Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

AirAsia Perkuat Posisi ESG Global, Strategi Efisiensi dan Dekarbonisasi Jadi Kunci

Senin, 9 Maret 2026 17:08
Editor: diku
  • Bagikan
Air Asia

LUMINASIA.ID, INTERNASIONAL - Maskapai berbiaya rendah AirAsia semakin menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan dengan mencatat peningkatan kinerja dalam penilaian Environmental, Social, and Governance (ESG). Dalam penilaian terbaru oleh FTSE Russell, grup maskapai ini bahkan berhasil menempatkan diri di jajaran lima besar maskapai dunia dalam hal kinerja keberlanjutan.

Dilansir Business Insider, peningkatan tersebut terlihat dari skor yang diperoleh sejumlah entitas dalam grup AirAsia berdasarkan capaian kinerja tahun 2024. Capital A, perusahaan induk AirAsia, mencatat lonjakan skor ESG menjadi 4,0 dari sebelumnya 3,5 dari skala maksimal 5,0. Sementara itu, AirAsia X memperoleh skor 3,8 dan Asia Aviation—operator Thai AirAsia—meraih skor 3,9 pada tahun kedua penilaiannya.

Skor tersebut menempatkan maskapai-maskapai dalam grup AirAsia sebagai perusahaan dengan performa ESG terbaik di bursa tempat mereka tercatat, sekaligus menjadikan mereka salah satu pemain unggulan dalam industri penerbangan global yang dinilai menggunakan standar FTSE Russell yang sama.

Selain penilaian FTSE Russell, AirAsia juga mengikuti evaluasi dari S&P Global Corporate Sustainability Assessment (CSA), yang menilai perusahaan publik dengan kapitalisasi pasar di atas 1 miliar dolar AS. Dalam penilaian terbaru berdasarkan kinerja 2024, AirAsia mencatat skor 45 persen, melampaui rata-rata industri penerbangan global yang berada di angka 37 persen.

Pencapaian tersebut juga diperkuat oleh dua penghargaan internasional yang diterima pada 2025. Platform analisis penerbangan independen 42kft.com memberikan nilai sempurna 10 pada sembilan kategori evaluasi untuk AirAsia. Sementara itu, AirlineRatings.com menempatkan AirAsia dalam tiga besar maskapai berbiaya rendah dalam ajang Sustainability Award perdana mereka.

Chief Sustainability Officer AirAsia, Yap Mun Ching, mengatakan bahwa peningkatan skor ESG tersebut merupakan hasil dari upaya jangka panjang perusahaan dalam mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam operasi bisnis sehari-hari.

Menurutnya, perusahaan tidak hanya berfokus pada pemenuhan standar penilaian ESG, tetapi juga memperkuat efisiensi bahan bakar dan investasi pada teknologi rendah karbon yang mampu menekan biaya operasional sekaligus menurunkan emisi karbon.

AirAsia juga aktif dalam pengelolaan risiko iklim melalui keterlibatan dalam badan pembuat kebijakan global, termasuk Komite Perlindungan Lingkungan Penerbangan milik ICAO serta memimpin Satuan Tugas CORSIA di Malaysia. Skema CORSIA sendiri merupakan inisiatif global yang bertujuan menahan emisi karbon dari penerbangan internasional pada tingkat maksimal 85 persen dari level tahun 2019.

Selain aspek lingkungan, AirAsia juga memperkuat dimensi sosial keberlanjutan. Perusahaan menjadi penandatangan Women’s Empowerment Principles (WEPs) yang diprakarsai UN Women dan UN Global Compact. AirAsia bahkan terlibat dalam program Corporate Action Lab untuk mendorong kebijakan tempat kerja ramah keluarga yang bertujuan meningkatkan partisipasi perempuan dalam dunia kerja di Malaysia.

Sebagai bagian dari transparansi kepada penumpang, AirAsia juga menghadirkan fitur baru pada aplikasi AirAsia MOVE yang menampilkan estimasi emisi karbon per kursi saat pengguna melakukan pencarian penerbangan. Data tersebut dihitung berdasarkan data operasional nyata sehingga memungkinkan penumpang membuat pilihan perjalanan yang lebih sadar lingkungan.

Langkah-langkah tersebut menunjukkan bahwa strategi keberlanjutan AirAsia tidak hanya menjadi bagian dari citra perusahaan, tetapi juga mulai terintegrasi dalam model bisnis dan operasional maskapai di kawasan Asia.

Tags: Air Asia

Baca Juga

AirAsia Tambah 4 Rute Penerbangan dari Makassar
AirAsia Tambah 4 Rute Penerbangan dari Makassar

Populer

  • 1
    Ini Pernjelasan Manajemen Terkait Kebakaran Nipah Park, Penyebab Kebakaran Lengkap Kronologis
  • 2
    Belajar dari UTM, Pendidikan Sosiologi Unismuh Dorong Kolaborasi Perkuat Daya Saing Global
  • 3
    Ketua DPW PBB Booking Satu Studio Nobar Film Toko Perlengkapan Mayat
  • 4
    Bupati Talenrang Hadiri Wisuda Polbangtan Gowa
  • 5
    Special Screening di Makassar, Film Dan Bandung Tawarkan Kisah Romansa Gen Z yang Relate dengan Kehidupan Anak Muda

Ekonomi

  • PJM dan TNI AL Perkuat Sinergi, Delapan Perwira Ikuti Diklat Pandu Tingkat II
    PJM dan TNI AL Perkuat Sinergi, Delapan Perwira Ikuti Diklat Pandu Tingkat II
  • Kalla Toyota Kuasai 37,3 Persen Market Share, Penjualan Januari-Juli Tumbuh 11 Persen
    Kalla Toyota Kuasai 37,3 Persen Market Share, Penjualan Januari-Juli Tumbuh 11 Persen
  • XLSMART Catat Kinerja Solid Semester I 2026, Laba Bersih Melonjak 294 Persen
    XLSMART Catat Kinerja Solid Semester I 2026, Laba Bersih Melonjak 294 Persen

Peristiwa

  • Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
    Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
  • Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
    Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
  • Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
    Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID