Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

IMF Soroti Risiko Efek Domino Perang Timur Tengah ke Ekonomi Global

Rabu, 15 April 2026 23:21
Editor: diku
  • Bagikan
International Monetary Fund

LUMINASIA.ID, JAKARTA — Dana Moneter Internasional (IMF) tidak hanya melihat lonjakan harga energi sebagai dampak utama konflik Timur Tengah, tetapi juga memperingatkan adanya efek domino yang berpotensi memperlemah fondasi ekonomi global secara lebih luas.

Dilansir Kompas, dalam laporan terbarunya, IMF menekankan bahwa dampak perang tidak berdiri sendiri, melainkan merambat melalui tiga jalur utama: lonjakan harga komoditas, tekanan inflasi, dan pengetatan pasar keuangan. Kombinasi ketiganya berisiko menciptakan guncangan berlapis yang sulit dikendalikan jika konflik berlangsung lama.

Berbeda dari kekhawatiran umum yang berfokus pada harga minyak, IMF melihat risiko yang lebih sistemik. Kenaikan harga energi hingga dua digit pada 2026 diperkirakan tidak hanya meningkatkan biaya produksi, tetapi juga mengganggu rantai pasok global dan melemahkan daya beli masyarakat.

Efek lanjutan muncul ketika pelaku usaha mulai menaikkan harga untuk menutup biaya produksi yang melonjak. Situasi ini berpotensi memicu spiral inflasi, di mana kenaikan harga dan upah saling mendorong secara berulang.

Di sisi lain, ketidakpastian geopolitik juga membuat investor cenderung menghindari risiko. Arus modal keluar dari negara berkembang menuju aset aman meningkat, sementara nilai tukar tertekan dan biaya pinjaman naik. Kondisi ini mempersempit ruang gerak ekonomi, terutama bagi negara dengan ketergantungan tinggi pada impor energi.

IMF bahkan mengingatkan bahwa jika konflik berkepanjangan, dampaknya bisa menyerupai krisis global besar. Dalam skenario terburuk, pertumbuhan ekonomi dunia berpotensi mendekati ambang resesi, disertai lonjakan inflasi dan kebijakan suku bunga yang lebih agresif.

Namun, lembaga tersebut menilai dampak tidak akan merata. Negara maju eksportir energi cenderung lebih tahan, sementara negara berkembang—terutama pengimpor energi—akan menghadapi tekanan paling berat, mulai dari kenaikan harga pangan hingga beban utang yang meningkat.

Dalam konteks ini, IMF menekankan pentingnya respons kebijakan yang cepat dan terarah. Bank sentral diminta menjaga ekspektasi inflasi tetap terkendali, sementara pemerintah perlu melindungi kelompok rentan tanpa mengorbankan disiplin fiskal.

Alih-alih sekadar mengantisipasi lonjakan harga minyak, IMF menegaskan bahwa tantangan terbesar justru terletak pada kemampuan negara-negara mengelola dampak berantai yang bisa mengganggu stabilitas ekonomi global dalam jangka menengah hingga panjang.

Tags: IMF

Baca Juga

IMF Tegaskan Tidak Akan Terjadi Resesi Setelah Kebijakan Tarif Trump
IMF Tegaskan Tidak Akan Terjadi Resesi Setelah Kebijakan Tarif Trump

Populer

  • 1
    Panduan Investasi Saham untuk Pemula: Memahami Foreign Flow agar Tak Salah Ambil Keputusan Saat IHSG Bergejolak
  • 2
    Market Share Toyota Diprediksi Tembus 40 Persen Juni 2025, SPK Capai 1.852 Unit
  • 3
    Melinda Aksa Ajak Warga Mulai Kelola Sampah dari Rumah, Jelajah Sampah DLH Resmi Dimulai di Panakkukang
  • 4
    New Honda Vario Evo 160 Tampil Lebih Sporti, Harganya Segini
  • 5
    Investor Tinggalkan Saham Teknologi, IHSG Berpotensi Uji Level Krusial

Ekonomi

  • Ini Cara Aktifkan Fitur Username WhatsApp, Pilih Namamu Sebelum DIambil Orang
    Ini Cara Aktifkan Fitur Username WhatsApp, Pilih Namamu Sebelum DIambil Orang
  • LENGKAP! Harga BBM Turun per 1 Juli 2026, Harga BBM Pertamina Dex Segini, Harga Pertalite?
    LENGKAP! Harga BBM Turun per 1 Juli 2026, Harga BBM Pertamina Dex Segini, Harga Pertalite?
  • Kalla Toyota Pecah Rekor Penjualan Juni 2026, Awali Juli dengan Event Hybrid Eco Match di Makassar
    Kalla Toyota Pecah Rekor Penjualan Juni 2026, Awali Juli dengan Event Hybrid Eco Match di Makassar

Peristiwa

  • Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
    Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
  • Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
    Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
  • Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
    Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID