Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Hiburan

Special Screening di Makassar, Film Dan Bandung Tawarkan Kisah Romansa Gen Z yang Relate dengan Kehidupan Anak Muda

Minggu, 9 Agustus 2026 19:12
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
pemeran Dan Bandung menyapa penonton special screening milm tersebut di Nipah XXI Makassar, Minggu (9/8/2026)


LUMINASIA.ID, MAKASSAR – Verona Films menggelar special screening film Dan Bandung di Nipah XXI Makassar, Minggu (9/8/2026), sebagai bagian dari rangkaian roadshow menjelang penayangan nasional pada 22 Agustus 2026.

Kegiatan yang dilanjutkan dengan meet and greet tersebut dihadiri Produser Titin Suryani, Executive Producer Bedy, serta para pemeran utama, yakni Shanna Shannon (Elma), Razan Zu (Doni), dan Theo Supple (Uu). Selain menyaksikan film lebih awal, para penonton juga berkesempatan berdialog langsung dengan para pemain dan tim produksi.


Baca: Sebelum Nonton Spider-Man: Brand New Day, Ini Dua Konteks Cerita yang Wajib Diketahui


Produser Titin Suryani mengatakan, Dan Bandung merupakan film hasil adaptasi novel berjudul sama karya Pidi Baiq. Film ini dapat dinikmati seluruh kalangan karena menghadirkan cerita yang dekat dengan kehidupan anak muda, khususnya Generasi Z.

Menurutnya, film tersebut tidak hanya menyuguhkan kisah cinta remaja, tetapi juga mengangkat nilai persahabatan, hubungan keluarga, hingga fase memasuki dunia kerja.

"Ini cocok untuk semua. Ada lucu-lucunya, gemas-gemasnya, cinta-cintanya, dan juga kedalaman persahabatan serta keluarga. Jadi ekspektasinya, film ini memang sangat layak untuk ditonton karena relate banget dengan Gen Z sekarang," ujar Titin.

Ia menambahkan, cerita dalam film juga relevan bagi pelajar SMA, mahasiswa, hingga anak muda yang mulai memasuki dunia profesional.

"Kalau untuk anak SMA, ini relate. Untuk anak kuliah juga bisa banget, apalagi ketika sudah masuk ke dunia kerja. Jadi wajib banget untuk anak muda," katanya.

Dalam sesi tanya jawab, pemeran Doni, Razan Zu, menjelaskan bahwa film tersebut memang diadaptasi dari novel karya Ayah Pidi, namun tidak seluruh alur cerita dibuat sama persis.

Menurutnya, sejumlah penyesuaian dilakukan agar cerita lebih sesuai dengan kebutuhan medium film.

"Jadi, nggak semua plotnya persis seperti novel. Kita lebih mengadaptasi ceritanya supaya sesuai untuk film. Kalau terlalu sama dengan novelnya mungkin akan terasa kaku. Kami juga mendapat treatment dari Mas Rudi dan diberi kebebasan membangun karakter masing-masing supaya lebih natural," ujar Razan.

Ia pun mengajak pembaca novel untuk tetap menyaksikan filmnya.


Baca: Nobar di Makassar Meriah, Animasi Garuda Di Dadaku Angkat Perjuangan Pesepak Bola Cilik Mengejar Mimpi


"Untuk teman-teman yang sudah baca novelnya, film ini memang adaptasi dari novel Ayah Pidi. Tapi karena ini film, tentu ada perbedaannya. Jadi tetap harus nonton filmnya karena pengalaman yang ditawarkan berbeda dengan novelnya," tuturnya.

Sementara itu, Executive Producer Bedy mengatakan film tersebut menawarkan lebih dari sekadar kisah cinta remaja.

Ia menyebut penonton akan menemukan tiga nilai utama yang menjadi kekuatan cerita, yakni romansa, persahabatan, dan hubungan antara anak dengan orang tua.

"Yang pertama tentu romansa remaja yang sangat kuat. Ayah Pidi memang spesialis menulis roman dan Mas Rudi Sujarwo juga dikenal lewat karya-karya romantisnya. Anak-anak muda bisa melihat bagaimana kehidupan mereka digambarkan dalam film ini," katanya.

Menurut Bedy, nilai persahabatan dalam film juga menjadi pesan penting yang ingin disampaikan kepada penonton.

"Kita bisa lihat bagaimana teman-teman tokoh utama, baik dari sisi perempuan maupun laki-laki, selalu saling mendukung. Persahabatan itu sesuatu yang harus dijaga karena teman akan selalu hadir dalam berbagai situasi kehidupan," ujarnya.

Selain itu, film juga menyoroti pentingnya komunikasi dalam keluarga.

"Relasi dengan orang tua harus benar-benar kita sadari, baik sebagai anak maupun sebagai orang tua. Komunikasi harus berjalan. Kalau komunikasi macet, bisa muncul banyak persoalan. Tapi di film ini kita melihat bahwa kasih sayang orang tua kepada anak dan rasa hormat anak kepada orang tua pada akhirnya akan membawa penyelesaian yang baik," jelasnya.

Menanggapi pertanyaan mengenai akhir cerita yang menggantung, Bedy membuka peluang hadirnya sekuel apabila mendapat respons positif dari masyarakat.

"Kalau penonton pada minta, Insya Allah kita akan lanjut. Jadi tergantung penonton nanti," katanya.

Bedy juga mengungkapkan alasan memilih Makassar sebagai kota pertama roadshow di luar Pulau Jawa.

"Makassar antusias pasarnya sangat luar biasa. Secara pribadi saya juga suka makanan Makassar, tadi baru makan pallubasa. Dari sisi pasar nasional, Makassar merupakan kota terbesar di luar Pulau Jawa dan antusiasme penontonnya luar biasa. Karena itu kota pertama yang kami kunjungi di luar Jawa adalah Makassar," ujarnya.

Sementara itu, pemeran Elma, Shanna Shannon, mengaku tidak mengalami kesulitan besar membangun karakter karena memiliki banyak kesamaan dengan tokoh yang diperankannya.

"Kalau kemiripan sebenarnya banyak banget karena sifat Elma sangat mirip dengan sifat asli aku. Elma itu introver, tidak terlalu suka bergaul dan teman dekatnya hanya Susi. Jadi aku tidak perlu banyak mengubah personality. Bedanya, apa yang dialami Elma di film untungnya tidak pernah aku alami di kehidupan nyata. Jadi tantangannya lebih ke membangun emosi dari pengalaman yang berbeda," ujarnya.

Usai pemutaran film, para pemain mengajak penonton memberikan dukungan melalui media sosial dengan membagikan ulasan tanpa membocorkan alur cerita.

"Kalau kalian happy nonton film Dan Bandung, saya ikut happy juga. Boleh di-post di story, kasih review kecil tanpa spoiler. Bisa kasih skor dari sepuluh atau apa pun. Kalau menurut kalian sepuluh dari sepuluh, boleh dikasih sepuluh dari sepuluh," ujar para pemain.

Theo Supple juga mengajak masyarakat ikut memperkenalkan film tersebut kepada publik.

"Kalau bagus boleh di-share dan tag Instagram Dan Bandung. Tolong ajak saudara-saudara dan teman-teman untuk nonton film Dan Bandung. Dukung film Dan Bandung," katanya.

Sebelumnya, seluruh penonton juga diingatkan untuk tidak merekam maupun memotret adegan selama film berlangsung agar pengalaman menonton tetap terjaga hingga film resmi tayang di bioskop.

Menutup kegiatan tersebut, Bedy menyampaikan apresiasi kepada seluruh penonton yang hadir.

"Dari saya semoga menghibur ya, apa yang kita lihat ini, dan value-value-nya bisa kita pelajari bersama," ujarnya.

Film Dan Bandung dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 22 Agustus 2026.

Sinopsis Film Dan Bandung

Dan Bandung mengisahkan Basil (Samo Rafael), seorang mahasiswa Seni Rupa yang tinggal bersama Mang Yadi (Nugie) dan Bi Rini (Tike Priatnakusumah) setelah ayahnya, Nugraha (Arswendy Bening Swara), dipenjara akibat fitnah. Demi membiayai kuliah dan menyelesaikan skripsi, Basil mengelola kios kaus bersama dua sahabatnya, Doni (Razan Zu) dan Uu (Theo Supple), sambil menerima pekerjaan sampingan mengerjakan tugas mahasiswa lain.

Kehidupan Basil berubah ketika tanpa sengaja bertemu Elma (Shanna Shannon), mahasiswi Farmasi yang cantik dan pemalu, dalam sebuah pertandingan Persib. Terpesona oleh Elma, Basil membuat kaus bertuliskan "Dicari: Bidadari Bobotoh" dengan ilustrasi wajah Elma.

Kaus tersebut viral hingga membuat wajah Elma tersebar di seluruh Bandung. Merasa terganggu, Elma bersama sahabatnya Susi (Keisya Levronka) mendatangi Basil untuk meminta desain itu dihentikan. Pertemuan tersebut justru menjadi awal kedekatan mereka hingga akhirnya tumbuh benih cinta.

Namun hubungan keduanya mendapat tentangan dari Wiradireja (Donny Damara), ayah Elma. Kota Bandung kemudian menjadi saksi perjuangan Basil mempertahankan cintanya di tengah berbagai rintangan, dengan balutan kisah persahabatan, keluarga, dan pencarian jati diri yang dekat dengan kehidupan anak muda masa kini.

Tags: Dan Bandung sinopsis Dan Bandung film indonesia

Baca Juga

Nobar di Makassar Meriah, Animasi Garuda Di Dadaku Angkat Perjuangan Pesepak Bola Cilik Mengejar Mimpi
Nobar di Makassar Meriah, Animasi Garuda Di Dadaku Angkat Perjuangan Pesepak Bola Cilik Mengejar Mimpi
Badut Gendong Hadirkan Teror Hantu Perempuan di Perkebunan Tebu, Film Berdarah yang Jadi Jembatan ke Semesta Qodrat
Badut Gendong Hadirkan Teror Hantu Perempuan di Perkebunan Tebu, Film Berdarah yang Jadi Jembatan ke Semesta Qodrat
Raffi Ahmad Sapa Penonton Pelangi di Mars di Nipah XXI Makassar, Film Sci-Fi Hadirkan Pesan Kuatnya Perempuan, Sains, dan Mimpi Anak Indonesia
Raffi Ahmad Sapa Penonton Pelangi di Mars di Nipah XXI Makassar, Film Sci-Fi Hadirkan Pesan Kuatnya Perempuan, Sains, dan Mimpi Anak Indonesia
Film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? Bikin Penonton Terharu Lewat Perjuangan Ibu Tunggal
Film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? Bikin Penonton Terharu Lewat Perjuangan Ibu Tunggal
LENGKAP! Ini Daftar 100 Film Indonesia Terlaris hingga 2025, Agak Laen 2 Sukses Geser Jumbo
LENGKAP! Ini Daftar 100 Film Indonesia Terlaris hingga 2025, Agak Laen 2 Sukses Geser Jumbo
Final Trailer Film TIMUR Resmi Dirilis, Iko Uwais Sajikan Aksi Berstandar Internasional Penuh Emosi
Final Trailer Film TIMUR Resmi Dirilis, Iko Uwais Sajikan Aksi Berstandar Internasional Penuh Emosi

Populer

  • 1
    Ini Pernjelasan Manajemen Terkait Kebakaran Nipah Park, Penyebab Kebakaran Lengkap Kronologis
  • 2
    Permintaan Tukar Tambah Toyota Baru Meningkat, Kalla Toyota Trust Catat Rekor Penjualan pada Juli 2026
  • 3
    Antre BBM di SPBU Sulawesi Kerap Terjadi, Ini Penjelasan Pertamina dan Langkah yang Diambil
  • 4
    Ini Promo dan Spesifiaksi Lengkap Honda Scoopy Agustus 2026 di Astra Motor Sulsel: DP Mulai Rp750 Ribu, Angsuran Rp1,1 Jutaan
  • 5
    HUT Imamat ke-28 Pastor Albert Arina Jadi Momentum Menguatkan Nasionalisme dan Solidaritas

Ekonomi

  • Honda Genio Dapat Promo Merdeka Asmo Sulsel, Harga Mulai Rp22,73 Juta
    Honda Genio Dapat Promo Merdeka Asmo Sulsel, Harga Mulai Rp22,73 Juta
  • Pelaku Investor Pasar Modal di Sulsel Melonjak, Reksa Dana Masih Jadi Instrumen Investasi Favorit
    Pelaku Investor Pasar Modal di Sulsel Melonjak, Reksa Dana Masih Jadi Instrumen Investasi Favorit
  • Pelindo Sosialisasikan PKB 2026-2028, Perkuat Hubungan Industrial Harmonis di Regional 4
    Pelindo Sosialisasikan PKB 2026-2028, Perkuat Hubungan Industrial Harmonis di Regional 4

Peristiwa

  • Peresmian Gedung Balaputradewa Tandai Komitmen Nalanda Tingkatkan Mutu Pendidikan
    Peresmian Gedung Balaputradewa Tandai Komitmen Nalanda Tingkatkan Mutu Pendidikan
  • OpenAI Ungkap AI Agent Berkolaborasi Lakukan Peretasan Saat Uji Keamanan Siber
    OpenAI Ungkap AI Agent Berkolaborasi Lakukan Peretasan Saat Uji Keamanan Siber
  •  Tsunami Jepang 2011 Jadi Pelajaran Dunia: Salah Estimasi Gelombang Berujung Tragedi 18.500 Korban Jiwa
    Tsunami Jepang 2011 Jadi Pelajaran Dunia: Salah Estimasi Gelombang Berujung Tragedi 18.500 Korban Jiwa
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID