LUMINASIA.ID, NASIONAL - Dian Aditya Ning Lestari aktif berperan sebagai mentor di Yayasan Mestara Perempuan Berdaya, sebuah organisasi yang berfokus pada pemberdayaan perempuan melalui program mentoring, pengembangan kapasitas, serta dukungan pendidikan dan karier.
Mestara merupakan organisasi yang bertujuan memberdayakan perempuan muda, khususnya mahasiswa dan lulusan baru, agar mampu mengembangkan potensi diri serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Melalui program mentoring, organisasi ini mempertemukan para profesional sebagai mentor dengan mentee yang membutuhkan bimbingan terkait pendidikan, karier, dan pengembangan diri.
Sebagai mentor, Dian Aditya Ning Lestari mengatakan bahwa proses pendampingan yang ia lakukan tidak hanya berfokus pada arahan karier dan pendidikan, tetapi juga pada penguatan kepercayaan diri para mentee agar berani menghadapi tantangan.
“Saya telah membimbing beberapa mentee terkait karier dan pendidikan mereka. Saya berupaya meningkatkan kepercayaan diri dan ketangguhan mereka, sekaligus menumbuhkan keyakinan mereka terhadap kemampuan diri sendiri. Sebagian besar mentee saya kini telah diterima di pekerjaan bergengsi dan melakukan hal-hal yang memberikan dampak bagi masyarakat,” ujar Dian Aditya Ning Lestari, mentor di Yayasan Perempuan Berdaya (MESTARA).
Menurut Dian, proses mentoring juga menjadi ruang penting bagi para mentee untuk berdiskusi mengenai rencana masa depan serta strategi untuk menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul dalam perjalanan pendidikan dan karier mereka.
Dedikasi Dian sebagai mentor juga mendapat apresiasi dari para menteenya. Salah satu mentee, Regina Anthonia, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan dan bimbingan yang diberikan selama proses mentoring.
“Dengan penuh rasa terima kasih atas mentorship luar biasa yang Kak Diku berikan. Keahlian, bimbingan, dan dukungan yang konsisten menjadi cahaya penuntun bagi saya untuk mengatasi tantangan dan mencapai hal-hal baru. Pengaruh Kak Diku akan selalu saya kenang seiring saya terus bertumbuh dan belajar,” ujar Regina Anthonia dalam sertifikat apresiasi kepada mentor.
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh mentee lainnya, Rumi, yang merasa mendapatkan banyak pengetahuan bermakna selama mengikuti mentoring bersama Dian.
“Terima kasih telah membimbing saya, Kak Diku. Kakak luar biasa! Saya menerima banyak pengetahuan bermakna yang Kakak bagikan kepada saya. Saya akan selalu mengingat nasihat Kakak dan akan menjadi ‘lilin berikutnya’,” kata Rumi dalam pesan penghargaan kepada mentornya.
Komentar lain juga datang dari mentee bernama Tria yang menuliskan pesan apresiasi secara personal kepada Dian.
“Terima kasih, Kak Diku, karena selalu menginspirasi saya untuk melakukan yang terbaik. Ketika saya tidak merasa seperti diri saya sendiri, penghiburan dan keyakinan yang Kakak berikan membantu saya melewati masa-masa sulit,” tulis Tria.
Melalui program mentoring seperti yang dijalankan oleh Mestara, diharapkan semakin banyak perempuan muda yang memiliki akses terhadap bimbingan profesional sehingga mereka dapat lebih percaya diri dalam mengejar pendidikan, karier, dan kontribusi positif bagi masyarakat.
Bagi Dian Aditya Ning Lestari, mentoring bukan sekadar berbagi pengalaman, tetapi juga menjadi cara untuk menumbuhkan semangat generasi berikutnya agar berani berkembang dan memberikan dampak bagi lingkungan sekitarnya.

