Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Lifestyle

Indosat Tampilkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara di MWC 2026

Rabu, 4 Maret 2026 12:15
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Indosat Tampilkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara di MWC 2026

LUMINASIA.ID - Dari perintah suara yang disampaikan ribuan kilometer jauhnya hingga eksekusi langsung di Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) bersama Nokia dan NVIDIA menunjukkan bagaimana teknologi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol, Indosat mendemonstrasikan panggilan 5G berbasis kecerdasan artifisial (AI) pertama di Asia Tenggara.

Uji coba tersebut menampilkan kapabilitas teknologi Indosat sekaligus menghadirkan gambaran masa depan transformasi digital dan AI Indonesia yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selama demonstrasi berlangsung, AI dan network intelligence bekerja secara terintegrasi sehingga instruksi, data, dan video dapat ditransmisikan secara real time lintas negara dengan tingkat keamanan tinggi. Inisiatif ini mencerminkan komitmen Indosat untuk menghadirkan AI lebih dekat dengan kehidupan masyarakat, baik di lingkungan tempat tinggal, perkantoran, maupun wilayah terpencil yang jauh dari pusat data.

Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyatakan bahwa pencapaian tersebut bukan sekadar pembuktian teknologi.

“Pencapaian ini tidak hanya membuktikan bahwa teknologi ini berfungsi, tetapi juga memastikan setiap orang Indonesia, di mana pun mereka berada, dapat merasakan manfaat digitalisasi dan AI. Komitmen kami sederhana; tidak seorang pun boleh tertinggal,” ujarnya.

Melalui teknologi AI-RAN, Indosat mengintegrasikan kemampuan AI langsung ke dalam jaringan sehingga dapat beroperasi lebih cepat, cerdas, dan responsif. Optimalisasi ini dilakukan dengan meminimalkan latensi, meningkatkan efisiensi energi, serta memaksimalkan pemanfaatan spektrum frekuensi. Dengan demikian, jaringan tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur konektivitas, tetapi juga sebagai platform yang menghadirkan dampak konkret dalam kehidupan sehari-hari.

Pemanfaatan tersebut membuka peluang bagi berbagai sektor. Petani dapat mengakses perangkat pertanian cerdas secara langsung, tenaga kesehatan memanfaatkan sistem diagnostik berbasis AI, dan pendidik mempersonalisasi proses pembelajaran bagi siswa di berbagai wilayah.

Peran Indosat sebagai penyedia layanan telekomunikasi, operator pusat data, sekaligus penyedia GPU-as-a-Service memungkinkan integrasi kapabilitas jaringan, komputasi awan (cloud), dan AI dalam satu ekosistem terpadu. Pendekatan ini mempercepat pengembangan layanan digital sekaligus mendukung keberlanjutan dan ketahanan jangka panjang.

Chief Technology and AI Officer Nokia, Pallavi Mahajan, menilai kolaborasi tersebut menunjukkan potensi besar jaringan berbasis AI.

“Panggilan 5G berbasis AI pertama di Asia Tenggara ini menunjukkan apa yang mungkin dicapai ketika para inovator terdepan berfokus menghadirkan konektivitas yang semakin cerdas. IOH, NVIDIA, dan Nokia membentuk ulang cara jaringan beroperasi sekaligus mempercepat ambisi digital Indonesia. Kami bangga dapat berkontribusi dalam kolaborasi yang memberdayakan talenta lokal serta menetapkan tolok ukur global baru bagi jaringan seluler berbasis AI,” ujarnya.

Sementara itu, Senior Vice President NVIDIA, Ronnie Vasishta, menyebut AI-RAN sebagai fondasi distribusi kecerdasan digital.

“AI-RAN adalah platform untuk mendistribusikan kecerdasan yang menghadirkan penerapan AI canggih ke masyarakat dan pelaku usaha. Visi Indosat untuk mendorong inovasi lokal, yang didukung perangkat lunak 5G Nokia dan komputasi terakselerasi NVIDIA, menjadi blueprint pembangunan jaringan guna memperkuat ekosistem nasional, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mengembangkan talenta lokal,” katanya.

Ke depan, Indosat berencana mengembangkan empat klaster AI-RAN di berbagai wilayah Indonesia sebagai langkah transisi dari tahap uji coba menuju implementasi operasional. Pengembangan ini ditujukan untuk memperkuat network intelligence, meningkatkan kualitas layanan, serta mendorong pertumbuhan aplikasi berbasis AI di tingkat nasional.

Selain penguatan infrastruktur, Indosat juga berfokus pada pengembangan talenta melalui AI-RAN Research Center di Surabaya yang dikembangkan bersama Nokia dan NVIDIA. Melalui pusat riset tersebut, para engineer Indonesia didukung dengan program pembelajaran imersif di laboratorium inovasi global guna memastikan talenta lokal menjadi bagian utama dalam perkembangan ekosistem AI nasional.

Dengan karakteristik wilayah Indonesia yang luas dan beragam, inovasi yang inklusif menjadi kebutuhan strategis. Integrasi AI langsung ke dalam jaringan memungkinkan perluasan layanan digital, termasuk pengembangan smart city dan layanan publik, baik di kawasan perkotaan maupun daerah terpencil.

Melalui penguatan AI-RAN dan infrastruktur AI terdistribusi, Indosat juga menargetkan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Inisiatif ini menjadi bagian dari visi perusahaan dalam membangun ekosistem AI yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.

Tags: indosat ooredoo hutchison 5G Indosat

Baca Juga

Indosat Luncurkan Zankore, Bangun Platform Infrastruktur AI Terintegrasi Terbesar di Asia-Pasifik
Indosat Luncurkan Zankore, Bangun Platform Infrastruktur AI Terintegrasi Terbesar di Asia-Pasifik
Indosat Hadirkan HoYo FEST 2026 Indonesia, Pengalaman Gaming Makin Imersif Berkat Jaringan 5G
Indosat Hadirkan HoYo FEST 2026 Indonesia, Pengalaman Gaming Makin Imersif Berkat Jaringan 5G
Indosat Bukukan Pendapatan Rp30,7 Triliun pada Semester I 2026, Trafik Data di Sulawesi Melonjak 29,5 Persen
Indosat Bukukan Pendapatan Rp30,7 Triliun pada Semester I 2026, Trafik Data di Sulawesi Melonjak 29,5 Persen
Indosat Bukukan Kinerja Tertinggi, Pendapatan Kuartal I 2026 Tembus Rp15,2 Triliun
Indosat Bukukan Kinerja Tertinggi, Pendapatan Kuartal I 2026 Tembus Rp15,2 Triliun
Indosat Hadirkan Rumah Haji dan Umrah di Asrama Sudiang
Indosat Hadirkan Rumah Haji dan Umrah di Asrama Sudiang
Tri Ibadah Tawarkan Internet Haji Hingga 30GB, Harga Mulai Rp650 Ribu
Tri Ibadah Tawarkan Internet Haji Hingga 30GB, Harga Mulai Rp650 Ribu

Populer

  • 1
    Ini Pernjelasan Manajemen Terkait Kebakaran Nipah Park, Penyebab Kebakaran Lengkap Kronologis
  • 2
    Belajar dari UTM, Pendidikan Sosiologi Unismuh Dorong Kolaborasi Perkuat Daya Saing Global
  • 3
    Bupati Talenrang Hadiri Wisuda Polbangtan Gowa
  • 4
    Honda PCX 160 Dapat Promo Honda, Harga Mulai Rp36,11 Juta
  • 5
    Special Screening di Makassar, Film Dan Bandung Tawarkan Kisah Romansa Gen Z yang Relate dengan Kehidupan Anak Muda

Ekonomi

  • Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
    Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
  • Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
    Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
  • Pelindo Beri Layanan Kesehatan Gratis bagi 200 Warga Wajo Sambut HUT Ke-81 RI
    Pelindo Beri Layanan Kesehatan Gratis bagi 200 Warga Wajo Sambut HUT Ke-81 RI

Peristiwa

  • Dedi Congor Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi, Perkara di Polri Berjalan Sejak 2023
    Dedi Congor Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi, Perkara di Polri Berjalan Sejak 2023
  • Rebo Wekasan 2026 Jatuh 12 Agustus, Begini Sejarah dan Tradisinya di Masyarakat Jawa
    Rebo Wekasan 2026 Jatuh 12 Agustus, Begini Sejarah dan Tradisinya di Masyarakat Jawa
  • BLT 2026 Cair Bertahap, Ini Jadwal Penyaluran dan Cara Cek Penerima
    BLT 2026 Cair Bertahap, Ini Jadwal Penyaluran dan Cara Cek Penerima
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID