LUMINASIA.ID, LOS ANGELES – Mantan kiper Harvard University, Matt Freese, terus mencuri perhatian di ajang Piala Dunia 2026 setelah menjadi salah satu sosok penting di balik keberhasilan Timnas Amerika Serikat melaju ke babak gugur sebagai juara Grup D.
Freese dipercaya menjadi starter dalam dua pertandingan fase grup dan sukses mengantarkan Amerika Serikat meraih kemenangan atas Paraguay pada 12 Juni serta Australia pada 19 Juni. Pada laga terakhir Grup D melawan Turki pada 25 Juni, pelatih memberikan kesempatan kepada Freese untuk beristirahat setelah tim memastikan posisi teratas klasemen.
Berkat performa impresif tersebut, Amerika Serikat kini bersiap menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar yang dijadwalkan berlangsung Rabu (1/7) waktu setempat.
Penampilan Freese juga langsung mengukir sejarah dalam catatan Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia. Dua kemenangan yang ia raih sebagai penjaga gawang utama kini menyamai rekor kemenangan terbanyak yang pernah dicatat seorang kiper Amerika Serikat di ajang Piala Dunia.
Freese hanya membutuhkan satu kemenangan tambahan untuk menjadi penjaga gawang Amerika Serikat dengan kemenangan terbanyak dalam sejarah turnamen tersebut.
Tak hanya itu, ia juga menjadi kiper keenam dalam sejarah USMNT yang berhasil mencatatkan clean sheet di Piala Dunia. Saat ini, Freese telah mengoleksi satu clean sheet dan hanya terpaut satu laga tanpa kebobolan untuk menyamai rekor terbanyak yang pernah dibukukan seorang penjaga gawang Amerika Serikat di kompetisi tersebut.
Selama tampil selama 180 menit di fase grup, Freese hanya dipaksa melakukan tiga penyelamatan. Meski demikian, kontribusinya dinilai sangat penting dalam mengoordinasikan lini pertahanan Amerika Serikat sehingga mampu tampil dominan pada dua pertandingan yang dimainkannya.
Keberhasilan lolos ke fase gugur juga menjadi pencapaian penting bagi Amerika Serikat. Tim berjuluk Stars and Stripes itu kini berhasil menembus babak knockout untuk keempat kalinya dalam lima penampilan terakhir mereka di putaran final Piala Dunia.
Dengan format baru yang diikuti 48 negara, Amerika Serikat harus memenangkan dua pertandingan fase gugur untuk mencapai babak perempat final. Jika berhasil, itu akan menjadi penampilan pertama mereka di delapan besar sejak Piala Dunia 2002.
Laga menghadapi Bosnia dan Herzegovina menjadi tantangan berikutnya bagi skuad Amerika Serikat. Berdasarkan catatan pertemuan, kedua tim telah bertemu tiga kali dengan Amerika Serikat meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang.
Pertemuan terakhir berlangsung pada 2021 dalam laga persahabatan internasional. Saat itu, Amerika Serikat sukses mengalahkan Bosnia dan Herzegovina dengan skor 2-1.
Harvard Athletics turut memberikan apresiasi atas pencapaian alumninya tersebut. Dalam pernyataannya, pihak Harvard menyebut Freese telah menjadi bagian penting dari keberhasilan Amerika Serikat menjuarai Grup D dan berharap sang kiper mampu terus membawa negaranya melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

