Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

IHSG Anjlok! Ditutup Turun 4,88 Persen, Pasar Masih Wait and See

Senin, 2 Februari 2026 17:51
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
gambar ilustrasi pasar saham dan IHSG


LUMINASIA.ID, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan pada Senin (2/2/2026) di tengah kekhawatiran investor dan sikap pasar yang masih menunggu hasil pertemuan antara Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Berdasarkan data IDX Mobile, IHSG tanjlok ini erkoreksi 4,88 persen atau 406,88 poin ke level 7.922,73. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak di rentang 7.820,23–8.313,06.

Tekanan jual mendominasi pasar dengan 753 saham melemah, 142 saham stagnan, dan hanya 63 saham yang berhasil ditutup menguat. Total transaksi tercatat sebanyak 48,05 miliar saham dengan nilai mencapai Rp29,05 triliun. Kapitalisasi pasar pun menyusut menjadi Rp14.239 triliun.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar turut menjadi pemberat indeks. Saham PT Amman Mineral International Tbk. (AMMN) anjlok 14,80 persen ke Rp6.475, disusul PT Astra International Tbk. (ASII) yang turun 1,18 persen ke Rp6.275, serta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) melemah 0,41 persen ke Rp4.800.

Di sisi lain, beberapa saham perbankan masih mampu bertahan di zona hijau. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) naik 0,52 persen ke Rp3.830, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menguat 2,70 persen ke Rp7.600, sementara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) naik tipis 0,22 persen ke Rp4.500.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), David Kurniawan, menilai pergerakan IHSG pada pekan ini masih akan sangat volatil dan cenderung defensif. Ia menyebut, pasar belum sepenuhnya pulih meski terdapat sinyal intervensi dari pemerintah.

“Pasar belum pulih sepenuhnya. Meskipun ada intervensi dari Istana dan Danantara, investor masih diliputi kekhawatiran. Hal ini tercermin dari IHSG sesi I hari ini yang masih terkoreksi di kisaran 5 persen,” ujar David kepada Bisnis, Senin (2/2/2026).

Menurutnya, pasar saat ini berada dalam posisi wait and see yang ekstrem, sambil menanti hasil pertemuan MSCI dengan BEI. Jika MSCI memberikan kepastian berupa roadmap perbaikan dibandingkan degradasi langsung ke Frontier Market, tekanan jual berpotensi mereda.

Untuk meredam gejolak pasar, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan delapan aksi percepatan reformasi pasar modal, di antaranya percepatan penyesuaian free float dan peningkatan transparansi beneficial ownership.

David menilai kebijakan tersebut sebagai langkah yang tepat, meski dampaknya tidak bisa instan. “Dalam jangka pendek, kebijakan ini menjadi sentimen penenang dan menunjukkan regulator responsif terhadap kritik MSCI. Setidaknya bisa menjadi penahan agar koreksi tidak lebih dalam,” ujarnya.

Sebagai catatan, kejatuhan IHSG lebih dari 6 persen pada pekan lalu turut diiringi aksi net sell investor asing sebesar Rp13,92 triliun. Untuk pekan ini, David menilai peluang masuknya dana asing secara agresif masih terbatas, kecuali hasil pertemuan MSCI dan BEI sangat positif.

Selain faktor domestik, investor asing juga tengah menjauhi pasar negara berkembang akibat sentimen global, termasuk nominasi bos baru The Fed, Kevin Warsh, yang dipersepsikan hawkish atau pro suku bunga tinggi. Kondisi ini mendorong penguatan dolar AS dan kenaikan yield obligasi Amerika Serikat.

“Investor asing cenderung melakukan rebalancing atau perdagangan jangka pendek, bukan akumulasi jangka panjang, sebelum ada kepastian status indeks Indonesia,” kata David.

Tags: IHSG ihsg anjlok Saham

Baca Juga

Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
Pengendali Tambah Kepemilikan, Saham BSDE Diborong Rp 1,5 Triliun saat Valuasi Murah
Pengendali Tambah Kepemilikan, Saham BSDE Diborong Rp 1,5 Triliun saat Valuasi Murah
Saham Nvidia Tembus Rekor Baru, Kapitalisasi Pasar Lampaui USD 5 Triliun Didorong Lonjakan AI
Saham Nvidia Tembus Rekor Baru, Kapitalisasi Pasar Lampaui USD 5 Triliun Didorong Lonjakan AI
Saham Petrosea (PTRO) Melonjak 7,08 Persen ke Rp5.675, Sentuh Level Tertinggi Intraday
Saham Petrosea (PTRO) Melonjak 7,08 Persen ke Rp5.675, Sentuh Level Tertinggi Intraday
Nikkei 225 Turun 1,23 Persen ke 59.792, Tekanan Jual Dominasi Perdagangan
Nikkei 225 Turun 1,23 Persen ke 59.792, Tekanan Jual Dominasi Perdagangan
KOSPI Menguat Tipis ke 6.648,99, Sektor Teknologi Tahan Tekanan Pasar
KOSPI Menguat Tipis ke 6.648,99, Sektor Teknologi Tahan Tekanan Pasar

Populer

  • 1
    Nasib Juri Cerdas Cermat MPR Usai Viral, Kini Nonaktif dan Terancam Sanksi
  • 2
    Nadiem Operasi Apa? Ternyata Berhubungan dengan Area Anus, Ini Penjelasannya
  • 3
    LENGKAP! Ini Jadwal MPL ID S17 Hari Ini: EVOS Hadapi NAVI, Team Liquid ID Ditantang RRQ, ONIC Jumpa Alter Ego
  • 4
    Sudah Cair, Ini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Mei 2026 Lewat HP
  • 5
    392.910 Tabung LPG 3 Kg Ditambah Pertamina Sulawesi untuk Libur Long Weekend

Ekonomi

  • Panti Asuhan Al Aqza Tallo Dapat Bantuan dari Pertamina
    Panti Asuhan Al Aqza Tallo Dapat Bantuan dari Pertamina
  • SPJM Perkuat Kualitas Standar Keselamatan Lewat Endorsement Pandu
    SPJM Perkuat Kualitas Standar Keselamatan Lewat Endorsement Pandu
  • Perbankan Syariah Tumbuh Solid, Aset Tembus Rp1.061 Triliun pada Maret 2026
    Perbankan Syariah Tumbuh Solid, Aset Tembus Rp1.061 Triliun pada Maret 2026

Peristiwa

  • Sudah Cair, Ini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Mei 2026 Lewat HP
    Sudah Cair, Ini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Mei 2026 Lewat HP
  • Nadiem Operasi Apa? Ternyata Berhubungan dengan Area Anus, Ini Penjelasannya
    Nadiem Operasi Apa? Ternyata Berhubungan dengan Area Anus, Ini Penjelasannya
  • GMTD Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis Peringati Hari Hipertensi Sedunia
    GMTD Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis Peringati Hari Hipertensi Sedunia
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID