LUMINASIA.ID, MAKASSAR— Pengguna Facebook dan Instagram di sejumlah negara melaporkan mengalami kendala saat mengakses kedua platform media sosial tersebut pada Jumat (12/6/2026). Gangguan yang terjadi sejak pagi hari itu membuat sebagian pengguna tidak dapat memuat beranda, mengakses fitur tertentu, maupun melihat pembaruan konten seperti biasa.
Dilansir CTInsider, keluhan terkait gangguan layanan langsung bermunculan di berbagai platform pemantauan internet. Facebook dan Instagram yang berada di bawah naungan perusahaan teknologi Meta dilaporkan mulai mengalami masalah sekitar pukul 10.00 waktu Amerika Serikat. Dalam waktu singkat, jumlah laporan dari pengguna meningkat dan menandakan adanya gangguan yang berdampak cukup luas.
Meta kemudian mengonfirmasi adanya masalah pada sistem mereka melalui laman status layanan untuk pengiklan. Perusahaan menyebut gangguan tersebut sempat memengaruhi akses sejumlah pengguna terhadap layanan pelaporan iklan dan beberapa fitur lainnya.
Meta dalam keterangannya menyatakan bahwa mereka sedang memulihkan layanan setelah terjadi gangguan sebelumnya yang menyebabkan sebagian pengiklan kesulitan mengakses atau melihat laporan iklan. Perusahaan menambahkan bahwa proses pemulihan masih berlangsung dan sejumlah layanan secara bertahap mulai kembali beroperasi normal. Meta juga menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna akibat gangguan tersebut.
Selain konfirmasi dari Meta, sejumlah layanan pemantau gangguan digital juga mencatat adanya masalah konektivitas yang memengaruhi Facebook dan Instagram. Penyedia layanan virtual private network (VPN) NordVPN serta aplikasi pemantau situs IsDown melaporkan peningkatan laporan gangguan dari pengguna yang tidak dapat mengakses kedua platform media sosial tersebut.
Pelacakan skala gangguan juga sempat mengalami kendala karena situs pemantau populer Downdetector tidak menampilkan data normal untuk Facebook maupun Instagram. Saat banyak pengguna mencoba memeriksa status layanan melalui situs tersebut, halaman yang biasanya menampilkan grafik laporan gangguan justru memperlihatkan pesan kesalahan "404 Page Not Found".
Kondisi tersebut membuat pengguna kesulitan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai tingkat gangguan yang terjadi. Selama ini, Downdetector menjadi salah satu rujukan utama untuk memantau masalah pada berbagai layanan digital secara real time ketika terjadi gangguan berskala besar.
Hingga berita ini ditulis, Meta belum mengungkap penyebab teknis yang memicu gangguan pada Facebook dan Instagram. Namun perusahaan memastikan proses pemulihan terus dilakukan agar seluruh layanan dapat kembali berfungsi normal secepat mungkin.
Gangguan ini kembali menunjukkan besarnya ketergantungan pengguna terhadap platform media sosial milik Meta. Setiap kendala yang terjadi pada Facebook dan Instagram tidak hanya berdampak pada aktivitas komunikasi pengguna, tetapi juga memengaruhi pelaku usaha, pengiklan, dan berbagai pihak yang mengandalkan kedua platform tersebut untuk menjalankan aktivitas bisnis sehari-hari.
Perkembangan terbaru mengenai proses pemulihan layanan Facebook dan Instagram masih terus dipantau, sementara pengguna di berbagai negara menunggu seluruh fitur kembali berjalan normal tanpa hambatan.

