Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Sorotan Publik Beralih: Bukan Lagi Menu MBG, Tapi Kendaraan Operasionalnya

Jumat, 10 April 2026 12:43
Editor: diku
  • Bagikan
Logo BGN

LUMINASIA.ID, NASIONAL - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang semula identik dengan upaya pemenuhan gizi masyarakat kini justru memantik perdebatan baru. Bukan soal kualitas makanan, melainkan kendaraan operasional yang digunakan—khususnya motor listrik—yang dinilai memunculkan tanda tanya soal urgensi dan efisiensi anggaran.

Dilansir Suara, di tengah pelaksanaan program tersebut, nama PT Yasa Artha Trimanunggal mendadak jadi perhatian. Perusahaan ini ditunjuk sebagai penyedia ribuan unit motor listrik untuk mendukung operasional distribusi MBG di berbagai daerah. Namun, perhatian publik kini tak lagi sekadar pada siapa penyedianya, melainkan apakah kebijakan ini memang prioritas yang tepat.

Motor listrik yang digunakan diketahui merupakan tipe trail bermerek Emmo, dengan harga mencapai sekitar Rp49,95 juta per unit. Yang menjadi sorotan, harga tersebut masih berstatus off the road—belum termasuk biaya legalitas seperti STNK dan BPKB—serta disebut belum mencakup garansi.

Di sinilah perdebatan mulai menguat. Banyak pihak mempertanyakan: apakah distribusi makanan benar-benar membutuhkan kendaraan dengan spesifikasi seperti motor trail? Apalagi dalam konteks program sosial yang seharusnya menitikberatkan pada manfaat langsung bagi masyarakat.

Lebih jauh, nilai pengadaan yang mencapai triliunan rupiah ikut memicu diskusi publik soal prioritas anggaran negara. Data pengadaan menunjukkan program ini melibatkan puluhan ribu unit motor listrik, yang sebagian besar masih dalam tahap administrasi dan belum sepenuhnya didistribusikan.

Sementara itu, dari sisi pemerintah, pengadaan kendaraan ini disebut sebagai bagian dari dukungan operasional bagi petugas lapangan, khususnya untuk menjangkau wilayah terpencil. Namun, kritik tetap mengalir karena dinilai berpotensi menggeser fokus utama program, yakni penyediaan makanan bergizi.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana sebuah program besar bisa mengalami pergeseran persepsi publik. Dari semula dipuji sebagai solusi masalah gizi nasional, MBG kini juga diuji dari sisi transparansi, efisiensi, dan prioritas belanja.

Pada akhirnya, polemik ini membuka ruang evaluasi lebih luas: dalam program sosial berskala nasional, seberapa jauh aspek operasional boleh menyerap anggaran, tanpa mengurangi tujuan utamanya?

Tags: Motor MBG


Baca Juga

Heboh Pengadaan Motor MBG, Ternyata Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal Pernah Diperiksa KPK
Heboh Pengadaan Motor MBG, Ternyata Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal Pernah Diperiksa KPK
Heboh Motor Trail Listrik MBG, Ini Profil PT Yasa Artha Trimanunggal dan Sorotan Anggaran Rp49,95 Juta per Unit
Heboh Motor Trail Listrik MBG, Ini Profil PT Yasa Artha Trimanunggal dan Sorotan Anggaran Rp49,95 Juta per Unit

Populer

  • 1
    Profil Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa
  • 2
    LENGKAP! Ini Daftar Pemenang HMC 2026 Region Makassar
  • 3
    Pertamina Tambah Pasokan 173.160 Tabung LPG 3 Kg di Sulsel, Distribusi Tetap Jalan pada Meski hari Minggu
  • 4
    PJM dan MASL Kerja Sama Layani Pemanduan dan Penundaan Kapal di Pelabuhan Indexim Coalindo
  • 5
    Aneka Motor Modifikasi Warna Pink Meriahkan Honda Modif Contest 2026 di Grand Mall Maros

Ekonomi

  • Tips Safety Riding Asmo Sulsel: Posisi Berkendara, Menikung hingga Membonceng
    Tips Safety Riding Asmo Sulsel: Posisi Berkendara, Menikung hingga Membonceng
  • Udang Vaname Tambakmi Sulsel Tembus Pasar Amerika Serikat dan Jepang
    Udang Vaname Tambakmi Sulsel Tembus Pasar Amerika Serikat dan Jepang
  • Laba Bersih PJM Grup Capai 128 Persen dari Target RKAP, Tumbuh 69 Persen
    Laba Bersih PJM Grup Capai 128 Persen dari Target RKAP, Tumbuh 69 Persen

Peristiwa

  • Ikan Nila Invasif Picu Krisis Lingkungan, Thailand Tetapkan Zona Darurat
    Ikan Nila Invasif Picu Krisis Lingkungan, Thailand Tetapkan Zona Darurat
  • KPK Ungkap Status Fahd A Rafiq sebagai Residivis dalam Kasus Suap Pertanahan
    KPK Ungkap Status Fahd A Rafiq sebagai Residivis dalam Kasus Suap Pertanahan
  • Pasar Keuangan Masih Berfluktuasi, Suahasil Nazara Hadapi Tantangan dari Rupiah hingga IHSG
    Pasar Keuangan Masih Berfluktuasi, Suahasil Nazara Hadapi Tantangan dari Rupiah hingga IHSG
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID