LUMINASIA.ID, NASIONAL - Pemerintah mulai mendorong pemerataan kesempatan kerja melalui pembukaan rekrutmen SDM untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih yang berbasis sistem digital. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara transparan dan berbasis merit, dengan metode Computer Assisted Test (CAT) yang selama ini identik dengan seleksi ASN. Langkah ini tidak hanya soal pengisian tenaga kerja, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi tata kelola rekrutmen publik yang lebih modern dan akuntabel.
Dilansir CNBC Indonesia, berbeda dari rekrutmen konvensional, proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui portal resmi pemerintah tanpa biaya. Skema ini membuka akses luas bagi lulusan D-3 hingga S-1 dari berbagai jurusan di seluruh Indonesia, termasuk mereka yang berada di daerah. Dengan pendekatan ini, pemerintah ingin memastikan bahwa talenta muda tidak terhambat oleh faktor geografis maupun praktik rekrutmen yang tidak transparan.
Program ini juga berkaitan dengan target ambisius pengembangan Kopdes Merah Putih yang telah mencapai lebih dari 30.000 unit dan direncanakan mulai berjalan penuh pada Juli mendatang. Sementara itu, ribuan pengelola Kampung Nelayan Merah Putih akan lebih dulu bekerja di bawah skema BUMN sebelum dialihkan ke koperasi desa. Dengan demikian, rekrutmen ini tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga menjadi strategi jangka panjang dalam membangun ekosistem ekonomi desa berbasis SDM yang kompeten dan terstandar.

