Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Sulsel

Wabup Gowa: Data Sensus Ekonomi 2026 Penting untuk Kebijakan yang Tepat Sasaran

Rabu, 10 Juni 2026 17:01
Editor: Hera
  • Bagikan
Darmawangsyah Muin menghadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Provinsi Sulawesi Selatan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (10/6).

LUMINASIA.ID, GOWA -- Pemerintah Kabupaten Gowa menilai pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 menjadi langkah penting untuk memetakan kondisi riil sektor usaha dan memperkuat dasar penyusunan kebijakan ekonomi daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat menghadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Provinsi Sulawesi Selatan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (10/6).

Menurut Darmawangsyah, data yang dihasilkan dari sensus akan menjadi instrumen penting bagi pemerintah dalam mengukur perkembangan ekonomi masyarakat, termasuk mengevaluasi efektivitas berbagai program pemberdayaan dan bantuan bagi pelaku usaha.

"Sensus Ekonomi ini sangat penting karena akan memberikan gambaran kondisi ekonomi masyarakat yang sebenarnya. Data yang akurat menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ia mengajak masyarakat, khususnya para pelaku usaha di Kabupaten Gowa, untuk mendukung proses pendataan yang akan berlangsung pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Petugas sensus nantinya akan melakukan pendataan langsung ke rumah tangga maupun lokasi usaha.

Darmawangsyah menegaskan, partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi yang benar akan membantu pemerintah memperoleh gambaran utuh mengenai potensi dan tantangan sektor ekonomi di daerah.

Kepala BPS Sulawesi Selatan, Aryanto, mengatakan Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda nasional yang digelar setiap sepuluh tahun untuk mendata seluruh unit usaha, mulai dari skala mikro hingga perusahaan besar.

Menurutnya, pelaksanaan sensus di Sulsel mendapat dukungan penuh dari pemerintah provinsi dan seluruh pemerintah kabupaten/kota, termasuk berbagai kalangan seperti pelaku usaha dan akademisi.

Sebanyak lebih dari 8.000 petugas akan diterjunkan di seluruh wilayah Sulawesi Selatan untuk melakukan pendataan. Selain usaha yang memiliki lokasi fisik, sensus juga akan menjangkau aktivitas ekonomi berbasis digital yang berkembang di masyarakat.

"Sensus Ekonomi diharapkan menghasilkan basis data yang komprehensif sebagai landasan pemerintah dalam merancang kebijakan pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Aryanto.

Sementara itu, Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menyebut Sulawesi Selatan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Ia menegaskan, pendataan yang dilakukan merupakan sensus lengkap, bukan survei berbasis sampel, sehingga seluruh pelaku usaha akan menjadi sasaran pendataan. Data yang dikumpulkan juga dijamin kerahasiaannya sesuai ketentuan yang berlaku.

"Sensus ini penting untuk menghadirkan potret ekonomi yang utuh, termasuk usaha rumah tangga dan usaha yang dijalankan melalui platform digital. Hasilnya akan menjadi referensi bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran," ujar Amalia.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyambut baik pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan menilai data yang dihasilkan akan membantu pemerintah memetakan pelaku usaha serta memastikan berbagai program pemberdayaan ekonomi dan bantuan dapat disalurkan secara lebih akurat.

Menurutnya, keberadaan data yang valid menjadi kebutuhan penting dalam perencanaan pembangunan daerah, terutama untuk mengidentifikasi potensi ekonomi masyarakat dan menentukan kebijakan yang sesuai dengan kondisi di lapangan.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan metode pendataan langsung ke rumah tangga dan unit usaha di seluruh wilayah. Hasil sensus tersebut diharapkan menjadi basis data strategis bagi pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk di Kabupaten Gowa. 

Tags: Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 pemkab gowa darmawangsyah muin

Baca Juga

Buka Rakor TPID, Sekda Gowa Tekankan 4 Poin Pengendalian Inflasi Daerah
Buka Rakor TPID, Sekda Gowa Tekankan 4 Poin Pengendalian Inflasi Daerah
Hari Pertama Berkantor, Kapolresta Gowa Silaturahmi dengan Wakil Bupati Darmawangsyah Muin
Hari Pertama Berkantor, Kapolresta Gowa Silaturahmi dengan Wakil Bupati Darmawangsyah Muin
Optimalisasi PAD dan Perkuat Fondasi Fiskal Daerah, Pemkab Gowa-BRI Jalin Kerjasama
Optimalisasi PAD dan Perkuat Fondasi Fiskal Daerah, Pemkab Gowa-BRI Jalin Kerjasama
Wakil Bupati Gowa Hadir Beri Motivasi ke Peserta Diklat Paskibraka 2026 Tingkat Kabupaten
Wakil Bupati Gowa Hadir Beri Motivasi ke Peserta Diklat Paskibraka 2026 Tingkat Kabupaten
RS Regional Mulai Dibangun di Malino, Gowa Jadi Simpul Layanan Kesehatan Wilayah Selatan Sulsel
RS Regional Mulai Dibangun di Malino, Gowa Jadi Simpul Layanan Kesehatan Wilayah Selatan Sulsel
Tok! Perda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disahkan DPRD
Tok! Perda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disahkan DPRD

Populer

  • 1
    Airlangga dan Zulhas Paparkan Strategi Hadapi Fragmentasi Global di Rakerkonas Apindo, Dorong Deregulasi hingga Penguatan SDM
  • 2
    Mahasiswa KKN Unhas Ajarkan Warga Desa Tompo Bulu Olah Air Cucian Beras Jadi Pupuk Organik Cair
  • 3
    Kapusdal LH: Kebijakan Sampah Residu Makassar Jadi Contoh Pengelolaan Kota Metropolitan
  • 4
    Hari Pertama Berkantor, Kapolresta Gowa Silaturahmi dengan Wakil Bupati Darmawangsyah Muin
  • 5
    Menteri Zulkifli Hasan Ungkap Prabowo Setujui Perpres Koperasi Desa Merah Putih, Penyaluran Bantuan Diintegrasikan

Ekonomi

  • Indosat Luncurkan Zankore, Bangun Platform Infrastruktur AI Terintegrasi Terbesar di Asia-Pasifik
    Indosat Luncurkan Zankore, Bangun Platform Infrastruktur AI Terintegrasi Terbesar di Asia-Pasifik
  • Harga Emas Antam Turun Rp29.000, Kini Rp2,65 Juta per Gram
    Harga Emas Antam Turun Rp29.000, Kini Rp2,65 Juta per Gram
  • IPCM Berhasil Layani Sandar Perdana Kapal Panamax di Pelabuhan Patimban, Perkuat Logistik Maritim Nasional
    IPCM Berhasil Layani Sandar Perdana Kapal Panamax di Pelabuhan Patimban, Perkuat Logistik Maritim Nasional

Peristiwa

  • Peresmian Gedung Balaputradewa Tandai Komitmen Nalanda Tingkatkan Mutu Pendidikan
    Peresmian Gedung Balaputradewa Tandai Komitmen Nalanda Tingkatkan Mutu Pendidikan
  • OpenAI Ungkap AI Agent Berkolaborasi Lakukan Peretasan Saat Uji Keamanan Siber
    OpenAI Ungkap AI Agent Berkolaborasi Lakukan Peretasan Saat Uji Keamanan Siber
  •  Tsunami Jepang 2011 Jadi Pelajaran Dunia: Salah Estimasi Gelombang Berujung Tragedi 18.500 Korban Jiwa
    Tsunami Jepang 2011 Jadi Pelajaran Dunia: Salah Estimasi Gelombang Berujung Tragedi 18.500 Korban Jiwa
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID