LUMINASIA.ID - Suasana khusyuk dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Hotel Claro Makassar, Sabtu pagi.
Ribuan jemaah dari berbagai wilayah di Kota Makassar memadati lokasi sejak pagi hari untuk menunaikan ibadah salat Id.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara manajemen hotel dan Masjid Babusalam. Pelaksanaan salat dimulai sekitar pukul 07.00 WITA dan berlangsung tertib di tengah antusiasme tinggi masyarakat.
Lonjakan jemaah terlihat dari penuhnya Sandeq Ballroom sebagai lokasi utama. Tak hanya itu, jemaah juga meluber ke berbagai area lain, mulai dari lantai dua, lobi hotel, hingga area parkiran. Kondisi ini mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk melaksanakan salat Id secara berjamaah di lokasi tersebut.
Bertindak sebagai khatib, Ustaz Dr. Muhammad Akil Musi menyampaikan khutbah yang menekankan pentingnya menjaga silaturahmi serta konsistensi dalam beribadah setelah Ramadan. Ia mengingatkan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk memperbaiki diri.
Sementara itu, salat dipimpin oleh imam Muhammad Abdillah Syarif Nurdin Tora yang membawakan bacaan ayat suci Al-Qur’an dengan lantunan yang menambah kekhusyukan suasana.
Pihak manajemen hotel telah mengantisipasi membludaknya jemaah dengan menyiapkan berbagai fasilitas pendukung guna memastikan pelaksanaan ibadah tetap nyaman dan tertib. Pengaturan area, alur masuk jemaah, hingga kesiapan petugas turut membantu kelancaran kegiatan.
General Manager Claro Makassar, Anggiat Sinaga, mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan masyarakat yang kembali menjadikan hotel tersebut sebagai lokasi pelaksanaan Salat Id.
“Kami bersyukur dapat kembali memfasilitasi masyarakat Makassar untuk melaksanakan Salat Id di tempat ini. Antusiasme jemaah yang memadati hampir seluruh area menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas yang kami sediakan,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan dari berbagai pihak juga turut menyukseskan kegiatan ini, termasuk dari Indosat Ooredoo Hutchison yang berperan sebagai mitra.
Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah singkat antarjemaah. Momen tersebut dimanfaatkan untuk saling bersalaman dan mempererat hubungan sosial di hari kemenangan.
Pelaksanaan Salat Idulfitri di Hotel Claro Makassar tahun ini kembali menunjukkan bahwa fasilitas publik non-masjid pun dapat menjadi alternatif ruang ibadah yang representatif, terutama saat jumlah jemaah meningkat signifikan. Momentum ini sekaligus memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan ukhuwah di tengah masyarakat perkotaan.

