Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Investor Tinggalkan Saham Teknologi, IHSG Berpotensi Uji Level Krusial

Senin, 29 Juni 2026 15:53
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
ilustrasi IHSG Anjlok

LUMIANSIA.ID - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berada dalam tekanan pada pekan ini seiring meningkatnya kehati-hatian investor menghadapi berbagai sentimen global dan domestik.

DIlansir idnfinancials.com, Rotasi investasi dari saham teknologi menuju saham-saham defensif menjadi salah satu faktor yang diperkirakan memengaruhi arah perdagangan pasar modal Indonesia.

Di sisi lain, pelaku pasar juga mencermati sejumlah agenda ekonomi dalam negeri, termasuk rencana penerbitan Patriot Bonds dan Merah Putih Bonds, serta menunggu rilis sejumlah indikator ekonomi penting yang diperkirakan akan memberikan arah baru bagi pergerakan IHSG dalam beberapa hari ke depan.


Baca: Investor Pasar Modal Sulsel Tembus 693 Ribu SID, Reksa Dana Tumbuh Paling Pesat


Analis Phintraco Sekuritas menjelaskan, pelemahan bursa saham Amerika Serikat pada akhir pekan lalu dipicu oleh pergeseran minat investor ke sektor-sektor defensif. Saham-saham produsen chip terkoreksi setelah muncul laporan bahwa OpenAI mempertimbangkan menunda Initial Public Offering (IPO) hingga 2027, sehingga memunculkan kekhawatiran terhadap perlambatan investasi pada infrastruktur kecerdasan buatan (AI).

"Investor juga mencermati perkembangan penerbitan Patriot Bonds dan Merah Putih Bonds," tulis analis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.

Menurut Phintraco, rencana penerbitan instrumen surat utang tersebut dipandang sebagai salah satu upaya pemerintah menarik investasi. Namun, pasar juga mencermati adanya kekhawatiran terkait unsur imunitas yang disebut akan diberikan kepada para pembelinya.

Selain sentimen domestik, perkembangan geopolitik juga masih menjadi perhatian investor. Situasi hubungan antara Iran dan Amerika Serikat dinilai tetap berpotensi memengaruhi perdagangan global dan sentimen pasar keuangan.


Baca: OJK: Realisasi Buyback Saham Tanpa RUPS Capai Rp17,12 Triliun, Diikuti 64 Emiten


Dari dalam negeri, pelaku pasar juga akan menunggu sejumlah data ekonomi penting, mulai dari rilis S&P Global Manufacturing PMI Indonesia, data neraca perdagangan, hingga angka inflasi yang diperkirakan menjadi penentu arah pasar dalam jangka pendek.

Secara teknikal, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG akan menguji area 5.700 hingga 5.800 selama pekan ini.

Sementara itu, analis CGS International Sekuritas Indonesia menilai tekanan terhadap IHSG masih berasal dari pelemahan Wall Street serta berlanjutnya aksi jual investor asing di pasar domestik.

Meski demikian, terdapat sejumlah sentimen positif yang dinilai dapat menopang pasar, terutama kenaikan harga komoditas seperti emas, timah, tembaga, dan batu bara.

"IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 5.745/5.595 dan resistance 6.050/6.200," tulis analis CGS International Sekuritas Indonesia.

Para analis menilai arah pergerakan IHSG dalam waktu dekat akan sangat dipengaruhi kombinasi sentimen global, perkembangan geopolitik, arus dana asing, serta respons pasar terhadap kebijakan ekonomi pemerintah dan rilis data makroekonomi domestik.

Tags: Saham IHSG

Baca Juga

Rekomendasi Saham Hari Ini: KIJA, ELSA, dan INTP Jadi Pilihan, IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat
Rekomendasi Saham Hari Ini: KIJA, ELSA, dan INTP Jadi Pilihan, IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat
KABAR BAIK IHSG Menguat di Awal Pekan, Simak Saham yang Jadi Buruan
KABAR BAIK IHSG Menguat di Awal Pekan, Simak Saham yang Jadi Buruan
Panduan Investasi Saham untuk Pemula: Memahami Foreign Flow agar Tak Salah Ambil Keputusan Saat IHSG Bergejolak
Panduan Investasi Saham untuk Pemula: Memahami Foreign Flow agar Tak Salah Ambil Keputusan Saat IHSG Bergejolak
IHSG Tertekan, OJK Tempuh Kebijakan Buyback Saham Tanpa Persetujuan RUPS
IHSG Tertekan, OJK Tempuh Kebijakan Buyback Saham Tanpa Persetujuan RUPS
Saham BBCA dan BBRI Anjlok, Level Terendah 5 Tahun Terakhir
Saham BBCA dan BBRI Anjlok, Level Terendah 5 Tahun Terakhir
IHSG Anjlok ke Level Terendah! Nyaris 5 Persen
IHSG Anjlok ke Level Terendah! Nyaris 5 Persen

Populer

  • 1
    Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Flores, Getarannya Terasa hingga Makassar
  • 2
    BMKG: Siaga Tsunami di Selayar, Jeneponto, dan Bantaeng! Bone hingga Palopo Waspada
  • 3
    Ketua DPW PBB Booking Satu Studio Nobar Film Toko Perlengkapan Mayat
  • 4
    Kalla Toyota Kuasai 37,3 Persen Market Share, Penjualan Januari-Juli Tumbuh 11 Persen
  • 5
    CEO Kalla Toyota Robby Wijaya Raih Sulsel Industry Marketing Champion 2026 Kategori Otomotif

Ekonomi

  • KIMA Menang di MA, Aset 11.903 Meter Persegi Kembali Diamankan demi Kepastian Investasi
    KIMA Menang di MA, Aset 11.903 Meter Persegi Kembali Diamankan demi Kepastian Investasi
  • Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia
    Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia
  • Pakai Smartfren Bisa Internetan 5G Sepuasnya di Seluruh Makassar, Tanpa Batas Kuota dan Kecepatan Harga Mulai Rp40 Ribuan
    Pakai Smartfren Bisa Internetan 5G Sepuasnya di Seluruh Makassar, Tanpa Batas Kuota dan Kecepatan Harga Mulai Rp40 Ribuan

Peristiwa

  • Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
    Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
  • Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
    Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
  • Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
    Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID