LUMINASIA.ID, BOLA - Laga Wolverhampton Wanderers melawan Arsenal di Molineux, Rabu (18/2/2026), menghadirkan kontras tajam antara dua tim dengan nasib berbeda. Jika Arsenal datang sebagai pemuncak klasemen yang dibayangi tekanan perebutan gelar, Wolves justru berjuang keras menghindari catatan sebagai salah satu tim terburuk dalam sejarah Premier League.
Dilansir Yahoo, Arsenal memiliki peluang untuk memperlebar jarak di puncak klasemen menjadi tujuh poin dari Manchester City, meski mereka sudah memainkan satu laga lebih banyak. Tim asuhan Mikel Arteta datang ke laga ini dengan ambisi menjaga momentum dalam perburuan quadruple, setelah melaju ke babak 16 besar Piala FA dan bersiap menghadapi final Piala Liga melawan City pada Maret mendatang.
Namun situasi tidak sepenuhnya ideal bagi The Gunners. Cedera mulai menumpuk, termasuk Martin Odegaard yang absen, Riccardo Calafiori yang cedera saat pemanasan Piala FA, serta Ben White yang juga mengalami masalah kebugaran. Mikel Merino dan Kai Havertz pun belum pulih sepenuhnya. Kondisi ini memaksa Arteta melakukan eksperimen, seperti memainkan Bukayo Saka lebih ke tengah serta memberi peran penting kepada Noni Madueke yang tampil impresif di sayap kanan.
Di sisi lain, Wolves menjalani musim yang nyaris tanpa harapan. Klub asal Midlands itu terpuruk di dasar klasemen dengan hanya sembilan poin dan tertinggal 18 poin dari zona aman dengan 12 pertandingan tersisa. Tim asuhan Rob Edwards kini berjuang sekadar menghindari rekor buruk Derby County sebagai tim dengan perolehan poin terendah dalam sejarah Premier League.
Meski begitu, Wolves menunjukkan sedikit perlawanan dalam beberapa pekan terakhir. Hasil imbang 0-0 melawan Nottingham Forest dan kemenangan tipis 1-0 atas Grimsby Town di Piala FA memberi secercah optimisme. Rekrutan Januari seperti Adam Armstrong dan Angel Gomes diharapkan mampu memberi dorongan di lini depan, meski absennya Hwang Hee-chan dan Toti Gomes karena cedera menjadi pukulan tersendiri.
Pertandingan ini bukan sekadar duel tim papan atas melawan tim juru kunci. Bagi Arsenal, tiga poin adalah keharusan untuk menjaga keunggulan dalam perburuan gelar dan meredam tekanan dari Manchester City. Sementara bagi Wolves, setiap poin menjadi sangat berharga demi menghindari sejarah kelam sebagai salah satu tim terburuk yang pernah tampil di Premier League.

