Gowa Dapat Porsi 52 Km, Proyek Jalan Paket 2 Bernilai Rp 274 Miliar
LUMINASIA.ID, GOWA -- Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menilai pembangunan infrastruktur jalan strategis yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) akan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di wilayah Selatan Sulsel.
Hal tersebut disampaikan Hiusniah saat menghadiri groundbreaking pengerjaan preservasi jalan Paket 2 bersama Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman di Jalan Poros Galesong Utara, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Selasa (10/2).
“Dilakukannya groundbreaking pengerjaan jalan Paket 2 oleh Pemerintah Provinsi Sulsel akan meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong pemerataan pembangunan,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, Kabupaten Gowa memperoleh porsi pembangunan yang cukup signifikan dalam proyek tersebut. Total panjang jalan yang ditangani di wilayah Gowa mencapai sekitar 52,15 kilometer, mencakup kawasan dataran rendah hingga dataran tinggi, sehingga menjadi bagian penting dalam penguatan infrastruktur daerah.
Adapun ruas jalan yang masuk dalam proyek ini meliputi Jalan Panciro (batas Kabupaten Gowa–Kota Makassar) sepanjang 4,18 kilometer, Pallangga–Salekoa (batas Gowa–Takalar) sepanjang 14,20 kilometer, serta Sapaya–Malino sepanjang 33,77 kilometer.
“Insya Allah manfaat pembangunan ini ke depan akan dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat yang melintas dan beraktivitas di wilayah tersebut,” kata Bupati Gowa.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa proyek preservasi jalan Paket 2 merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulsel dalam meningkatkan konektivitas dan pemerataan pembangunan infrastruktur.
Ruas jalan dalam paket ini mencakup wilayah Galesong Utara, Galesong Selatan, Galesong, dan Sanrobone dengan total anggaran sebesar Rp 274 miliar.
“Ini merupakan Paket 2 dengan total anggaran Rp 274 miliar,” ujar Andi Sudirman.
Ia merinci, penanganan jalan di Kabupaten Takalar, khususnya wilayah Galesong, dilakukan sepanjang kurang lebih 100 kilometer. Sementara di Kabupaten Gowa mencakup sekitar 52 kilometer dan di Kabupaten Jeneponto sepanjang 34 kilometer, serta sejumlah wilayah lain yang saling terhubung.
Menurut Andi Sudirman, paket-paket pengerjaan tersebut saling beririsan sehingga pembangunan dapat dilakukan secara merata di wilayah selatan Provinsi Sulawesi Selatan.
“Paket pengerjaan ini saling terhubung sehingga pemerataan pembangunan infrastruktur bisa dirasakan secara menyeluruh,” ujarnya.
Gubernur Sulsel juga mengimbau masyarakat untuk mendukung pelaksanaan proyek, khususnya warga yang terdampak pelebaran jalan. Ia berharap dukungan masyarakat dapat memperlancar proses pembangunan.
“Kami mohon kerja sama masyarakat, terutama yang rumahnya berada di sepanjang ruas jalan. Dengan penataan yang lebih baik, lingkungan juga akan terlihat lebih rapi,” katanya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama proses pengerjaan terjadi gangguan akses dan arus lalu lintas.
“Saya mohon maaf apabila selama proses pengerjaan berlangsung terdapat gangguan akses jalan dan arus lalu lintas,” tutupnya.

