LUMINASIA.ID, Jakarta — PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan seluruh barang milik penumpang yang menjadi korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur telah diamankan. Barang-barang tersebut kini dikumpulkan dan dikelola melalui layanan lost and found untuk memudahkan proses identifikasi serta pengembalian kepada pemilik atau keluarga korban.
VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa langkah ini dilakukan secara terkoordinasi bersama pihak kepolisian guna memastikan seluruh barang tercatat dengan baik.
“KAI juga menyampaikan bahwa barang-barang milik pelanggan yang ditemukan di lokasi kejadian telah diamankan dan saat ini berada di layanan lost and found. Pendataan dan pengelolaan barang tersebut dilakukan secara terkoordinasi bersama pihak kepolisian untuk mendukung proses identifikasi dan kebutuhan penanganan lebih lanjut,” ujar Anne dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4/2026).
Selain pengamanan barang, KAI juga telah membuka posko tanggap darurat serta posko informasi di Stasiun Bekasi Timur. Posko ini disiapkan untuk membantu keluarga korban dalam memperoleh informasi terkait kondisi penumpang serta proses penanganan pascakecelakaan.
Anne menegaskan bahwa keluarga korban dapat memanfaatkan layanan tersebut, termasuk menghubungi Contact Center KAI 121 untuk mendapatkan informasi resmi dan terkini.
“Keluarga dapat menghubungi Contact Center KAI 121,” tambahnya.
Langkah cepat ini menjadi bagian dari upaya KAI dalam memastikan penanganan korban berjalan optimal, sekaligus memberikan akses informasi yang jelas bagi keluarga yang terdampak insiden tabrakan tersebut.

