LUMINASIA.ID, BOLA - FC Seoul tampil dominan saat menjamu Sanfrecce Hiroshima dengan keunggulan sementara 2-0 hingga menit ke-63 dalam laga yang berlangsung ketat dan intens. Dua gol tuan rumah tercipta di babak pertama melalui eksekusi penalti Patryk Klimala serta gol bunuh diri bek Sanfrecce, Naoto Arai.
Dilansir ESPN, tuan rumah membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-10 lewat titik putih. Patryk Klimala yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan baik, membawa FC Seoul unggul 1-0. Gol tersebut menjadi momentum penting bagi tim asal Korea Selatan untuk mengendalikan jalannya pertandingan sejak awal.
Tekanan FC Seoul berlanjut dan membuahkan hasil pada menit ke-27. Upaya serangan yang dibangun dari sisi sayap berujung petaka bagi Sanfrecce Hiroshima setelah Naoto Arai secara tidak sengaja membelokkan bola ke gawang sendiri. Gol bunuh diri itu membuat FC Seoul memperlebar keunggulan menjadi 2-0.
Memasuki babak kedua, Sanfrecce Hiroshima berusaha meningkatkan intensitas serangan guna mengejar ketertinggalan. Namun hingga menit ke-63, lini pertahanan FC Seoul masih mampu meredam berbagai upaya tim tamu. Beberapa pelanggaran di lini tengah sempat terjadi, termasuk pelanggaran Gu Sung-yun dari Seoul yang memberi Sanfrecce peluang melalui bola mati di area defensif.
Dari sisi taktik, FC Seoul tampil dengan formasi 4-4-2 yang menekankan keseimbangan lini tengah dan efektivitas serangan dua penyerang. Pendekatan ini terbukti ampuh dalam menjaga kontrol permainan sekaligus memaksimalkan peluang di babak pertama.
Sementara itu, Sanfrecce Hiroshima yang datang dengan modal empat kemenangan dari enam laga awal berupaya bangkit, tetapi masih kesulitan menembus organisasi pertahanan Seoul. Hingga pertengahan babak kedua, keunggulan 2-0 FC Seoul tetap bertahan dan menempatkan mereka di posisi yang sangat menguntungkan untuk mengamankan kemenangan.

