Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Edukasi

Mahasiswa Seni Kuliner Poltekpar Makassar Sulap Limbah Pangan Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 15:28
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
mahasiswa kuliner Poltekpar Makassar

LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Isu limbah pangan atau food waste menjadi perhatian mahasiswa Program Studi Seni Kuliner Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar.

Melalui pameran dan presentasi karya yang digelar di Balairung I Wayan Bendhi, Selasa (9/6/2026), mahasiswa menunjukkan berbagai inovasi pengolahan limbah pangan menjadi produk bernilai guna dan bernilai ekonomi.

Sebanyak 16 kelompok mahasiswa memamerkan hasil karya yang memanfaatkan bahan-bahan yang selama ini kerap berakhir menjadi sampah.

Berbagai inovasi ditampilkan, mulai dari pemanfaatan kulit telur menjadi vas bunga dan pupuk organik, kulit udang sebagai penyedap alami, kulit bawang untuk produk ramah lingkungan, hingga fermentasi kulit nanas yang diolah menjadi minuman probiotik.

Pameran tersebut merupakan bagian dari pembelajaran berbasis praktik yang mendorong mahasiswa tidak hanya menguasai keterampilan kuliner, tetapi juga memahami pentingnya keberlanjutan dalam industri pariwisata dan perhotelan.

Direktur Poltekpar Makassar, Herry Rachmat Widjaja, mengatakan pengelolaan limbah pangan menjadi salah satu tantangan yang perlu mendapat perhatian serius, terutama dalam mendukung konsep pariwisata berkelanjutan.

“Green tourism tidak hanya berbicara tentang menjaga lingkungan destinasi wisata, tetapi juga bagaimana mengelola sumber daya secara bertanggung jawab. Inovasi mahasiswa hari ini membuktikan bahwa food waste dapat diolah menjadi produk bernilai tambah dan bermanfaat bagi lingkungan,” ujarnya.

Menurut Herry, kreativitas mahasiswa dalam mengolah limbah pangan menjadi produk baru menunjukkan bahwa sektor kuliner memiliki peluang besar untuk berkontribusi terhadap pengurangan sampah sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru.

Selain menampilkan produk, para mahasiswa juga mempresentasikan proses pengolahan, manfaat produk, serta peluang pengembangannya kepada pengunjung yang terdiri atas mitra industri perhotelan, dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua mahasiswa.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi kunjungan booth, diskusi, hiburan, hingga kuis yang melibatkan peserta. Melalui pameran tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengasah kemampuan komunikasi sekaligus memperkenalkan hasil inovasi mereka kepada dunia industri.

Poltekpar Makassar berharap kegiatan semacam ini dapat melahirkan inovator muda di bidang kuliner yang tidak hanya kreatif dalam menciptakan produk, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan.

Melalui pemanfaatan limbah pangan menjadi produk yang bermanfaat, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam mendukung industri pariwisata yang lebih hijau, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. 

Tags: Poltekpar Makassar kuliner Makassar


Baca Juga

Aliyah Mustika Ilham: SDM Kompeten Jadi Fondasi Kemajuan Pariwisata Makassar
Aliyah Mustika Ilham: SDM Kompeten Jadi Fondasi Kemajuan Pariwisata Makassar
Dari Dapur Vokasi Makassar ke Industri Global, Kisah Adi Danang Rachmadi Wisudawan Poltekpar Berkarir di Kapal Pesiar
Dari Dapur Vokasi Makassar ke Industri Global, Kisah Adi Danang Rachmadi Wisudawan Poltekpar Berkarir di Kapal Pesiar
Vasaka Hotel Makassar Hadirkan Promo Kuliner Malam The Late Shift, Ada Ramen hingga Steak
Vasaka Hotel Makassar Hadirkan Promo Kuliner Malam The Late Shift, Ada Ramen hingga Steak
Palekko dan Pallumara Khas Sulsel Kini Hadir di Vasaka Hotel Makassar
Palekko dan Pallumara Khas Sulsel Kini Hadir di Vasaka Hotel Makassar
Yuk Cicipi Somtum Asli Thailand, Cempedak Goreng, hingga Jajanan Seblak dan Chi Chong Tan Viral di Mall Phinisi Point
Yuk Cicipi Somtum Asli Thailand, Cempedak Goreng, hingga Jajanan Seblak dan Chi Chong Tan Viral di Mall Phinisi Point
Jajal Pallubasa Samelang dan Sop Kepala Ikan di Kampoeng Sawah Kalibone Pangkep, Gurih Kelapa dan Potongan Pisang Jadi Ciri Khas
Jajal Pallubasa Samelang dan Sop Kepala Ikan di Kampoeng Sawah Kalibone Pangkep, Gurih Kelapa dan Potongan Pisang Jadi Ciri Khas

Populer

  • 1
    Lima Tim Dance Terpilih Jadi Best Five di Honda DBL South Sulawesi 2026
  • 2
    Peserta KALLA 10K dari Riau hingga Papua, Ada Aturan Cut Off hingga DNF
  • 3
    Rektor Unismuh Dorong Ketahanan Air Berbasis Masyarakat di Tengah Perubahan Iklim
  • 4
    APBN Salurkan KUR Rp12,96 Triliun ke 181.912 Debitur di Sulsel
  • 5
    OJK Fokus Kembangkan Keuangan Digital untuk Perkuat Ekonomi Nasional

Ekonomi

  • Dirut dan Manajemen Semen Tonasa Turun Langsung ke Toko, Serap Masukan Pelanggan dan Pantau Pasar
    Dirut dan Manajemen Semen Tonasa Turun Langsung ke Toko, Serap Masukan Pelanggan dan Pantau Pasar
  • Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
    Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
  • Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan
    Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan

Peristiwa

  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
    Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
  • Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
    Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID