Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Transformasi Strategis LPPF: Ganti Nama hingga Restrukturisasi Saham dan Dividen

Sabtu, 18 April 2026 22:35
Editor: diku
  • Bagikan
Matahari Department Store

LUMINASIA.ID, NASIONAL - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) tidak hanya mengganti identitas perusahaan, tetapi juga melakukan serangkaian langkah strategis yang mencerminkan transformasi bisnis secara menyeluruh. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 15 April 2026, di mana mayoritas pemegang saham menyetujui perubahan nama menjadi PT MDS Retailing Tbk sebagai bagian dari penyesuaian arah perusahaan ke depan.

Dilansir Detik Finance, persetujuan tersebut didukung oleh 1.588.241.118 saham atau sekitar 93,181% dari total suara yang hadir. Dalam risalah resmi disebutkan, “Menyetujui perubahan nama Perseroan dari PT Matahari Department Store Tbk menjadi PT MDS Retailing Tbk,” sebagaimana tercantum dalam keterbukaan informasi perusahaan.

Namun, perubahan nama bukan satu-satunya keputusan penting. Dalam forum yang sama, perseroan juga menyepakati langkah pengurangan modal melalui penarikan kembali saham treasuri sebanyak 31 juta lembar. Saham tersebut merupakan hasil program buyback yang telah dilakukan hingga 9 April 2026, yang kini dialihkan melalui mekanisme penurunan modal ditempatkan dan disetor.

Selain agenda RUPSLB, perusahaan juga menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang menghasilkan keputusan pembagian dividen tunai final sebesar Rp250 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. “Dividen final akan dibagikan kepada Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 27 April 2026 sampai dengan pukul 16.00 WIB,” demikian pernyataan resmi perseroan.

Jika ditarik lebih jauh, langkah-langkah ini mencerminkan fase baru dalam perjalanan panjang Matahari. Sejak membuka gerai pertama pada 24 Oktober 1958 di Jakarta, perusahaan telah mengalami berbagai perubahan kepemilikan dan struktur bisnis. Mulai dari pencatatan saham melalui IPO pada 1992, akuisisi divisi oleh PT Pacific Utama Tbk pada 2009, hingga masuknya investor asing melalui Asia Color Company Limited pada 2010.

Perubahan berlanjut hingga Grup Auric menjadi pengendali pada 2021, yang kini tampak semakin mempertegas arah transformasi melalui rebranding menjadi MDS Retailing. Pergantian nama ini pun dapat dibaca bukan sekadar kosmetik, melainkan bagian dari reposisi bisnis di tengah dinamika industri ritel yang terus berubah.

Tags: Matahari Department Store

Populer

  • 1
    Catatan Shamsi Ali: Bisnis, Sunnah Rasul yang Terabaikan
  • 2
    OJK dan SRO Konsolidasi dengan Pelaku Pasar Modal, Perkuat Transparansi dan Integritas
  • 3
    Kalla Toyota Tawarkan Fortuner Mulai Rp600 Jutaan di Toyota Auto Show 2026
  • 4
    Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Bakal Terjadi di 12 Wilayah Ini, Prediksi BMKG
  • 5
    Pemuda Gowa Lulusan Terbaik Tingkat Universitas di Wisuda ke-47 Unismuh Makassar, Ini Daftar Lengkapn

Ekonomi

  • Usai Didenda OJK Rp1,5 Triliun, DSSA Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
    Usai Didenda OJK Rp1,5 Triliun, DSSA Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
  • OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Rp2,1 Triliun, Ini Dugaan Pelanggarannya
    OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Rp2,1 Triliun, Ini Dugaan Pelanggarannya
  • Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Bidik Penguatan Inklusi
    Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Bidik Penguatan Inklusi
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID