LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Pelabuhan Kendari diproyeksikan tidak hanya menjadi lokasi penumpukan dan bongkar muat bijih nikel, tetapi juga simpul pengiriman produk hasil pengolahan mineral dari Sulawesi Tenggara.
Arah pengembangan tersebut mengemuka dalam kerja sama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo bersama PT Indo Konstruksi Mineral (IKM) terkait pemanfaatan lahan penumpukan dan pelayanan bongkar muat nickel ore di Pelabuhan Kendari.
Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian oleh General Manager Pelindo Regional 4 Kendari Herryanto dan Direktur PT Indo Konstruksi Mineral Dian Hadinata di Kantor Pelindo Regional 4, Makassar, Kamis (27/8/2026).
Baca: Pelindo Jasa Maritim Catat Pertumbuhan Pendapatan 12 Persen hingga Juli 2026
Penandatanganan disaksikan Senior Vice President Kerja Sama Usaha dan Pembinaan Anak Perusahaan PT Pelindo Multi Terminal (PMT), I Wayan Wirawan.
Bagi Pelindo, kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan fasilitas Pelabuhan Kendari sekaligus memperkuat perannya dalam rantai pasok industri pertambangan dan pengolahan mineral di Sulawesi Tenggara.
I Wayan mengatakan, pemanfaatan fasilitas pelabuhan untuk mendukung aktivitas PT IKM diharapkan memberikan nilai tambah bagi kedua perusahaan sekaligus mendorong peningkatan arus barang.
“Kerja sama ini diharapkan memberikan nilai tambah bagi kedua perusahaan serta mendorong peningkatan arus barang melalui Pelabuhan Kendari. Pelindo bersama seluruh entitas di lingkungan perusahaan akan terus memberikan layanan yang andal, aman, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna jasa,” ujarnya.
Namun, menurut I Wayan, potensi kerja sama tersebut dapat dikembangkan lebih jauh.
Pelabuhan Kendari diharapkan tidak hanya melayani pergerakan bahan baku berupa bijih nikel, tetapi juga dapat menjadi jalur pengiriman produk hasil pengolahan mineral milik PT IKM.
“Kami berpesan agar kerja sama ini terus dikembangkan. Ke depan, hasil olahan smelter PT IKM juga kami harapkan dapat dikirim melalui Pelabuhan Kendari sehingga tercipta kesinambungan arus logistik dari bahan baku hingga produk hasil pengolahan,” kata I Wayan.
Baca: Semarak HUT ke-81 RI, Pelindo Jasa Maritim Dorong UMKM Lokal Naik Kelas
Dengan pola tersebut, arus logistik komoditas nikel dapat terhubung mulai dari bahan baku hingga produk hasil pengolahan.
Menurut I Wayan, pengembangan layanan tersebut sekaligus dapat memperkuat posisi Pelabuhan Kendari sebagai salah satu pintu utama distribusi komoditas unggulan Sulawesi Tenggara.
Kolaborasi Pelindo dan PT IKM juga sejalan dengan semangat transformasi BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, khususnya dalam memperkuat konektivitas logistik, mengoptimalkan aset negara, dan mendukung agenda hilirisasi industri sebagai bagian dari program strategis nasional.
Pelindo Siapkan Layanan untuk Dukung Aktivitas IKM
General Manager Pelindo Regional 4 Kendari Herryanto mengatakan, pihaknya siap memastikan kebutuhan PT IKM terhadap fasilitas pelabuhan dapat dipenuhi secara optimal.
Pelayanan tersebut akan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kepatuhan, dan efisiensi operasional.
“Pelabuhan Kendari memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas perekonomian dan industri di Sulawesi Tenggara. Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan kebutuhan PT IKM terhadap lahan penumpukan dan pelayanan bongkar muat dapat dipenuhi secara profesional,” tuturnya.
Herryanto menambahkan, Pelindo akan terus meningkatkan kualitas layanan serta membangun komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan PT IKM.
Menurutnya, koordinasi tersebut diperlukan agar kegiatan operasional dapat berlangsung lancar dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi kedua belah pihak.
“Kami berharap kerja sama ini berkembang dalam jangka panjang dan membuka peluang kolaborasi lain yang dapat meningkatkan arus barang sekaligus memperkuat daya saing Pelabuhan Kendari,” katanya.
IKM: Kepastian Logistik Penting bagi Operasional Nikel
Dari sisi PT Indo Konstruksi Mineral, dukungan fasilitas dan layanan Pelindo dinilai penting untuk menjaga kelancaran kegiatan logistik perusahaan.
Direktur PT Indo Konstruksi Mineral Dian Hadinata menyambut positif kerja sama tersebut karena pelayanan di Pelabuhan Kendari dapat mendukung kebutuhan operasional perusahaan, khususnya terkait pergerakan bijih nikel.
“Kerja sama ini merupakan bagian penting dalam mendukung kegiatan operasional PT Indo Konstruksi Mineral. Kami mengapresiasi dukungan Pelindo dan berharap pelayanan di Pelabuhan Kendari dapat berjalan efektif, aman, serta sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan,” ujarnya.
Dian mengatakan, PT IKM berkomitmen menjalankan kerja sama dengan mengedepankan kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang berlaku.
Komitmen tersebut mencakup penerapan standar keselamatan, keamanan, dan lingkungan di kawasan pelabuhan.
Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi untuk meningkatkan utilisasi fasilitas Pelabuhan Kendari sekaligus memperlancar distribusi komoditas mineral di Sulawesi Tenggara.
Lebih jauh, sinergi kedua perusahaan membuka peluang pengembangan arus logistik yang lebih terintegrasi, tidak hanya untuk pengiriman bijih nikel sebagai bahan baku, tetapi juga produk hasil pengolahan mineral.
Dengan demikian, Pelabuhan Kendari berpeluang memainkan peran yang semakin besar dalam mendukung rantai pasok industri mineral sekaligus aktivitas ekonomi dan industri di Sulawesi Tenggara.



