Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

BMKG Rilis Hasil Hisab Awal Ramadan 2026 Sulsel, Kriteria Hilal Belum Terpenuhi

Selasa, 17 Februari 2026 15:20
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
BMKG Wilayah IV Rilis Hasil Hisab Awal Ramadan 1447 H, Kriteria Hilal Belum Terpenuhi di Sulsel

LUMINASIA.ID — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV Makassar merilis hasil hisab penentuan awal Bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Berdasarkan perhitungan astronomi untuk 29 Syakban 1447 H atau Selasa, 17 Februari 2026, kriteria wujudul hilal maupun kriteria imkan rukyat (MABIMS) di wilayah Sulawesi Selatan dinyatakan belum terpenuhi.

Dalam dokumen resmi  itu dijelaskan bahwa konjungsi atau ijtimak terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 20.01.07 WITA.

Perhitungan mengacu pada lokasi Observatorium Universitas Muhammadiyah Makassar dengan koordinat 05° 10’ 48” LS dan 119° 26’ 24” BT pada ketinggian 180 meter di atas permukaan laut.

Saat matahari terbenam pukul 18.23.59 WITA, tinggi bulan tercatat minus 2° 29’ 52”. Azimut matahari berada pada 257,970°, sedangkan azimut bulan 256,702°. Posisi bulan berada di selatan dan di bawah matahari dengan jarak sudut (elongasi) 1,92°. Umur bulan minus 2 jam 52 menit, dengan waktu bulan terbenam pukul 19.02.11 WITA.

Fraksi iluminasi bulan tercatat 0,01 persen dan lama bulan berada di atas ufuk minus 5 menit 20,4 detik. Kondisi tersebut menunjukkan secara astronomis hilal belum berada di atas ufuk ketika matahari terbenam.

Untuk wilayah Sulawesi Selatan secara umum, ketinggian hilal berkisar antara minus 1° 38,66’ di Patallasang, Kabupaten Takalar, hingga minus 1° 29,11’ di Malili, Kabupaten Luwu Timur.

Dalam kesimpulan disebutkan bahwa kriteria wujudul hilal belum terpenuhi karena hilal masih berada di bawah ufuk. Sementara itu, kriteria imkan rukyat (MABIMS) juga tidak terpenuhi karena tinggi hilal tidak mencapai 3 derajat dan elongasi tidak mencapai 6,4 derajat sesuai ketentuan.

Dalam dokumen tersebut ditegaskan, “Kriteria Wujudul Hilal tidak terpenuhi karena hilal berada di bawah ufuk.” Selain itu disebutkan, “Kriteria Imkanur Rukyat (MABIMS) tidak terpenuhi karena tinggi hilal tidak mencapai 3° dan elongasi tidak mencapai 6,4°.”

BMKG menggunakan sumber data astronomi ELP2000-82B untuk data bulan dan VSOP 87 untuk data matahari dengan algoritma Jean Meeus dalam proses perhitungan.

Penetapan awal Bulan Ramadan 1447 H selanjutnya menunggu keputusan sidang isbat yang diselenggarakan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Dengan demikian, berdasarkan hasil hisab BMKG Wilayah IV Makassar, secara astronomis hilal pada 29 Syakban 1447 H belum memenuhi kriteria penetapan awal Ramadan di wilayah Sulawesi Selatan.

Tags: rukyatul hilal Unismuh Makassar BMKG hasil hilal Sulsel awal Ramadhan jadwal puasa Ramadhan 2026

Baca Juga

Orientasi Perdana Profesi Apoteker Unismuh Makassar Resmi Dimulai, 33 Mahasiswa Jadi Angkatan Sejarah
Orientasi Perdana Profesi Apoteker Unismuh Makassar Resmi Dimulai, 33 Mahasiswa Jadi Angkatan Sejarah
Learning Express 2026 Unismuh Makassar Usung Proyek Gula Aren, Madu Lebah, dan Peternakan Sapi di Pangkep
Learning Express 2026 Unismuh Makassar Usung Proyek Gula Aren, Madu Lebah, dan Peternakan Sapi di Pangkep
8.000 Jamaah Padati Salat Idul Fitri di Unismuh Makassar, Hujan Tak Surutkan Antusiasme
8.000 Jamaah Padati Salat Idul Fitri di Unismuh Makassar, Hujan Tak Surutkan Antusiasme
Pemantauan Hilal di Unismuh Jadi Ruang Sosialisasi Kalender Hijriah Global Tunggal Muhammadiyah
Pemantauan Hilal di Unismuh Jadi Ruang Sosialisasi Kalender Hijriah Global Tunggal Muhammadiyah
Hilal Rendah, Cuaca Jadi Penentu: BMKG Soroti Tantangan Penetapan Idulfitri 1447 H
Hilal Rendah, Cuaca Jadi Penentu: BMKG Soroti Tantangan Penetapan Idulfitri 1447 H
Lebih dari 1.000 Peserta Bakal Hadiri Buka Puasa Bersama Unismuh Makassar, Undang Dosen, Panti Asuhan, hingga Sesepuh
Lebih dari 1.000 Peserta Bakal Hadiri Buka Puasa Bersama Unismuh Makassar, Undang Dosen, Panti Asuhan, hingga Sesepuh

Populer

  • 1
    3 April 2026 Libur Apa? Ini Makna Jumat Agung dan Dampak Long Weekend di Indonesia
  • 2
    Gasperini Ubah Dinamika Roma: Pellegrini Jadi Figur Kunci di Tengah Kebijakan Baru
  • 3
    Alasan Mark Lee Resmi Tinggalkan NCT dan SM Entertainment Setelah 10 Tahun Berkarier, Bikin Kaget!
  • 4
    Strategi Game of Minds Makin Brutal, Classroom of the Elite Season 4 Naikkan Taruhan di Tahun Kedua
  • 5
    BBW Makassar 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Jutaan Buku Internasional dan Lokal Berkualitas dengan Harga Mulai Rp15 Ribu

Ekonomi

  • OJK, BEI, dan KSEI Rampungkan Empat Agenda Reformasi Transparansi Pasar Modal Indonesia
    OJK, BEI, dan KSEI Rampungkan Empat Agenda Reformasi Transparansi Pasar Modal Indonesia
  • Pasokan BBM di Sulut-Malut Tetap Aman Usai Gempa 7,6 SR, Distribusi Energi Berjalan Normal
    Pasokan BBM di Sulut-Malut Tetap Aman Usai Gempa 7,6 SR, Distribusi Energi Berjalan Normal
  • Kalla Toyota Luncurkan Program Tukar Tambah Veloz Hybrid EV, Klaim Efisiensi Hingga 1.000 Km
    Kalla Toyota Luncurkan Program Tukar Tambah Veloz Hybrid EV, Klaim Efisiensi Hingga 1.000 Km

Peristiwa

  • GMTD Berbagi Kebahagiaan, Salurkan Donasi ke Lima Panti Asuhan
    GMTD Berbagi Kebahagiaan, Salurkan Donasi ke Lima Panti Asuhan
  • Niat Puasa Senin Kamis Lengkap Arab, Latin, dan Arti: Amalan Sunnah yang Sarat Makna Spiritual
    Niat Puasa Senin Kamis Lengkap Arab, Latin, dan Arti: Amalan Sunnah yang Sarat Makna Spiritual
  • 3 April 2026 Libur Apa? Ini Makna Jumat Agung dan Dampak Long Weekend di Indonesia
    3 April 2026 Libur Apa? Ini Makna Jumat Agung dan Dampak Long Weekend di Indonesia
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID