, bertepatan dengan 29 Sya’ban 1447 H. Forum ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari perwakilan ormas Islam, ahli astronomi, hingga instansi terkait, guna memadukan data hisab dan laporan pengamatan hilal dari berbagai daerah di Indonesia.

Perbedaan satu hari dalam penetapan awal Ramadhan bukanlah hal baru. Muhammadiyah menggunakan kriteria wujudul hilal, sementara Pemerintah dan NU mengacu pada kriteria imkanur rukyat MABIMS yang mensyaratkan tinggi dan jarak sudut bulan tertentu agar hilal dianggap terlihat. Perbedaan pendekatan ini kerap menghasilkan keputusan yang tidak selalu sama.

Meski demikian, para tokoh agama mengimbau masyarakat untuk menyikapi perbedaan tersebut dengan bijak. Esensi Ramadhan tidak terletak pada perbedaan tanggal semata, melainkan pada peningkatan ketakwaan, kepedulian sosial, dan pengendalian diri selama menjalankan ibadah puasa.

Di sisi lain, suasana persiapan Ramadhan sudah mulai terasa di berbagai daerah. Masjid dan musala mulai mengintensifkan kegiatan keagamaan, sementara umat Islam mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan spiritual agar dapat menjalani ibadah puasa dengan optimal.

Dengan adanya potensi perbedaan awal puasa, masyarakat diharapkan tetap mengikuti keputusan masing-masing organisasi atau menunggu pengumuman resmi pemerintah, sambil menjaga toleransi dan persatuan di tengah keberagaman umat Islam Indonesia.

Tags: puasa Ramadhan 2026

Baca Juga

Doa Buka Puasa Ramadhan 1447 H: Arab, Latin, dan Artinya Sesuai Hadits
Doa Buka Puasa Ramadhan 1447 H: Arab, Latin, dan Artinya Sesuai Hadits
BMKG Rilis Hasil Hisab Awal Ramadan 2026 Sulsel, Kriteria Hilal Belum Terpenuhi
BMKG Rilis Hasil Hisab Awal Ramadan 2026 Sulsel, Kriteria Hilal Belum Terpenuhi
Kapan Hasil Sidang Isbat Awal Puasa 2026? Ini Link Live Streaming Resmi Penetapan 1 Ramadan 1447 H
Kapan Hasil Sidang Isbat Awal Puasa 2026? Ini Link Live Streaming Resmi Penetapan 1 Ramadan 1447 H
Berapa Hari Lagi Puasa Ramadhan 2026? Ini Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026, Pemerintah,dan BRIN
Berapa Hari Lagi Puasa Ramadhan 2026? Ini Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026, Pemerintah,dan BRIN
Berapa Hari Lagi Puasa Ramadhan 2026? Ini Jadwal Versi Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan BRIN
Berapa Hari Lagi Puasa Ramadhan 2026? Ini Jadwal Versi Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan BRIN
Berapa Hari Lagi Puasa? Ini Perkiraan Jadwal Puasa Ramadhan  2026 Versi Pemerintah, Muhammadiyah, NU, dan BRIN
Berapa Hari Lagi Puasa? Ini Perkiraan Jadwal Puasa Ramadhan 2026 Versi Pemerintah, Muhammadiyah, NU, dan BRIN

Populer

  • 1
    Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
  • 2
    Kombes Pol. Arisandi Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua IKA SPENSAB
  • 3
    Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
  • 4
    Kerennya Freedom 250, Tenxi ft Indah Kus Bikin Penonton Histeris dan Nyanyi Bareng
  • 5
    Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta

Ekonomi

  • Realisasi Belanja APBN 2026 di Sulsel Capai Rp8,18 Triliun, Penerimaan Pajak Rp1,45 T
    Realisasi Belanja APBN 2026 di Sulsel Capai Rp8,18 Triliun, Penerimaan Pajak Rp1,45 T
  • Tukar Tambah ke New Veloz Hybrid EV Ramai Diminati Usai Peluncuran
    Tukar Tambah ke New Veloz Hybrid EV Ramai Diminati Usai Peluncuran
  • Harga BBM di Sulsel Hari Ini, Diprediksi Naik Awal April
    Harga BBM di Sulsel Hari Ini, Diprediksi Naik Awal April

Peristiwa

  • Jadwal Sholat Makassar Hari Ini, 31 Maret 2026: Lengkap dari Subuh hingga Isya
    Jadwal Sholat Makassar Hari Ini, 31 Maret 2026: Lengkap dari Subuh hingga Isya
  • Niat Puasa Qadha Ramadhan: Pentingnya Memahami Makna, Hukum, dan Waktu Pelaksanaan
    Niat Puasa Qadha Ramadhan: Pentingnya Memahami Makna, Hukum, dan Waktu Pelaksanaan
  • Tekanan Global Menguat, Kenaikan BBM Jadi Ujian Daya Tahan Ekonomi Domestik
    Tekanan Global Menguat, Kenaikan BBM Jadi Ujian Daya Tahan Ekonomi Domestik
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID