LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Pendekatan terhadap konsumen sepeda motor kini tidak hanya dilakukan melalui produk dan promosi, tetapi juga dengan membangun kedekatan di ruang-ruang yang menjadi bagian dari keseharian mereka.
Hal tersebut turut dilakukan Astra Motor Sulawesi Selatan dengan menyasar generasi muda, termasuk Gen Z, melalui berbagai aktivitas di sekolah, kampus, kafe hingga komunitas.
Marketing Manager Astra Motor Sulawesi Selatan, Antofany Yusticia Ahmadi, mengatakan pendekatan tersebut dilakukan karena generasi muda merupakan kelompok yang mulai memasuki usia untuk memiliki dan mengendarai sepeda motor.
“Untuk mendekatkan Honda dengan generasi muda, Astra Motor Sulawesi Selatan secara aktif menghadirkan berbagai aktivitas di tempat yang relevan dengan keseharian mereka, seperti sekolah, kampus, kafe, maupun kegiatan komunitas,” jelas Antofany.
Menurutnya, kehadiran Honda di berbagai ruang tersebut menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan konsumen muda.
Pendekatan itu membuat interaksi dengan generasi muda tidak semata-mata berorientasi pada pengenalan produk sepeda motor.
Honda juga berupaya hadir dalam aktivitas yang memang dekat dengan kehidupan pelajar, mahasiswa maupun anak muda yang tergabung dalam berbagai komunitas.
Dengan cara tersebut, sepeda motor tidak hanya diposisikan sebagai alat transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas dan gaya hidup generasi muda.
Meski demikian, konsumen Honda di Sulawesi Selatan tetap berasal dari berbagai kelompok masyarakat.
Segmennya mencakup pelajar dan mahasiswa, pekerja, keluarga hingga pelaku usaha dengan kebutuhan mobilitas yang berbeda-beda.
Karena itu, aktivitas yang menyasar generasi muda menjadi salah satu bagian dari strategi Astra Motor Sulawesi Selatan dalam menjangkau konsumen berdasarkan karakter dan keseharian masing-masing.
Antofany menambahkan, pendekatan melalui aktivitas yang relevan diharapkan dapat menciptakan hubungan yang lebih kuat antara Honda dan konsumen muda di Sulawesi Selatan.
Strategi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa upaya mendekati konsumen tidak hanya dilakukan dengan menawarkan kendaraan, tetapi juga dengan membangun pengalaman dan interaksi yang sesuai dengan kehidupan mereka.



