LUMINASIA.ID, SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman di tengah antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir. Masyarakat pun diminta tidak panik dan membeli BBM sesuai kebutuhan.
Bupati Sinjai, Ratnawati Arif, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU 74.926.45 Litha, Jalan Petta Ponggawae, Kecamatan Sinjai Utara, Senin (30/3/2026) sore. Sidak ini dilakukan sebagai respons atas keluhan warga terkait antrean kendaraan yang mengular.
Baca: Harga BBM di Sulsel Hari Ini, Diprediksi Naik Awal April
Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan ESDM Sinjai, H. Andi Mandasini, serta Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Sinjai, Dr. Mansyur. Kehadiran jajaran pemerintah daerah ini menegaskan komitmen Pemkab Sinjai dalam memastikan distribusi BBM berjalan lancar.
Bupati Ratnawati menegaskan, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Pertamina untuk menjamin pasokan BBM di wilayah tersebut tetap tersedia.
“Pertamina sudah memastikan pasokan BBM aman. Karena itu masyarakat tidak perlu panik,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan yang berpotensi memicu kelangkaan semu. Menurutnya, pembelian sesuai kebutuhan menjadi kunci agar distribusi tetap merata.
“Beli secukupnya saja. Jangan berlebihan, supaya distribusi merata dan semua pengguna bisa terlayani,” tegasnya.
Selain itu, Bupati turut menyoroti adanya praktik penjualan BBM oleh pengecer dengan harga di atas kewajaran. Pemerintah daerah, kata dia, akan segera berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk menertibkan praktik tersebut agar tidak merugikan masyarakat.
“Tidak boleh ada yang menjual secara berlebihan. Kami akan berkoordinasi dengan aparat keamanan agar penjualan BBM tetap sesuai aturan,” katanya.
Untuk memperkuat pengawasan distribusi, Pemkab Sinjai juga akan melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam pemantauan di lapangan. Usai meninjau SPBU Litha, Bupati melanjutkan sidak ke SPBU Biringere di Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara.
Diketahui, antrean panjang di sejumlah SPBU di Sinjai terjadi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dipicu oleh aksi panic buying yang berkembang akibat informasi tidak jelas sumbernya di tengah masyarakat.
Padahal, berdasarkan data yang dihimpun pemerintah daerah, stok dan suplai BBM berada dalam kondisi aman. Bahkan, dalam empat hari terakhir, pasokan BBM ke wilayah Sinjai telah ditambah hingga sekitar 40 persen di atas rata-rata distribusi harian guna mengantisipasi lonjakan permintaan.
Pemerintah berharap masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu yang belum tentu benar, sehingga distribusi BBM dapat berjalan normal dan kebutuhan seluruh warga terpenuhi.

