Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Kontroversi Cara Pemusnahan, Sapu-Sapu Justru Dinilai Punya Nilai Ekonomi

Senin, 20 April 2026 17:19
Editor: diku
  • Bagikan
Susi Pudjiastuti

LUMINASIA.ID, NASIONAL - Wacana pemusnahan massal ikan sapu-sapu di Jakarta kini bergeser dari sekadar pengendalian populasi menjadi perdebatan soal pemanfaatan dan etika. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menilai ikan invasif tersebut seharusnya tidak dibuang sia-sia, melainkan diolah menjadi produk yang bernilai guna.

Dilansir CNN Indonesia, Susi mengusulkan agar hasil tangkapan ikan sapu-sapu digiling menjadi pelet untuk pakan ikan maupun ternak. Selain itu, ia juga melihat potensi lain sebagai pupuk organik dengan cara mencincang ikan dan menguburnya di lahan pertanian. Bahkan, limbahnya bisa dimanfaatkan oleh peternak kepiting atau buaya setelah melalui proses tertentu seperti pembekuan.

Pandangan tersebut muncul di tengah kritik terhadap metode pemusnahan yang dilakukan, yakni dengan mengubur ikan hidup-hidup. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai cara tersebut tidak sejalan dengan prinsip kesejahteraan hewan karena berpotensi menimbulkan penderitaan yang tidak perlu. Meski demikian, MUI tetap mendukung upaya pengendalian populasi karena ikan sapu-sapu dinilai merusak keseimbangan ekosistem perairan.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadapi dilema antara urgensi ekologis dan tekanan etis. Gubernur Pramono Anung menyatakan akan mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak, termasuk ahli syariah, untuk menentukan metode pemusnahan yang lebih tepat.

Lonjakan populasi ikan sapu-sapu yang disebut telah mendominasi hingga lebih dari 60 persen biota air Jakarta menjadi alasan utama dilakukannya operasi penangkapan besar-besaran. Namun, usulan pemanfaatan dari Susi membuka perspektif baru: bahwa masalah lingkungan ini juga bisa diubah menjadi peluang ekonomi sirkular, alih-alih sekadar menjadi isu pemusnahan semata.

Tags: Ikan Sapu Sapu Susi Pudjiastuti

Populer

  • 1
    Panduan Investasi Saham untuk Pemula: Memahami Foreign Flow agar Tak Salah Ambil Keputusan Saat IHSG Bergejolak
  • 2
    Market Share Toyota Diprediksi Tembus 40 Persen Juni 2025, SPK Capai 1.852 Unit
  • 3
    Melinda Aksa Ajak Warga Mulai Kelola Sampah dari Rumah, Jelajah Sampah DLH Resmi Dimulai di Panakkukang
  • 4
    New Honda Vario Evo 160 Tampil Lebih Sporti, Harganya Segini
  • 5
    Investor Tinggalkan Saham Teknologi, IHSG Berpotensi Uji Level Krusial

Ekonomi

  • Pertamina Patra Niaga Operasikan Fuel Terminal 24 Jam, Pastikan Distribusi BBM Tetap Lancar
    Pertamina Patra Niaga Operasikan Fuel Terminal 24 Jam, Pastikan Distribusi BBM Tetap Lancar
  • PJM Perkuat Zero Corruption, Ajak Mitra Laporkan Dugaan Suap Termasuk yang Libatkan Keluarga Pegawai
    PJM Perkuat Zero Corruption, Ajak Mitra Laporkan Dugaan Suap Termasuk yang Libatkan Keluarga Pegawai
  • Hybrid Eco Match Kalla Toyota Hadir di MaRI, Banjir Promo hingga Ada Display Veloz Cut Body
    Hybrid Eco Match Kalla Toyota Hadir di MaRI, Banjir Promo hingga Ada Display Veloz Cut Body

Peristiwa

  • Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
    Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
  • Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
    Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
  • Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
    Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID