Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 20:09
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat), NVIDIA, dan Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi meluncurkan UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center (NVAITC), Kamis (13/8/2026).


LUMINASIA.ID, YOGYAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat), NVIDIA, dan Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi meluncurkan UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center (NVAITC), Kamis (13/8/2026). Pusat teknologi kecerdasan buatan (AI) berbasis universitas pertama di Indonesia ini diharapkan menjadi motor penggerak riset, inovasi, dan pengembangan talenta digital nasional.

Peluncuran UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center menjadi bagian dari inisiatif Indonesia AI Center of Excellence (AI CoE) yang mempertemukan pemerintah, industri, perusahaan teknologi global, dan perguruan tinggi untuk mempercepat pengembangan riset AI terapan di berbagai sektor strategis.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan, kehadiran pusat teknologi tersebut merupakan langkah penting untuk memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan kecerdasan buatan, bukan hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai pencipta inovasi.

"Indonesia AI Center of Excellence mencerminkan visi jangka panjang untuk menempatkan Indonesia sebagai bangsa yang tak hanya mengadopsi AI, tetapi juga mampu mengembangkan dan menyumbangkan inovasi AI ke dunia," ujar Meutya.

Baca: Indosat Bukukan Pendapatan Rp30,7 Triliun pada Semester I 2026, Trafik Data di Sulawesi Melonjak 29,5 Persen

Menurutnya, pusat teknologi ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat kapasitas riset, pengembangan talenta, dan inovasi teknologi nasional.

"Melalui inisiatif ini, kita sedang meletakkan fondasi kedaulatan AI Indonesia sekaligus memastikan bahwa AI menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, daya saing nasional, dan solusi atas berbagai tantangan utama bangsa," katanya.

UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center dibangun menggunakan platform AI full-stack NVIDIA dan GPU Merdeka, platform sovereign GPU-as-a-Service milik Indosat.

Melalui fasilitas tersebut, mahasiswa dan peneliti UGM akan memperoleh akses terhadap infrastruktur AI kelas dunia, mulai dari accelerated computing, perangkat lunak AI, model AI siap pakai, framework pengembangan, pelatihan teknis, hingga kolaborasi dengan industri dan jaringan pakar internasional.

President Director dan Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha mengatakan, kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen perusahaan memperluas akses teknologi AI bagi masyarakat Indonesia.

"Di Indosat, kami percaya bahwa tidak boleh ada satu pun masyarakat Indonesia yang tertinggal di era AI. Melalui UGM Indosat NVAITC, kami menghadirkan teknologi dan keahlian AI global terbaik ke Indonesia, sekaligus memperluas akses bagi ekosistem peneliti, mahasiswa, startup, dan inovator di seluruh pelosok negeri," ujarnya.

Ia menambahkan, Indosat ingin mendukung visi pemerintah agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna AI, tetapi juga mampu menciptakan inovasi yang berkontribusi di tingkat global.

Senada dengan itu, Vice President of Solutions Architecture and Engineering NVIDIA Marc Hamilton menilai Indonesia memiliki komunitas peneliti dan pengembang yang berpotensi besar dalam membangun masa depan AI.

"Indonesia adalah rumah bagi komunitas peneliti, pengembang, dan inovator luar biasa yang berpotensi membentuk masa depan AI. Mulai dari sektor kesehatan dan pertanian hingga penanggulangan bencana, peluang bagi AI untuk membawa perubahan nyata sangatlah besar," katanya.

Ia menegaskan NVIDIA berkomitmen membekali talenta Indonesia dengan model AI terbuka serta teknologi mutakhir untuk menghasilkan inovasi yang berdampak di tingkat nasional maupun global.

Sebagai perguruan tinggi yang menjadi tuan rumah pusat teknologi tersebut, UGM akan memanfaatkan kekuatan riset multidisiplin, data lokal, serta pengembangan talenta mahasiswa dan peneliti untuk menghasilkan solusi AI yang menjawab kebutuhan Indonesia.

Pada tahap awal, penelitian akan difokuskan pada sejumlah sektor strategis yang sejalan dengan prioritas nasional.

Salah satunya adalah eNose-TB, teknologi skrining tuberkulosis berbasis AI yang dikembangkan untuk mendukung percepatan deteksi penyakit di Indonesia.

Selain itu, akan dikembangkan SmartAgri, yang memanfaatkan multimodal AI, edge computing, dan teknologi pertanian presisi guna meningkatkan produktivitas pertanian tropis.

Pusat riset ini juga akan mengembangkan Tech4Disaster, platform AI geospasial yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan prediksi, mitigasi, dan penanganan bencana.

Rektor Universitas Gadjah Mada Prof dr Ova Emilia PhD mengatakan UGM berkomitmen mendukung pengembangan AI nasional melalui pendidikan, penelitian, dan inovasi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

"UGM berkomitmen penuh mendukung ambisi AI Indonesia melalui pendidikan, riset, dan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat. Melalui UGM Indosat NVAITC, kami memperluas akses terhadap infrastruktur AI canggih dan keahlian global bagi para mahasiswa dan peneliti," ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi tersebut juga akan memperkuat riset lintas disiplin di bidang kesehatan, pertanian, dan ketahanan bencana, sekaligus mempercepat pengembangan sumber daya manusia yang siap menghadapi era AI.

Sementara itu, Dosen Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM sekaligus Peneliti Utama eNose-TB Dr Dian Kesumapramudya Nurputra MSc PhD SpA mengatakan keberadaan pusat teknologi ini akan mempercepat pengembangan inovasi kesehatan karya anak bangsa.

"Sebagai peneliti, kami percaya bahwa teknologi yang dikembangkan di Indonesia mampu menyelesaikan berbagai tantangan yang ada di dalam negeri. Melalui pusat teknologi ini, akses ke infrastruktur AI dan keahlian berstandar dunia akan membantu kami mempercepat riset," katanya.

Peluncuran UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center menandai dimulainya komitmen jangka panjang pemerintah, industri, dan perguruan tinggi dalam membangun ekosistem AI nasional.

Kolaborasi tersebut telah melalui sejumlah tahapan, mulai dari pembentukan tata kelola organisasi pada Juli 2025, penandatanganan Letter of Intent pada awal 2026, hingga peresmian pusat teknologi pada 13 Agustus 2026.

Melalui semangat #LebihBaikIndosat, pusat AI ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara talenta nasional, teknologi global, dan inovasi lokal untuk menghasilkan solusi yang mampu mendorong daya saing Indonesia di era kecerdasan buatan.

Tags: indosat ooredoo hutchison

Baca Juga

Indosat Luncurkan Zankore, Bangun Platform Infrastruktur AI Terintegrasi Terbesar di Asia-Pasifik
Indosat Luncurkan Zankore, Bangun Platform Infrastruktur AI Terintegrasi Terbesar di Asia-Pasifik
Indosat Hadirkan HoYo FEST 2026 Indonesia, Pengalaman Gaming Makin Imersif Berkat Jaringan 5G
Indosat Hadirkan HoYo FEST 2026 Indonesia, Pengalaman Gaming Makin Imersif Berkat Jaringan 5G
Indosat Bukukan Pendapatan Rp30,7 Triliun pada Semester I 2026, Trafik Data di Sulawesi Melonjak 29,5 Persen
Indosat Bukukan Pendapatan Rp30,7 Triliun pada Semester I 2026, Trafik Data di Sulawesi Melonjak 29,5 Persen
Indosat Bukukan Kinerja Tertinggi, Pendapatan Kuartal I 2026 Tembus Rp15,2 Triliun
Indosat Bukukan Kinerja Tertinggi, Pendapatan Kuartal I 2026 Tembus Rp15,2 Triliun
Indosat Hadirkan Rumah Haji dan Umrah di Asrama Sudiang
Indosat Hadirkan Rumah Haji dan Umrah di Asrama Sudiang
Tri Ibadah Tawarkan Internet Haji Hingga 30GB, Harga Mulai Rp650 Ribu
Tri Ibadah Tawarkan Internet Haji Hingga 30GB, Harga Mulai Rp650 Ribu

Populer

  • 1
    Ketua DPW PBB Booking Satu Studio Nobar Film Toko Perlengkapan Mayat
  • 2
    Kalla Toyota Kuasai 37,3 Persen Market Share, Penjualan Januari-Juli Tumbuh 11 Persen
  • 3
    CEO Kalla Toyota Robby Wijaya Raih Sulsel Industry Marketing Champion 2026 Kategori Otomotif
  • 4
    KP2KP Masamba dan Bapenda Luwu Utara Perkuat Sinergi Data Perpajakan untuk Optimalkan PAD
  • 5
    Profil Marc Marquez! Legenda yang Mendominasi MotoGP, Debut dan Sukses Bareng Hinda

Ekonomi

  • KIMA Menang di MA, Aset 11.903 Meter Persegi Kembali Diamankan demi Kepastian Investasi
    KIMA Menang di MA, Aset 11.903 Meter Persegi Kembali Diamankan demi Kepastian Investasi
  • Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia
    Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia
  • Pakai Smartfren Bisa Internetan 5G Sepuasnya di Seluruh Makassar, Tanpa Batas Kuota dan Kecepatan Harga Mulai Rp40 Ribuan
    Pakai Smartfren Bisa Internetan 5G Sepuasnya di Seluruh Makassar, Tanpa Batas Kuota dan Kecepatan Harga Mulai Rp40 Ribuan

Peristiwa

  • Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
    Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
  • Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
    Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
  • Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
    Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID