LUMINASIA.ID, MAKASSAR – PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) Wilayah 3 mencatatkan kinerja operasional yang melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) hingga Mei 2026, dengan realisasi produksi layanan pemanduan mencapai 101 persen dan layanan penundaan menembus 113 persen.
Capaian tersebut mencerminkan peningkatan efektivitas layanan kepelabuhanan yang dijalankan PJM Wilayah 3 sekaligus memperkuat peran perusahaan dalam menjaga kelancaran arus kapal, mendukung rantai logistik nasional, serta memastikan aktivitas pelayaran berlangsung aman dan andal di wilayah operasionalnya.
SVP Sekretaris Perusahaan PJM, Tubagus Patrick, mengatakan keberhasilan melampaui target tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh personel operasional yang terus menjaga kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.
"Capaian ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan komitmen seluruh personel operasional di lapangan. Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia, optimalisasi armada, serta penerapan standar keselamatan dan pelayanan yang unggul," ujar Tubagus Patrick dalam keterangan resminya, Jumat (26/6/2026).
Realisasi produksi pemanduan yang mencapai 101 persen menunjukkan konsistensi perusahaan dalam memenuhi target operasional dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan pelayaran.
Sementara itu, capaian layanan penundaan sebesar 113 persen mencerminkan tingginya tingkat utilisasi layanan serta meningkatnya aktivitas kapal di sejumlah pelabuhan yang berada dalam wilayah kerja PJM Wilayah 3.
Menurut Tubagus, pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan maritim melalui berbagai penguatan di sektor operasional.
PJM Wilayah 3 akan menjaga momentum positif tersebut dengan memperkuat koordinasi operasional, meningkatkan keandalan armada beserta sarana dan prasarana pendukung, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam layanan pemanduan dan penundaan kapal.
Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan layanan maritim yang semakin terintegrasi, berdaya saing, dan mampu memberikan nilai tambah bagi pelanggan maupun seluruh pemangku kepentingan.
"Kami akan terus menjaga momentum kinerja positif ini melalui penguatan koordinasi operasional, peningkatan keandalan sarana dan prasarana, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung efektivitas layanan pemanduan dan penundaan," kata Tubagus.
PJM Wilayah 3 optimistis tren pertumbuhan kinerja tersebut dapat dipertahankan hingga akhir 2026 sehingga mampu terus berkontribusi dalam memperkuat konektivitas maritim nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Sebagai informasi, PT Pelindo Jasa Maritim merupakan subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang mengelola lima klaster bisnis utama, yakni jasa marine, peralatan pelabuhan, galangan kapal, pengerukan, dan utilitas kepelabuhanan.
Wilayah operasional PJM mencakup pelabuhan di seluruh Indonesia, mulai dari Malahayati di Aceh hingga Merauke di Papua, dengan dukungan delapan anak perusahaan dan dua cucu perusahaan yang menyediakan layanan maritim terintegrasi bagi pengguna jasa.

