LUMINASIA.ID, Jakarta – Derby Jawa Tengah antara Persijap Jepara dan Persis Solo pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 bukan sekadar laga gengsi regional. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Kamis (5/3/2026) pukul 20.30 WIB itu juga menjadi duel krusial bagi kedua tim yang tengah berjuang keluar dari ancaman zona degradasi.
Dilansir Liputan 6, Persijap yang dilatih Mario Lemos menghadapi Persis Solo besutan Milomir Seslija dalam situasi yang relatif sama. Kedua tim membutuhkan tambahan poin untuk memperbaiki posisi di klasemen sekaligus menjaga peluang bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Situasi ini membuat pertandingan diprediksi berlangsung ketat sejak menit awal. Selain membawa rivalitas khas derby Jawa Tengah, laga tersebut juga menjadi pertarungan taktik antara dua pelatih yang sama-sama ingin membawa timnya bangkit di fase krusial musim ini.
Dari catatan pertemuan terakhir, Persijap memiliki modal positif setelah menang 2-1 saat bertandang ke markas Persis Solo pada September 2025. Namun jika melihat sejarah yang lebih panjang, Persis juga pernah mendominasi, termasuk kemenangan telak 5-2 pada November 2021.
Menjelang duel ini, performa kedua tim juga menunjukkan dinamika berbeda. Persijap dalam lima pertandingan terakhir meraih dua kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang. Hasil terbaru mereka adalah menahan Bali United tanpa gol.
Sementara itu, Persis Solo mencatat satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan dari lima laga terakhir. Kemenangan 2-1 atas Persik Kediri pada awal Maret menjadi suntikan moral penting bagi Laskar Sambernyawa sebelum menghadapi Persijap.
Dengan kondisi tersebut, derby ini menjadi salah satu laga penting bagi kedua tim dalam menentukan arah perjalanan mereka di sisa musim. Hasil pertandingan tidak hanya memengaruhi posisi klasemen, tetapi juga dapat menentukan momentum kebangkitan bagi salah satu tim dalam upaya menjauh dari zona degradasi.

