LUMINASIA.ID, Jakarta – Perjalanan Portugal di Piala Dunia 2026 harus terhenti pada babak 16 besar setelah takluk 0-1 dari Spanyol di Dallas Stadium, Selasa (7/7) dini hari WIB. Kekalahan yang ditentukan gol telat Mikel Merino itu sekaligus menandai berakhirnya perjalanan Cristiano Ronaldo di ajang Piala Dunia.
Usai pertandingan, Ronaldo tidak mampu menyembunyikan kesedihannya. Kapten Portugal itu tampak menangis setelah peluit panjang berbunyi, menyadari bahwa edisi 2026 menjadi penampilan terakhirnya di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Meski gagal mempersembahkan gelar Piala Dunia sepanjang enam kali keikutsertaannya, Ronaldo menegaskan dirinya tetap bangga dengan kontribusi yang telah diberikan kepada tim nasional Portugal selama lebih dari dua dekade.
"Saya sudah memenangkan tiga trofi bersama Portugal. Sebelum ada Cristiano, Portugal tidak memenangkan apa pun," kata Ronaldo, dikutip dari ESPN.
Pemain berusia 41 tahun itu menyebut keberhasilan menjuarai Piala Eropa 2016 sebagai pencapaian paling berkesan dalam karier internasionalnya.
"Trofi terbaik adalah Euro 2016. Rasanya seperti menjadi juara dunia," ujarnya.
Selama membela Portugal, Ronaldo berhasil mempersembahkan satu gelar Piala Eropa pada 2016 serta dua trofi UEFA Nations League yang diraih pada 2019 dan 2025. Selain itu, ia juga mengukuhkan diri sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak dan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Portugal dengan koleksi 233 pertandingan dan 146 gol.
Walaupun usianya telah menginjak 41 tahun, Ronaldo belum secara resmi mengumumkan pensiun dari tim nasional. Ia bahkan masih membuka peluang tampil pada Piala Eropa 2028 apabila kondisi fisiknya memungkinkan.
Menutup pernyataannya, Ronaldo menegaskan bahwa dirinya telah memberikan seluruh kemampuan terbaik demi negaranya dan memilih menerima hasil yang diraih Portugal di Piala Dunia kali ini.
"Saya sudah memberikan yang terbaik untuk Portugal. Besok adalah hari yang baru dan hidup harus terus berjalan," tutur Ronaldo.

