LUMINASIA.ID, Ambon – Warga Kota Ambon, Maluku, digegerkan dengan penemuan sebuah bom pesawat peninggalan Perang Dunia saat proses penggalian tanah di Kelurahan Ahusen, Kecamatan Sirimau, Senin (27/7). Benda tersebut berhasil dievakuasi oleh Tim Penjinak Bom (Jibom) Satbrimob Polda Maluku dan dipastikan sudah tidak aktif.
Bom ditemukan sekitar pukul 08.56 WIT oleh para pekerja yang sedang menggali tanah di depan Percetakan Mitra Sentra. Penemuan itu langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian, yang kemudian mengerahkan tim Jibom untuk melakukan identifikasi, sterilisasi, dan evakuasi sesuai prosedur.
Dilansir Detik, Komandan Satuan Brimob Polda Maluku Kombes Tesy Purnanto mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan benda tersebut merupakan Unexploded Ordnance (UXO) atau bom pesawat yang gagal meledak.
"Benda tersebut merupakan bom pesawat yang tidak aktif," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (27/7).
Berdasarkan analisis Operator Bomb Data Regional (BDR), bom tersebut berjenis KAAKAA-120. Namun, kondisinya sudah tidak utuh karena telah terpotong, sehingga hanya menyisakan bagian ekor dan sebagian badan bom.
Panjang keseluruhan benda diperkirakan mencapai sekitar 174 sentimeter, dengan bagian ekor sepanjang 100 sentimeter dan diameter sekitar 42 sentimeter.
Usai dievakuasi, bom peninggalan perang tersebut diserahkan kepada Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease untuk diamankan sebagai bagian dari proses pendataan dan pengamanan lebih lanjut.
Penemuan amunisi sisa Perang Dunia II bukan kali pertama terjadi di Indonesia, khususnya di wilayah timur seperti Maluku dan Papua yang pernah menjadi medan pertempuran pada masa perang.


