LUMINASIA.ID, JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku mulai Juli 2026. Dalam penyesuaian tersebut, tiga produk mengalami penurunan harga, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara itu, harga Pertamax, Pertamax Green, Pertalite, dan Biosolar tidak mengalami perubahan.
Penyesuaian harga dilakukan sebagai bagian dari evaluasi berkala perusahaan dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, aspek fiskal, serta kondisi daya beli masyarakat. Kebijakan tersebut juga telah melalui koordinasi dengan pemerintah sesuai mekanisme yang berlaku.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan perubahan harga BBM nonsubsidi mengikuti dinamika pasar energi global dan regulasi yang berlaku. "Sesuai yang kita ketahui penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah," kata Kitty Andhora.
Di wilayah Pulau Jawa, harga Pertamax Turbo turun dari Rp20.750 per liter menjadi Rp19.300 per liter. Sementara Pertamina Dex mengalami penurunan dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter atau turun Rp3.650 per liter. Adapun Dexlite kini dipasarkan seharga Rp19.700 per liter setelah sebelumnya dijual Rp23.000 per liter, sehingga turun Rp3.300 per liter.
Kitty menegaskan, selain memberikan harga yang lebih kompetitif kepada masyarakat, Pertamina juga memastikan kualitas setiap produk BBM tetap sesuai spesifikasi agar memberikan performa terbaik bagi kendaraan.
"Selain menghadirkan harga yang kompetitif, kami juga terus memastikan kualitas produk sesuai spesifikasi sehingga masyarakat memperoleh manfaat optimal, baik dari sisi performa kendaraan maupun efisiensi penggunaan bahan bakar," ujar Kitty Andhora.
Sementara itu, harga Pertamax dan Pertamax Green masih menggunakan tarif yang diberlakukan sejak 10 Juni 2026. Begitu pula dengan BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar yang hingga awal Juli ini belum mengalami perubahan harga.
Untuk wilayah DKI Jakarta, harga BBM Pertamina terbaru per Juli 2026 terdiri atas Pertalite Rp10.000 per liter, Pertamax Rp16.250 per liter, Pertamax Green Rp17.000 per liter, Pertamax Turbo Rp19.300 per liter, Biosolar Rp6.800 per liter, Dexlite Rp19.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp21.150 per liter.
Penyesuaian harga juga berlaku di berbagai provinsi lain dengan nominal yang berbeda menyesuaikan biaya distribusi dan kondisi masing-masing wilayah. Di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara hingga Papua, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex turut mengalami penurunan harga dibandingkan periode sebelumnya, sedangkan Pertamax dan BBM subsidi tetap dipasarkan dengan harga yang sama.
Pertamina menyatakan evaluasi harga BBM nonsubsidi akan terus dilakukan secara berkala mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia serta faktor ekonomi lainnya. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara daya beli masyarakat, keberlanjutan bisnis perusahaan, serta ketersediaan energi nasional.

