Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Olahraga

Veda Ega Akui Long Lap Penalty di Moto3 Hungaria Terjadi karena Kesalahpahaman

Selasa, 9 Juni 2026 20:45
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Veda Ega Pratama pebalap Honda


LUMINASIA.ID, JAKARTA — Pebalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, mengaku tidak sengaja menghalangi pebalap lain saat sesi kualifikasi Moto3 Hungaria 2026 yang berujung pada hukuman long lap penalty (LLP) dalam balapan utama.

Akibat penalti tersebut, pebalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu harus puas finis di posisi ke-16 pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Balaton Park, Hungaria, Minggu (7/6/2026).

Sebelumnya, Veda tampil cukup menjanjikan dengan berhasil menembus sesi kualifikasi kedua (Q2) dan mengamankan posisi start kesembilan. Namun, hasil tersebut diikuti sanksi dari FIM MotoGP Steward Panel karena dianggap mengganggu pebalap lain yang sedang menjalani putaran cepat saat kualifikasi.

Menjelaskan insiden tersebut, Veda mengatakan dirinya saat itu sedang berupaya kembali ke lintasan setelah melebar hingga area gravel dan berniat masuk ke pit lane.

Baca: Hasil Moto3 Hari Ini Hungaria 2026 : Kena Penalti, Veda Ega Pratama Gagal Raih Poin

“Jadi, pada waktu kualifikasi kedua, saya memang di lap itu mau masuk ke pit lane. Di lap tersebut saya melebar hingga ke gravel, lalu saya mencoba kembali ke sirkuit. Saat melihat ke belakang, ada dua rider,” kata Veda di Jakarta, seperti dilansir kompas.com, Selasa (9/6/2026).

Menurut Veda, ia mengira dua pebalap yang berada di belakangnya tidak sedang menjalani lap cepat sehingga tidak terlalu memperhatikan situasi tersebut.

“Nah, saya kira, biasanya pada pertengahan sesi rata-rata pebalap mengganti ban. Saya pikir mereka juga sedang pelan, jadi saya tidak begitu memperhatikan,” ujarnya.

Baca: Juni Saatnya Upgrade ke Matic Besar! Asmo Sulsel Promo Ini untuk PCX160, ADV160, dan Vario 160

Setelah sesi berakhir, Veda dipanggil Race Direction dan ditunjukkan rekaman video insiden tersebut. Dari tayangan itu, ia baru mengetahui salah satu pebalap yang berada di belakangnya ternyata sedang melakukan putaran cepat.

“Kemudian, pada tikungan berikutnya, ternyata salah satu dari dua rider itu sedang melaju kencang. Saya juga tidak tahu kalau dia sedang dalam lap cepat atau tidak,” kata Veda.

“Setelah sesi kualifikasi, saya dipanggil ke Race Direction dan ditunjukkan videonya. Saat itulah saya baru tahu,” lanjutnya.

Hukuman long lap penalty membuat perjuangan Veda di balapan utama semakin berat. Pebalap berusia 17 tahun itu kehilangan sejumlah posisi setelah menjalani penalti dan harus bekerja keras mengejar rombongan di depannya.

Meski demikian, Veda mampu mempertahankan ritme balap hingga garis finis dan menutup lomba di posisi ke-16, hanya terpaut satu peringkat dari zona perolehan poin.

Meski belum berhasil menambah koleksi poin pada klasemen sementara Moto3 2026, performa Veda sepanjang akhir pekan dinilai menunjukkan perkembangan positif. Keberhasilannya menembus Q2 dan bersaing di kelompok tengah menjadi modal penting dalam musim debutnya di kejuaraan dunia Moto3.

Tags: ASJC Veda Ega Pratama Pembalap AHRT Honda


Baca Juga

Tips Muflih Pelatih Tim SMAN 11 Putri, Jaga Tradisi Juara Eleven dan Bidik Gelar ke-10
Tips Muflih Pelatih Tim SMAN 11 Putri, Jaga Tradisi Juara Eleven dan Bidik Gelar ke-10
Juara di Honda DBL 2025, SMA Zion Kembali MaIan Harapan
Juara di Honda DBL 2025, SMA Zion Kembali MaIan Harapan
Ini Empat Tim yang Bertanding di Final Honda DBL South Sulawesi 2026, Ada Juara 2025 SMAN 11 Putri dan SMA Zion Putra
Ini Empat Tim yang Bertanding di Final Honda DBL South Sulawesi 2026, Ada Juara 2025 SMAN 11 Putri dan SMA Zion Putra
SMAN 2 Makassar Lolos ke Final DBL Sulsel Putri, Tekuk SMAN 17 dengan Skor 54-15
SMAN 2 Makassar Lolos ke Final DBL Sulsel Putri, Tekuk SMAN 17 dengan Skor 54-15
SMA Rajawali Tim Pria Pertama Lolos Final Honda DBL South Sulawesi Usai Tekuk SMAN 17
SMA Rajawali Tim Pria Pertama Lolos Final Honda DBL South Sulawesi Usai Tekuk SMAN 17
Yuk Voting Suporter Favorit Hondat  DBL 2026 Berhadiah Honda Beat, Ini Caranya
Yuk Voting Suporter Favorit Hondat DBL 2026 Berhadiah Honda Beat, Ini Caranya

Populer

  • 1
    Peserta KALLA 10K dari Riau hingga Papua, Ada Aturan Cut Off hingga DNF
  • 2
    Rektor Unismuh Dorong Ketahanan Air Berbasis Masyarakat di Tengah Perubahan Iklim
  • 3
    Judi Online Makin Mudah Diakses, Pelajar Harus Lebih Waspada!
  • 4
    PDAM Makassar Sukses Tangani Keluhan Air Sempat Berwarna Hitam, Masalah Endapan dan Jaringan Pipa
  • 5
    APBN Salurkan KUR Rp12,96 Triliun ke 181.912 Debitur di Sulsel

Ekonomi

  • OJK Fokus Kembangkan Keuangan Digital untuk Perkuat Ekonomi Nasional
    OJK Fokus Kembangkan Keuangan Digital untuk Perkuat Ekonomi Nasional
  • Pertamina Pastikan Harga Pertalite Tak Naik, Masyarakat Diminta Waspadai Hoaks
    Pertamina Pastikan Harga Pertalite Tak Naik, Masyarakat Diminta Waspadai Hoaks
  • OJK Terbitkan Aturan Baru EBA-SP, Perkuat Pembiayaan Sekunder Perumahan
    OJK Terbitkan Aturan Baru EBA-SP, Perkuat Pembiayaan Sekunder Perumahan

Peristiwa

  • Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
    Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
  • Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
    Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
  • KPK Telusuri Alur Perintah dan Aliran Uang dalam Kasus Suap HGB Bogor
    KPK Telusuri Alur Perintah dan Aliran Uang dalam Kasus Suap HGB Bogor
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID