LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Filter oli sering kali kalah populer dibandingkan oli mesin. Padahal, komponen tersebut mempunyai fungsi penting dalam menjaga sistem pelumasan mesin sepeda motor Honda.
Filter oli bertugas menyaring kotoran yang terdapat dalam oli sebelum pelumas tersebut bersirkulasi menuju komponen-komponen mesin. Dengan demikian, keberadaan filter membantu menjaga oli tetap lebih bersih dan mengurangi risiko keausan akibat kotoran yang ikut bersirkulasi.
Masalah dapat muncul apabila filter sudah terlalu kotor atau pemasangannya tidak tepat.
Wahana Honda menyebut penggantian filter oli dapat dilakukan secara berkala, dan dalam salah satu panduan yang diterbitkan, filter disebut perlu diganti setiap dua kali penggantian oli mesin. Namun interval sebenarnya tetap harus mengikuti jadwal perawatan model Honda yang digunakan.
Pemasangan juga penting
Filter oli bukan sekadar komponen yang tinggal diputar sampai terpasang. Posisi ulir harus tepat agar filter terpasang dengan benar.
Jika pemasangannya kurang kencang, oli dapat merembes keluar. Sebaliknya, pemasangan yang tidak sesuai prosedur juga berpotensi menyulitkan ketika filter harus dilepas kembali.
Karena itu, penggantian filter oli sebaiknya dilakukan bersama servis berkala sehingga kondisi sistem pelumasan dapat diperiksa sekaligus.
Jangan hanya melihat warna oli
Oli yang terlihat hitam memang dapat menjadi salah satu alasan untuk melakukan penggantian, tetapi sistem pelumasan tidak hanya bergantung pada oli. Filter juga memiliki fungsi menyaring kontaminan.
Dengan kata lain, mengganti oli tetapi mengabaikan filter dalam kondisi yang memang sudah harus diganti bukanlah pola perawatan yang ideal.



