LUMINASIA.ID, JAKARTA – Arahan dari Pramono Anung menjadi titik awal perubahan di kawasan wisata Ancol. Direktur Utama baru, Syahmudrian Lubis, menegaskan bahwa modernisasi yang diminta bukan hanya soal meningkatkan angka kunjungan, tetapi juga menyentuh kualitas pengalaman pengunjung secara menyeluruh.
Dilansir Kompas TV, belum genap sepekan menjabat, Syahmudrian langsung dihadapkan pada mandat besar untuk membenahi wajah Ancol. Ia menyebut pesan dari gubernur menekankan pentingnya membawa kawasan tersebut ke level yang lebih baik melalui modernisasi dan beautifikasi, sehingga tetap relevan sebagai ruang rekreasi warga Jakarta.
Berbeda dari pendekatan konvensional yang berfokus pada target jumlah wisatawan, Syahmudrian menggarisbawahi perlunya transformasi yang lebih mendalam. Menurutnya, pengalaman pengunjung menjadi kunci utama agar Ancol tidak hanya ramai, tetapi juga mampu memberikan kesan yang berkelanjutan.
Langkah ini mencerminkan pergeseran arah pengelolaan destinasi wisata perkotaan, dari sekadar tempat hiburan massal menjadi ruang publik yang nyaman, estetis, dan berdaya saing. Dengan dorongan modernisasi tersebut, Ancol diharapkan mampu mempertahankan posisinya sebagai ikon wisata sekaligus beradaptasi dengan tuntutan zaman.

