LUMINASIA.ID, Jakarta – Bek Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, mengakui Timor Leste memberikan perlawanan sengit saat kedua tim bertemu pada laga fase grup Piala AFF 2026. Meski Skuad Garuda akhirnya meraih kemenangan meyakinkan 3-0, Shayne menilai pertandingan berjalan jauh lebih sulit daripada yang terlihat dari hasil akhir.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Shayne mengatakan Timnas Indonesia sudah memperkirakan sejak awal bahwa Timor Leste akan menjadi lawan yang tidak mudah dihadapi.
"Seperti yang dikatakan pelatih, ini adalah laga yang sulit. Sebelum pertandingan kami sudah berkata bahwa laga ini tidak akan mudah. Mereka benar-benar membuat laga ini terasa berat buat kami," ujar Shayne.
Timor Leste harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-21 setelah Jackson Fowler menerima kartu merah. Meski demikian, kondisi tersebut tidak serta-merta memudahkan langkah Indonesia untuk mencetak gol.
Skuad Garuda mendominasi jalannya pertandingan, tetapi gagal membongkar pertahanan Timor Leste sepanjang babak pertama. Kebuntuan baru pecah pada babak kedua setelah pelatih John Herdman melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, dan Ragnar Oratmangoen.
Shayne membuka keunggulan Indonesia melalui tembakan keras pada menit ke-74. Empat menit berselang, Thom Haye menggandakan keunggulan menjadi 2-0 sebelum Mitchell Baker memastikan kemenangan 3-0 pada menit ke-81.
Shayne memuji semangat juang Timor Leste yang tetap mampu memberikan tekanan meski kalah jumlah pemain. Menurutnya, Indonesia harus mengambil pelajaran dari pertandingan tersebut agar tampil lebih baik pada laga selanjutnya.
"Kami terus berjuang hingga akhir dan tentu bagus bisa mencetak tiga gol. Kami harus belajar dari laga ini untuk bisa tampil lebih baik dan melanjutkan hal-hal yang sudah baik," katanya.
Kemenangan atas Timor Leste membuat Timnas Indonesia mengoleksi enam poin dari dua pertandingan di fase grup Piala AFF 2026. Hasil tersebut memperbesar peluang Skuad Garuda untuk melaju ke babak semifinal sekaligus menjaga tren positif dalam upaya meraih gelar juara ASEAN Championship 2026.



