LUMINASIA.ID, BOLA - Masa depan Neymar bersama tim nasional Brasil kini berada dalam ketidakpastian, seiring pernyataan sang bintang yang membuka kemungkinan pensiun pada akhir 2026. Namun di balik wacana pensiun tersebut, faktor kebugaran dan kebijakan seleksi pelatih Brasil Carlo Ancelotti menjadi sorotan utama yang bisa mempercepat berakhirnya karier internasional penyerang berusia 34 tahun itu.
Dilansir Reuters, Neymar, yang baru memperpanjang kontraknya dengan klub masa kecilnya Santos, menyatakan ia kini menjalani karier “tahun demi tahun” setelah serangkaian cedera mengganggu performanya dalam beberapa musim terakhir. Ia bahkan mengakui belum memiliki kepastian apakah akan terus bermain pada musim berikutnya, termasuk kemungkinan gantung sepatu pada Desember 2026.
Situasi ini menjadi semakin krusial karena Brasil bersiap menghadapi Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko. Neymar belum tampil untuk timnas sejak Oktober 2023 dan baru saja menjalani operasi lutut yang sukses. Meski merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Brasil dengan 79 gol, kondisi fisiknya menjadi penentu utama peluangnya kembali ke skuad.
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti telah menegaskan selama setahun terakhir bahwa hanya pemain yang benar-benar bugar yang akan dipanggil ke Piala Dunia. Pendekatan tersebut menempatkan Neymar dalam posisi sulit, mengingat proses pemulihan yang panjang dan riwayat cedera yang terus membayangi. Jika tidak mampu mencapai kebugaran optimal sebelum turnamen, legenda hidup Selecao itu berisiko absen dari panggung Piala Dunia terakhir dalam kariernya.
Di level klub, Neymar sempat menunjukkan kontribusi signifikan sejak kembali ke Santos pada Januari 2025. Ia membantu klub bertahan di kasta tertinggi Liga Brasil dengan mencetak lima gol dalam lima laga terakhir musim lalu. Namun performa tersebut belum cukup menjamin tempatnya di timnas, mengingat standar kebugaran yang ditetapkan Ancelotti.
Bagi Neymar, 2026 menjadi tahun penentuan. Selain masa depan bersama Santos, kesempatan tampil di Piala Dunia dan mempertahankan status sebagai ikon sepak bola Brasil kini sangat bergantung pada kondisi fisik dan konsistensi performanya. Jika tidak mampu memenuhi tuntutan tersebut, perjalanan panjang Neymar bersama timnas Brasil bisa berakhir lebih cepat dari yang diharapkan para penggemar.

