LUMINASIA.ID, NASIONAL - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 mengguncang wilayah laut di barat daya Kota Sukabumi, Jawa Barat, pada Jumat (13/3) dini hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Dilansir Katadata, berdasarkan informasi BMKG, gempa terjadi pada pukul 02.18.20 WIB dengan pusat gempa berada di laut sekitar 115 kilometer barat daya Kota Sukabumi. Gempa tercatat pada kedalaman 43 kilometer dengan koordinat 7,96 Lintang Selatan dan 106,92 Bujur Timur.
Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah di Jawa Barat dan sekitarnya dengan intensitas bervariasi. Beberapa daerah yang merasakan guncangan antara lain Cidolog, Ciracap, Garut, Tasikmalaya, Cidahu, Cimanggu, Jampang, Kadupandak, Tegal, Bayah, Kabupaten Sukabumi, Klapanunggal, Pangandaran, Ciamis, Cijati, hingga Campaka.
Skala intensitas gempa yang dirasakan berada pada kisaran II hingga IV Modified Mercalli Intensity (MMI). Pada skala III MMI, getaran gempa dirasakan oleh sejumlah orang di dalam rumah, sementara benda-benda ringan yang digantung dapat bergoyang dan jendela kaca bergetar. Pada skala IV MMI, getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah dan sebagian orang di luar rumah, meski umumnya belum menimbulkan kerusakan.
Hingga laporan ini disusun, belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.
BMKG juga mencatat aktivitas kegempaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir cukup signifikan. Dalam sepekan terakhir, tercatat sedikitnya 25 gempa bumi dirasakan masyarakat dengan variasi magnitudo dan kedalaman yang berbeda.
Kondisi tersebut menunjukkan Indonesia masih berada dalam dinamika aktivitas tektonik yang tinggi mengingat posisinya berada di kawasan cincin api Pasifik atau Ring of Fire, wilayah yang dikenal memiliki intensitas gempa dan aktivitas vulkanik yang tinggi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan serta selalu mengikuti informasi resmi dari lembaga terkait.

