Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Heboh Motor Trail Listrik MBG, Ini Profil PT Yasa Artha Trimanunggal dan Sorotan Anggaran Rp49,95 Juta per Unit

Jumat, 10 April 2026 15:23
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
motot MBG PT Yasa Artha Trimanunggal


LUMINASIA.ID – Pengadaan motor trail listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perbincangan luas di media sosial. Sorotan publik tidak hanya tertuju pada fungsi kendaraan, tetapi juga pada besaran anggaran serta perusahaan penyedia, yakni PT Yasa Artha Trimanunggal.

Riuhnya perbincangan ini dipicu oleh beredarnya video dan informasi terkait puluhan ribu unit motor trail listrik berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) yang disiapkan untuk mendukung operasional distribusi program MBG.

Di balik hal tersebut, publik mulai mempertanyakan urgensi penggunaan motor trail listrik dalam distribusi makanan serta siapa pihak yang bertanggung jawab dalam pengadaannya.

Berdasarkan penelusuran data melalui laman Inaproc, pengadaan motor trail listrik bermerek Emmo JVX GT dipercayakan kepada PT Yasa Artha Trimanunggal.

Perusahaan ini diketahui bergerak di bidang jasa logistik, pengadaan barang, alat kesehatan, serta ekspor-impor, dan telah berdiri sejak 2016 dengan kantor pusat di Jakarta. Layanan logistiknya menjangkau berbagai wilayah di Indonesia untuk kebutuhan individu, industri, hingga usaha lainnya.

Selain itu, perusahaan juga menyediakan layanan pengadaan motor listrik serta melakukan ekspansi bisnis, termasuk mengakuisisi maskapai perintis SAM Air dan pengadaan pesawat dari PTDI.

Namun, perhatian publik menguat pada nilai pengadaan kendaraan tersebut. Harga satu unit motor trail listrik tercatat mencapai Rp49,95 juta, yang sudah termasuk pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 12 persen.

Meski demikian, harga tersebut masih berstatus off the road, sehingga belum mencakup biaya pengurusan dokumen kendaraan seperti STNK dan BPKB. Selain itu, harga tersebut juga disebut belum termasuk garansi, yang semakin memicu kritik terkait efisiensi penggunaan anggaran negara.

Menanggapi polemik yang berkembang, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa sebelumnya pemerintah sempat menolak usulan pengadaan kendaraan operasional dalam jumlah besar untuk program MBG.

"Tahun lalu sempat kita tidak mau, kita tolak untuk beli komputer yang terlalu banyak dan beli motor. Tapi untuk yang sekarang (viral), saya belum tahu detailnya, saya akan cek lagi," ujar Purbaya dalam diskusi media di Kementerian Keuangan, Selasa (7/4).

Purbaya menegaskan bahwa pada prinsipnya anggaran program MBG seharusnya diprioritaskan untuk penyediaan makanan bagi masyarakat, bukan untuk belanja modal seperti kendaraan dalam jumlah besar.

Menurutnya, mitra pelaksana program MBG seharusnya sudah memiliki margin keuntungan yang cukup untuk mendukung operasional, termasuk pengadaan kendaraan secara mandiri atau melalui skema pembiayaan.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar di masyarakat. Ia membenarkan adanya pengadaan motor listrik sebagai bagian dari anggaran tahun 2025 untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Namun, Dadan membantah angka 70.000 unit yang sempat beredar di media sosial dan menyebutnya sebagai informasi yang tidak benar.

"Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari total 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025," jelas Dadan.

Ia menambahkan, saat ini belasan ribu unit motor tersebut masih dalam proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) dan belum didistribusikan ke lapangan.

Polemik ini menunjukkan bahwa selain mendukung operasional program sosial, pengadaan dalam skala besar juga perlu mempertimbangkan aspek efisiensi, transparansi, serta kebutuhan riil di lapangan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Tags: PT Yasa Artha Trimanunggal motor MBG Badan Gizi Nasional


Baca Juga

Anggaran Rp 113 M untuk EO, Ujian Awal Akuntabilitas Badan Gizi Nasional
Anggaran Rp 113 M untuk EO, Ujian Awal Akuntabilitas Badan Gizi Nasional
Heboh Pengadaan Motor MBG, Ternyata Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal Pernah Diperiksa KPK
Heboh Pengadaan Motor MBG, Ternyata Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal Pernah Diperiksa KPK
Sorotan Publik Beralih: Bukan Lagi Menu MBG, Tapi Kendaraan Operasionalnya
Sorotan Publik Beralih: Bukan Lagi Menu MBG, Tapi Kendaraan Operasionalnya

Populer

  • 1
    Profil Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa
  • 2
    LENGKAP! Ini Daftar Pemenang HMC 2026 Region Makassar
  • 3
    Pertamina Tambah Pasokan 173.160 Tabung LPG 3 Kg di Sulsel, Distribusi Tetap Jalan pada Meski hari Minggu
  • 4
    PJM dan MASL Kerja Sama Layani Pemanduan dan Penundaan Kapal di Pelabuhan Indexim Coalindo
  • 5
    Aneka Motor Modifikasi Warna Pink Meriahkan Honda Modif Contest 2026 di Grand Mall Maros

Ekonomi

  • Tips Safety Riding Asmo Sulsel: Posisi Berkendara, Menikung hingga Membonceng
    Tips Safety Riding Asmo Sulsel: Posisi Berkendara, Menikung hingga Membonceng
  • Udang Vaname Tambakmi Sulsel Tembus Pasar Amerika Serikat dan Jepang
    Udang Vaname Tambakmi Sulsel Tembus Pasar Amerika Serikat dan Jepang
  • Laba Bersih PJM Grup Capai 128 Persen dari Target RKAP, Tumbuh 69 Persen
    Laba Bersih PJM Grup Capai 128 Persen dari Target RKAP, Tumbuh 69 Persen

Peristiwa

  • Ikan Nila Invasif Picu Krisis Lingkungan, Thailand Tetapkan Zona Darurat
    Ikan Nila Invasif Picu Krisis Lingkungan, Thailand Tetapkan Zona Darurat
  • KPK Ungkap Status Fahd A Rafiq sebagai Residivis dalam Kasus Suap Pertanahan
    KPK Ungkap Status Fahd A Rafiq sebagai Residivis dalam Kasus Suap Pertanahan
  • Pasar Keuangan Masih Berfluktuasi, Suahasil Nazara Hadapi Tantangan dari Rupiah hingga IHSG
    Pasar Keuangan Masih Berfluktuasi, Suahasil Nazara Hadapi Tantangan dari Rupiah hingga IHSG
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID