Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

JK Soroti Dampak Polemik Ijazah Jokowi: Singgung Peran Politik hingga Desak Kejelasan

Sabtu, 18 April 2026 21:26
Editor: diku
  • Bagikan
Jusuf Kalla

LUMINASIA.ID, NASIONAL - Pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) soal perannya dalam perjalanan politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mencuat di tengah polemik tudingan ijazah palsu yang belum mereda. Alih-alih sekadar menanggapi tudingan terhadap dirinya, JK justru menyoroti dampak luas isu tersebut yang dinilainya telah menyeret banyak pihak dan memicu kegaduhan publik.

Dilansir Detik, dalam penjelasannya, JK mengaku kesal karena namanya ikut terseret dalam tuduhan pendanaan terkait isu ijazah. Ia menilai tudingan tersebut sebagai pengalihan isu yang tidak berdasar. “Ini soal Rismon ini sudah melibatkan semua orang, dituduhlah saya, dituduh Puan, dituduh SBY, dituduh siapa. Itu pengalihan saja. Jadi saya marah kenapa? Apalagi saya dituduh kasih Rp 5 M, mana saya kasih Rp 5 M? Ketemu aja tidak tahu saya, kenal pun tidak,” ujar JK saat jumpa pers di Jakarta Selatan.

Di tengah klarifikasi tersebut, JK juga mengungkapkan latar belakang hubungannya dengan Jokowi dalam konteks politik nasional. Ia menekankan bahwa dirinya pernah berperan dalam mendorong kemunculan Jokowi di panggung nasional, mulai dari Pilkada DKI Jakarta hingga Pilpres. “Kasih tahu semua itu termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya,” tegasnya.

Namun, pernyataan itu tidak berdiri sendiri sebagai klaim personal, melainkan disampaikan dalam rangka menjelaskan dinamika politik saat itu. JK menyebut pencalonan Jokowi sebagai presiden juga tidak lepas dari syarat politik yang melibatkan dirinya sebagai calon wakil presiden. Ia mengungkapkan bahwa Ketua Umum PDIP saat itu, Megawati Soekarnoputri, menginginkan dirinya mendampingi Jokowi karena faktor pengalaman. “Ibu Mega bilang ‘jangan, Pak Yusuf dampingi. Saya tidak mau teken kalau bukan Pak Yusuf’. Ya bukan saya minta, bukan. Ibu Mega yang minta sama saya agar dampingi karena beliau tidak berpengalaman,” tuturnya.

Lebih jauh, JK melihat polemik ijazah yang berlarut-larut justru memperkeruh kondisi sosial di masyarakat. Ia mengingatkan bahwa isu tersebut telah memicu perpecahan dan saling serang di ruang publik selama waktu yang cukup lama. Karena itu, ia mendorong penyelesaian sederhana agar polemik tidak terus berkembang. “Sudahlah Pak Jokowi, sudahlah. Kasih lihat ijazah saja. Itu saja... Membiarkan masyarakat berkelahi sendiri, saling memaki masyarakat dua tahun,” kata JK.

Dengan demikian, pernyataan JK tidak hanya mencerminkan pembelaan diri dari tudingan yang diarahkan kepadanya, tetapi juga menjadi kritik terhadap dinamika politik dan informasi yang dinilai semakin tidak sehat. Ia menegaskan pentingnya kejelasan untuk meredam konflik, sekaligus mengingatkan bahwa isu yang tidak terselesaikan berpotensi terus melebar dan melibatkan banyak pihak di luar substansi awal.

Tags: Jusuf Kalla

Baca Juga

Tanggapan Presiden Direktur PT GMTD Ali Said Terkait Sengketa Panjang Tanah Depan TSM Makassar
Tanggapan Presiden Direktur PT GMTD Ali Said Terkait Sengketa Panjang Tanah Depan TSM Makassar
Jusuf Kalla Sebut Lahan Tanjung Bunga Depan TSM Sah Milik KALLA Berdasarkan Sertifikat Resmi
Jusuf Kalla Sebut Lahan Tanjung Bunga Depan TSM Sah Milik KALLA Berdasarkan Sertifikat Resmi
Kalla Financial Wellness Day: Ingat! Boleh Berutang Tapi Maksimal Sepertiga Penghasilan
Kalla Financial Wellness Day: Ingat! Boleh Berutang Tapi Maksimal Sepertiga Penghasilan
CEO Kalla Solihin Jusuf Kalla Sapa Karyawan di Halal bi Halal 2025
CEO Kalla Solihin Jusuf Kalla Sapa Karyawan di Halal bi Halal 2025

Populer

  • 1
    VIRAL Haji Isam Bakal Ambil Alih BCA, Ini Kata Manajemen Bank Central Asia
  • 2
    PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan dari Tiga Wilayah ke Kriyanusa 2026
  • 3
    Deru Mesin Poliwako Bangun Talenta Muda di Tengah Gerak Hilirisasi
  • 4
    Nikah Gratis di Makassar untuk 210 Pasangan, Daftar Lewat LONTARA+ Mulai Hari Ini
  • 5
    Dari Keluhan Konsumen, Mekanik AHASS Terus Asah Kemampuan

Ekonomi

  • Ikut Jual Rumah di Bukit Baruga Bisa Dapat Rp15 Juta, Ini Caranya
    Ikut Jual Rumah di Bukit Baruga Bisa Dapat Rp15 Juta, Ini Caranya
  • LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan hingga Januari 2027
    LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan hingga Januari 2027
  • RUPSLB Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Transformasi AI Dilanjutkan
    RUPSLB Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Transformasi AI Dilanjutkan

Peristiwa

  • Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
    Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
  • Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
    Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID