Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Fakta OTT KPK di Bea Cukai: Sita Emas 3 Kg hingga Pejabat Dimutasi

Kamis, 5 Februari 2026 16:31
Editor: diku
  • Bagikan
ilustrasi OTT KPK

LUMINASIA.ID, Jakarta, 5 Februari 2026 — Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan kembali menyoroti kerentanan tata kelola proses impor di Indonesia. Penindakan ini tidak hanya menyingkap dugaan praktik suap, tetapi juga memunculkan pertanyaan soal efektivitas sistem pengawasan internal dan pola mutasi pejabat di tubuh Bea Cukai.

Dilansir Tempo, dalam OTT yang dilakukan pada Rabu, 4 Februari 2026, KPK mengamankan sejumlah pihak, termasuk seorang pejabat tinggi Bea dan Cukai yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Penindakan dan Penyidikan (P2). Berdasarkan informasi yang diperoleh Tempo, pejabat tersebut baru saja dimutasi dari kantor pusat DJBC ke kantor wilayah Lampung.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan operasi senyap itu berkaitan dengan dugaan korupsi dalam proses importasi barang. “Beberapa hal kami amankan dalam rangkaian peristiwa tangkap tangan tersebut,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

KPK juga menyita uang tunai dalam bentuk rupiah dan mata uang asing, serta logam mulia seberat tiga kilogram. Namun, lebih dari sekadar nilai barang sitaan, OTT ini dipandang sebagai indikasi masih rapuhnya pengawasan terhadap jalur impor—sektor yang selama ini dikenal rawan permainan antara aparat dan pelaku usaha.

Pada hari yang sama, penyidik KPK menggeledah Kantor Pusat DJBC di Rawamangun, Jakarta Timur. Belasan penyelidik dan penyidik memeriksa seluruh ruangan di Gedung Sumatera, yang merupakan kantor Direktorat P2. Sekitar tujuh kendaraan KPK meninggalkan lokasi penggeledahan pada pukul 15.25 WIB.

Seorang petugas keamanan di kantor pusat Bea dan Cukai mengatakan pemeriksaan berlangsung menyeluruh. Namun, ia mengaku tidak mengetahui dokumen atau barang apa saja yang disita penyidik. “Kami tidak tahu soal itu,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama serta Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa DJBC Nirwala Dwi Heryanto belum memberikan tanggapan atas penangkapan pejabat di lingkungan institusinya.

Pengamat kepabeanan menilai kasus ini kembali menunjukkan bahwa rotasi jabatan pejabat penegak hukum di sektor strategis belum tentu memutus jejaring lama. Tanpa pembenahan sistem dan transparansi proses impor, mutasi berisiko hanya memindahkan masalah dari satu wilayah ke wilayah lain.

KPK menyatakan masih mendalami konstruksi perkara dan peran masing-masing pihak yang diamankan. Penentuan status hukum para terperiksa akan diumumkan setelah pemeriksaan awal selama 1x24 jam selesai dilakukan.

Tags: OTT KPK

Baca Juga

PDIP Hormati Proses Hukum Usai KPK Tangkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani
PDIP Hormati Proses Hukum Usai KPK Tangkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani
Bupati OTT di Pekalongan, Ujian Integritas Kepala Daerah di Tahun Politik Lokal
Bupati OTT di Pekalongan, Ujian Integritas Kepala Daerah di Tahun Politik Lokal
Pejabat Pajak di Banjarmasin Kena OTT KPK
Pejabat Pajak di Banjarmasin Kena OTT KPK

Populer

  • 1
    Ini Pernjelasan Manajemen Terkait Kebakaran Nipah Park, Penyebab Kebakaran Lengkap Kronologis
  • 2
    Belajar dari UTM, Pendidikan Sosiologi Unismuh Dorong Kolaborasi Perkuat Daya Saing Global
  • 3
    Bupati Talenrang Hadiri Wisuda Polbangtan Gowa
  • 4
    Pemkot Makassar Matangkan HUT Ke-81 RI, Karebosi Jadi Pusat Upacara Kemerdekaan
  • 5
    Special Screening di Makassar, Film Dan Bandung Tawarkan Kisah Romansa Gen Z yang Relate dengan Kehidupan Anak Muda

Ekonomi

  • XLSMART Catat Kinerja Solid Semester I 2026, Laba Bersih Melonjak 294 Persen
    XLSMART Catat Kinerja Solid Semester I 2026, Laba Bersih Melonjak 294 Persen
  • Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
    Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
  • Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
    Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Peristiwa

  • Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
    Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
  • Dedi Congor Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi, Perkara di Polri Berjalan Sejak 2023
    Dedi Congor Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi, Perkara di Polri Berjalan Sejak 2023
  • Rebo Wekasan 2026 Jatuh 12 Agustus, Begini Sejarah dan Tradisinya di Masyarakat Jawa
    Rebo Wekasan 2026 Jatuh 12 Agustus, Begini Sejarah dan Tradisinya di Masyarakat Jawa
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID