LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Kampas rem menjadi salah satu suku cadang sepeda motor Honda yang tidak boleh diabaikan. Komponen ini berhubungan langsung dengan sistem pengereman dan keselamatan pengendara.
Pada motor Honda dengan rem cakram, kampas rem bekerja dengan menjepit piringan cakram ketika tuas rem ditekan. Gesekan tersebut kemudian memperlambat putaran roda. Karena terus mengalami gesekan, kampas rem secara alami akan mengalami keausan.
Wahana Honda menjelaskan bahwa kampas rem termasuk komponen yang perlu diperiksa dan diganti secara berkala. Salah satu tanda yang paling mudah dirasakan adalah perubahan respons pengereman. Tuas rem dapat terasa semakin dalam atau daya cengkeram rem berkurang dibandingkan kondisi normal.
Jangan tergoda kampas rem murah
Persoalan lain yang perlu diperhatikan pemilik motor Honda adalah peredaran kampas rem palsu.
Wahana Honda menyebut kampas rem Honda asli memiliki sejumlah ciri pada kemasannya, antara lain hologram Honda/AHM, tulisan Honda Genuine Part, serta kode produksi. Dari sisi material, kampas rem asli menggunakan material non-asbestos dengan tekstur yang lebih padat.
Konsumen disarankan tidak hanya membandingkan harga. Produk yang terlihat jauh lebih murah perlu diperiksa keasliannya sebelum dipasang.
Kapan harus diganti?
Tidak ada satu angka jarak tempuh yang berlaku mutlak untuk semua sepeda motor Honda. Kondisi kampas bergantung pada model, gaya berkendara, kondisi jalan, beban kendaraan dan intensitas penggunaan rem.
Karena itu, pemeriksaan fisik lebih penting daripada sekadar berpatokan pada kilometer.



