LUMINASIA.ID.JAKARTA – Penyerang tim nasional Meksiko, Raul Jimenez, menjadi sorotan usai mencetak gol dalam kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan pada laga pembuka Grup A Piala Dunia 2026. Bukan hanya karena gol yang dicetaknya, tetapi juga karena momen emosional yang terjadi setelah bola bersarang di gawang lawan.
Dilansir CNN Indonesia, pertandingan yang berlangsung di Stadion Azteca, Jumat (12/6) dini hari WIB, menjadi awal yang manis bagi Meksiko dalam turnamen yang digelar di hadapan pendukung sendiri. Jimenez menyumbang gol kedua El Tri pada menit ke-67 melalui sundulan keras yang memanfaatkan umpan silang Roberto Alvarado.
Selepas mencetak gol, striker berusia 35 tahun itu langsung berlari ke sudut lapangan sambil berteriak meluapkan kegembiraan. Namun beberapa saat kemudian, ekspresinya berubah menjadi haru. Jimenez mengangkat kedua tangannya ke arah langit dan tampak menahan air mata.
Rekan-rekan setimnya segera menghampiri untuk ikut merayakan gol tersebut. Setelah kerumunan pemain bubar, Jimenez kembali menatap ke langit dalam sebuah momen yang menyentuh perhatian banyak penonton.
Menurut laporan The Sun, selebrasi emosional itu merupakan bentuk penghormatan Jimenez kepada sang ayah yang meninggal dunia pada Maret lalu. Gol tersebut memiliki arti yang sangat besar bagi perjalanan karier pemain yang sempat menghadapi berbagai cobaan dalam beberapa tahun terakhir.
Jimenez pernah mengalami cedera serius saat membela Wolverhampton Wanderers pada 2020. Ketika itu ia mengalami benturan kepala dengan David Luiz dalam pertandingan Liga Inggris yang menyebabkan pendarahan otak. Cedera tersebut memaksanya menjalani masa pemulihan panjang dan menimbulkan kekhawatiran mengenai kelanjutan kariernya sebagai pesepak bola profesional.
Performa Jimenez juga sempat mengalami penurunan setelah kembali bermain. Wolverhampton akhirnya melepas sang pemain setelah kontribusinya tidak lagi konsisten pasca-cedera.
Meski demikian, Jimenez berhasil bangkit. Kepindahannya ke Fulham menjadi titik balik yang membantunya menemukan kembali ketajaman di depan gawang. Penampilan impresif bersama klub London tersebut membuka jalan baginya untuk kembali menjadi andalan tim nasional Meksiko.
Gol ke gawang Afrika Selatan pun menjadi simbol kebangkitan sekaligus keteguhan mental Jimenez setelah melewati berbagai tantangan dalam hidup dan kariernya. Bermain di hadapan publik sendiri pada ajang sebesar Piala Dunia memberikan makna tambahan bagi sang penyerang.
Jimenez diketahui memiliki ambisi besar untuk membantu Meksiko melangkah sejauh mungkin pada Piala Dunia 2026. Dukungan suporter yang memadati Stadion Azteca menjadi motivasi tersendiri bagi skuad asuhan pelatih Meksiko dalam mengawali turnamen dengan hasil positif.
Tambahan satu gol ke gawang Afrika Selatan juga memperkokoh posisi Jimenez dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional Meksiko. Saat ini ia telah mengoleksi 46 gol untuk El Tri dan menempati posisi kedua dalam daftar tersebut.
Jimenez masih membutuhkan enam gol lagi untuk menyamai rekor Javier "Chicharito" Hernandez, mantan penyerang Manchester United yang hingga kini memegang status sebagai top skor sepanjang masa Meksiko dengan 52 gol.
Kemenangan atas Afrika Selatan menjadi modal penting bagi Meksiko dalam persaingan Grup A. Di sisi lain, momen haru Jimenez setelah mencetak gol menjadi salah satu kisah paling emosional yang mewarnai hari-hari awal Piala Dunia 2026.

