Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Selasa, 11 Agustus 2026 15:35
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
PT Kawasan Industri Makassar (PT KIMA) menggelar dialog bersama pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat sebagai bagian dari komitmen memperkuat pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di Kawasan Industri Makassar.

 

LUMINASIA.ID, MAKASSAR  - PT Kawasan Industri Makassar (PT KIMA) terus memperkuat pengelolaan lingkungan di Kawasan Industri Makassar melalui peningkatan sistem pengolahan air limbah, penguatan kepatuhan tenant, serta kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat sekitar.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen PT KIMA untuk memastikan aktivitas kawasan industri berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan maupun masyarakat di sekitar kawasan.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan berkelanjutan tersebut, PT KIMA membuka ruang dialog bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk menyerap aspirasi sekaligus memberikan pemahaman mengenai sistem pengelolaan lingkungan di kawasan.

Pertemuan itu melibatkan Lurah Kapasa Norman Edyanto, Lurah Daya Andhyka Agrianto, pengurus RT/RW setempat, LPM Kapasa, perwakilan Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku, perwakilan Mega Mutiara, serta warga Perumahan Mutiara Gading.

Dalam forum tersebut, PT KIMA memaparkan proses pengelolaan air limbah di kawasan industri dilakukan melalui instalasi pengolahan yang dirancang sesuai standar dan regulasi lingkungan hidup.

Perusahaan juga memastikan untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap fasilitas pengolahan limbah untuk meminimalkan dampak terhadap masyarakat.

Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku Kementerian Lingkungan Hidup, Nurhayana, pun menyampaikan bahwa pengelolaan air limbah PT KIMA telah mengikuti prosedur operasional sesuai standar baku mutu serta berada dalam pemantauan berkala.

Berdasarkan hasil pengujian melalui laboratorium yang telah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional, kualitas air pada outlet WWTP KIMA dinyatakan memenuhi baku mutu sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 3 Tahun 2010.

Kepala Divisi Pengelolaan Lingkungan PT KIMA, Arief Fajar Kurniawan, menjelaskan peningkatan pengelolaan lingkungan memerlukan pendekatan yang menyeluruh dan kolaboratif.

Hal ini mengingat saluran utama atau main waterway di sekitar kawasan juga menerima aliran dari berbagai aktivitas, baik permukiman, kegiatan usaha, maupun industri di luar kawasan KIMA.

Perkuat Kolaborasi dengan Masyarakat

Selain peningkatan infrastruktur dan sistem pengolahan, PT KIMA juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar kawasan.

Sejak 2024, PT KIMA menjalankan program Gerakan Membersihkan Pekarangan Ta' (GEMPITA) yang dilaksanakan setiap Jumat.

Salah satu lokasi pelaksanaannya berada di sepanjang main waterway.

Program ini ditujukan untuk menjaga kebersihan saluran, mengurangi penumpukan sampah, meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan lingkungan, sekaligus mempererat kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat.

PT KIMA juga menyambut positif usulan masyarakat untuk mengembangkan Gerakan Pembuatan Eco Enzyme dan membuka peluang kolaborasi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), termasuk kegiatan edukasi bagi pelajar mengenai lingkungan, dunia industri, dan kewirausahaan.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan masyarakat juga berkesempatan melihat secara langsung proses pengolahan air limbah di WWTP KIMA.

"Kami mewakili masyarakat, setelah meninjau langsung proses pengolahan limbah, menyatakan bahwa limbah yang dibuang ke kanal memang telah diolah sebagaimana mestinya," kata Mansur, Ketua RT 05/RW 07 Biringromang, Kelurahan Kapasa.

Sebagai bagian dari Holding BUMN Danareksa, PT KIMA memandang pengelolaan kawasan industri yang berkelanjutan sebagai proses berkesinambungan yang membutuhkan sinergi pengelola kawasan, tenant, pemerintah, dan masyarakat.

PT KIMA akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan pengelolaan lingkungan, memperkuat komunikasi dengan masyarakat, serta mengembangkan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mewujudkan kawasan industri yang semakin tertib, nyaman, dan berkelanjutan.

Tentang PT Kawasan Industri Makassar

PT Kawasan Industri Makassar merupakan anggota Holding BUMN Danareksa yang didirikan pada 31 Maret 1988.

Perusahaan mengelola kawasan industri seluas 342 hektare yang berada di Makassar dan Maros, Sulawesi Selatan, dengan menyediakan prasarana dan sarana industri serta mengembangkan kawasan industri untuk mendukung pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.

Format ini mempertahankan seluruh isi naskah, hanya memperbaiki pemenggalan paragraf, kapitalisasi "Pengelolaan Lingkungan", serta penulisan istilah asing agar lebih nyaman dibaca sesuai gaya Luminasia.

Tags: KIMA

Baca Juga

Asphalt Mixing Plant Diresmikan di KIMA, Perkuat Ketersediaan Aspal untuk Perbaikan Jalan Makassar
Asphalt Mixing Plant Diresmikan di KIMA, Perkuat Ketersediaan Aspal untuk Perbaikan Jalan Makassar
Delegasi 11 Negara SSIF 2025 Visit ke PT KIMA
Delegasi 11 Negara SSIF 2025 Visit ke PT KIMA
Perkuat Infrastruktur Digital, KIMA dan KBN Teken MoU Pengelolaan Jaringan Fiber Optic
Perkuat Infrastruktur Digital, KIMA dan KBN Teken MoU Pengelolaan Jaringan Fiber Optic
Semangat Sumpah Pemuda di KIMA: Dari Hilirisasi Industri hingga Transformasi Digital
Semangat Sumpah Pemuda di KIMA: Dari Hilirisasi Industri hingga Transformasi Digital
KIMA Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah TPS Daur Ulang
KIMA Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah TPS Daur Ulang

Populer

  • 1
    Ini Pernjelasan Manajemen Terkait Kebakaran Nipah Park, Penyebab Kebakaran Lengkap Kronologis
  • 2
    Belajar dari UTM, Pendidikan Sosiologi Unismuh Dorong Kolaborasi Perkuat Daya Saing Global
  • 3
    Cegah Kerugian Daerah, Wakil Bupati Gowa Ingatkan Pimpinan OPD dan ASN Mengenai Pentingnya Fungsi Pengawasan
  • 4
    Special Screening di Makassar, Film Dan Bandung Tawarkan Kisah Romansa Gen Z yang Relate dengan Kehidupan Anak Muda
  • 5
    Bupati Talenrang Hadiri Wisuda Polbangtan Gowa

Ekonomi

  • Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
    Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
  • Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
    Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
  • Pelindo Beri Layanan Kesehatan Gratis bagi 200 Warga Wajo Sambut HUT Ke-81 RI
    Pelindo Beri Layanan Kesehatan Gratis bagi 200 Warga Wajo Sambut HUT Ke-81 RI

Peristiwa

  • Jessica Mila Ungkap Tak Dapat Informasi soal Penutupan Jalur Wisata Padar
    Jessica Mila Ungkap Tak Dapat Informasi soal Penutupan Jalur Wisata Padar
  • Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantu Perempuan, Diduga Terkait Perilaku Tak Pantas
    Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantu Perempuan, Diduga Terkait Perilaku Tak Pantas
  • Presiden Iran Bertemu Mojtaba Khamenei, Bahas Apa?
    Presiden Iran Bertemu Mojtaba Khamenei, Bahas Apa?
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID