Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Munafri Siapkan Kapal Antar Pulau di Makassar, Layanan Ditargetkan Gratis untuk Warga Kepulauan

Rabu, 15 April 2026 17:50
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin


LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin terus memperkuat layanan transportasi laut bagi masyarakat kepulauan dengan menyiapkan armada kapal antar pulau.

Langkah tersebut memasuki tahap konkret setelah adanya dukungan dari Kementerian Perhubungan yang akan menambah armada kapal untuk memperkuat konektivitas wilayah.

Munafri mengungkapkan bahwa tambahan kapal dari pemerintah pusat telah masuk tahap alokasi dan segera memasuki proses penyerahan.

“Kami sudah meminta tambahan armada dan sudah dialokasikan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kapal tersebut bisa diserahkan,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan bersama jajaran Direktorat Perhubungan Laut yang berlangsung di Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar.

Menurut Munafri, penguatan transportasi laut menjadi kebutuhan mendesak mengingat wilayah kepulauan Makassar sangat bergantung pada moda laut, yang selama ini dikenal masyarakat sebagai “pete-pete laut”.

“Kapal ini nantinya akan menjadi transportasi reguler yang menghubungkan antar pulau, seperti pete-pete yang memiliki trayek tetap,” jelasnya.

Saat ini, Pemerintah Kota Makassar telah menyiapkan satu unit kapal sebagai tahap awal yang akan digunakan untuk uji coba operasional.

Armada tersebut direncanakan segera diluncurkan sebagai percontohan sebelum layanan diperluas secara bertahap.

“Kita sudah punya satu kapal untuk percobaan, nanti akan segera kita launching untuk uji coba,” tambahnya.

Selain itu, pemerintah kota juga menjajaki penambahan satu unit kapal melalui skema kerja sama dengan Kementerian Perhubungan.

Kepala Dinas Perhubungan Makassar, Muhammad Rheza, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan survei rute pelayaran serta menghitung kebutuhan operasional, termasuk konsumsi bahan bakar dan waktu tempuh.

Rute yang telah disurvei mencakup jalur dari daratan menuju Pulau Barrang Lompo, kemudian dilanjutkan ke Lumu-Lumu, Langkai, Lanjukang, dan kembali melalui beberapa titik pulau lainnya.

“Rute ini sudah kami hitung, termasuk kebutuhan BBM dan waktu tempuhnya,” ujarnya.

Untuk wilayah Pulau Kodingareng, menurut Rheza, masih dalam tahap kajian karena letaknya yang lebih jauh, namun tetap berpotensi dilayani jika armada bertambah.

Dari sisi operasional, layanan kapal ini diperkirakan masih terbatas pada tahap awal, dengan frekuensi sekitar satu kali dalam sepekan, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran bahan bakar.

“Kalau nanti ada tambahan anggaran, frekuensi pelayaran bisa ditingkatkan,” katanya.

Kapal yang disiapkan memiliki kapasitas sekitar 25 hingga 30 penumpang dan menggunakan jenis kapal kayu dengan kecepatan rata-rata sekitar 7 knot.

Kondisi cuaca dan gelombang laut juga menjadi faktor penting dalam menentukan jadwal dan kecepatan pelayaran.

Selain itu, keterbatasan infrastruktur dermaga di sejumlah pulau menjadi tantangan yang tengah diatasi.

Saat ini, hanya beberapa pulau seperti Barrang Lompo, Langkai, dan Bonetambung yang memiliki fasilitas dermaga, sementara pulau lain masih dalam tahap perencanaan pembangunan.

Meski demikian, respons masyarakat terhadap rencana layanan ini disebut sangat positif, mengingat selama ini warga harus menyewa kapal secara mandiri untuk mobilitas antar pulau.

Pemerintah Kota Makassar menargetkan layanan ini dapat digratiskan bagi masyarakat jika dukungan anggaran memungkinkan.

Untuk tahap awal, program akan dimulai dengan soft launching dan uji coba operasional guna melihat efektivitas layanan di lapangan.

“Mudah-mudahan bulan Mei sudah bisa mulai. Kita akan lakukan uji coba terlebih dahulu,” ujar Rheza.

Dengan penguatan layanan transportasi laut ini, pemerintah berharap konektivitas wilayah kepulauan semakin terbuka, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Tags: Munafri Arifuddin Pemkot Makassar

Baca Juga

Giring Ganesha Temui Appi, Pastikan Makassar Bakal Jadi Tuan Rumah Konferensi Musik Indonesia
Giring Ganesha Temui Appi, Pastikan Makassar Bakal Jadi Tuan Rumah Konferensi Musik Indonesia
Disdik Makassar Larang Perpisahan Siswa PAUD/TK, SD, dan SMP di Luar Sekolah
Disdik Makassar Larang Perpisahan Siswa PAUD/TK, SD, dan SMP di Luar Sekolah
TPA Antang Berbenah, DLH Makassar Dorong Sistem Sanitary Landfill untuk Atasi 1.043 Ton Sampah per Hari
TPA Antang Berbenah, DLH Makassar Dorong Sistem Sanitary Landfill untuk Atasi 1.043 Ton Sampah per Hari
Camat Panakkukang Bakal Tertibkan UMKM CFD Boulevard, Jumlahnya Capai 800
Camat Panakkukang Bakal Tertibkan UMKM CFD Boulevard, Jumlahnya Capai 800
Muslim LifeFair Makassar 2026 Siap Digelar, Targetkan 20 Ribu Pengunjung dan Transaksi Rp6 Miliar
Muslim LifeFair Makassar 2026 Siap Digelar, Targetkan 20 Ribu Pengunjung dan Transaksi Rp6 Miliar
Pemkot Makassar Resmi Buka Seleksi Kepala Puskesmas di 15 Kecamatan
Pemkot Makassar Resmi Buka Seleksi Kepala Puskesmas di 15 Kecamatan

Populer

  • 1
    Bangkok United vs Gamba Osaka: Laga Ketat Tanpa Gol di 10 Menit Awal
  • 2
    Honda Makassar Culinary Night 2026 Usung Green Culture Festival, Bawa Tumbler Bisa Gratis Isi Air Minum
  • 3
    Juventus Bukan Sekadar Cari Kiper, Tapi Arah Baru
  • 4
    Munafri Siapkan Kapal Antar Pulau di Makassar, Layanan Ditargetkan Gratis untuk Warga Kepulauan
  • 5
    Celah Administrasi atau Solusi Transisi? Kelonggaran STNK Tanpa KTP Disorot dari Sisi Kepastian Data

Ekonomi

  • APRDI Jelaskan Mekanisme dan Keuntungan Reksa Dana, Investasi Mulai Rp10 Ribu
    APRDI Jelaskan Mekanisme dan Keuntungan Reksa Dana, Investasi Mulai Rp10 Ribu
  • OJK Sulselbar Dorong Reksa Dana Jadi Alternatif Investasi bagi Generasi Muda
    OJK Sulselbar Dorong Reksa Dana Jadi Alternatif Investasi bagi Generasi Muda
  • Lonjakan Saham WMPP 120 Persen: Spekulasi Pasar atau Sinyal Pemulihan Fundamental?
    Lonjakan Saham WMPP 120 Persen: Spekulasi Pasar atau Sinyal Pemulihan Fundamental?

Peristiwa

  • Dari Perdana Menteri Jepang hingga Bintang Pop Global, TIME 100 2026 Cerminkan Peta Baru Pengaruh Dunia
    Dari Perdana Menteri Jepang hingga Bintang Pop Global, TIME 100 2026 Cerminkan Peta Baru Pengaruh Dunia
  • PSI Tegaskan Batas Organisasi dan Partai dalam Kasus Pelaporan Jusuf Kalla
    PSI Tegaskan Batas Organisasi dan Partai dalam Kasus Pelaporan Jusuf Kalla
  • Krisis Integritas Ombudsman: Penahanan Ketua Hery Susanto Guncang Kepercayaan Publik
    Krisis Integritas Ombudsman: Penahanan Ketua Hery Susanto Guncang Kepercayaan Publik
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID