LUMINASIA.ID, SURABAYA — Perluasan akses kendaraan elektrifikasi di Jawa Timur semakin agresif seiring bertambahnya jaringan penjualan dan layanan BYD serta Denza di berbagai kota.
PT Bumi Hijau Motor atau Haka Auto meresmikan Denza Haka Bukit Darmo Surabaya sekaligus empat dealer BYD Haka di Gresik, Mojokerto, Madiun, dan Banyuwangi, Rabu (26/8/2026).
Ekspansi lima jaringan tersebut menjadi strategi Haka Auto untuk mendekatkan kendaraan elektrifikasi kepada masyarakat, tidak hanya melalui penjualan kendaraan, tetapi juga layanan purnajual, suku cadang, fasilitas pengisian daya, hingga pengalaman kepemilikan kendaraan listrik.
Baca: BYD M6 Tembus 26 Ribu Keluarga, M6 DM Perkuat Pilihan Mobilitas Elektrifikasi di Jawa Timur
CEO Haka Auto, Hariyadi Kaimuddin, mengatakan perluasan jaringan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem mobilitas elektrifikasi di Jawa Timur.
“Ekspansi Haka Auto di Jawa Timur bukan sekadar menambah jumlah showroom, tetapi merupakan bagian dari strategi kami untuk membangun ekosistem mobilitas masa depan yang semakin dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Hariyadi, Jawa Timur memiliki karakter mobilitas yang beragam sehingga membutuhkan pilihan kendaraan sekaligus akses layanan yang semakin luas.
Karena itu, Haka Auto memilih memperluas jaringan hingga Gresik, Mojokerto, Madiun dan Banyuwangi.
“Kami melihat transisi menuju mobilitas yang lebih ramah lingkungan tidak hanya terjadi di kota-kota besar. Masyarakat di berbagai daerah juga semakin terbuka terhadap kendaraan listrik dan kendaraan elektrifikasi,” katanya.
Lima Dealer Baru
Peresmian lima jaringan baru diawali dengan grand opening Denza Haka Bukit Darmo di Jalan Bukit Darmo Golf E 94–96, Surabaya.
Dealer tersebut memperkuat penetrasi Denza di segmen kendaraan elektrifikasi premium Jawa Timur, khususnya melalui Denza D9.
Selain itu, empat dealer BYD Haka turut diresmikan, masing-masing BYD Haka Gresik, BYD Haka Mojokerto, BYD Haka Madiun, dan BYD Haka Banyuwangi.
Baca: Bakal Hadirkan 13 Dealer Baru Termasuk Dua di Makassar, Haka Auto Buka Lowongan Kerja
Kehadiran jaringan tersebut membuat konsumen di sejumlah kota Jawa Timur lebih mudah mendapatkan informasi produk, melakukan test drive, melakukan pembelian, serta memperoleh layanan purnajual.
Operation Central Area General Manager Haka Auto, Chitra Ortho Prayundityo atau Ndandit, mengatakan karakter konsumen Jawa Timur semakin beragam sehingga membutuhkan pilihan kendaraan elektrifikasi yang lengkap.
“Jawa Timur membutuhkan pilihan kendaraan elektrifikasi yang lengkap. Ada konsumen yang mencari kendaraan kompak dan efisien, ada keluarga yang membutuhkan kendaraan yang nyaman dan praktis, ada pula konsumen yang menginginkan SUV dengan performa dan teknologi tinggi, serta konsumen premium yang membutuhkan pengalaman berkendara berbeda,” katanya.
M6 DM Jadi Salah Satu Andalan
Perluasan jaringan Haka Auto juga didukung semakin beragamnya portofolio BYD.
Salah satu model yang mendapat respons positif adalah BYD M6 DM, kendaraan keluarga dengan teknologi Dual Mode yang mengombinasikan pengalaman berkendara listrik dengan fleksibilitas teknologi hybrid.
Sejak diperkenalkan di Indonesia, M6 DM telah mencatat penjualan lebih dari 3.200 unit hingga Juli 2026.
Pada GIIAS 2026, model tersebut juga mencatat lebih dari 850 SPK, atau berkontribusi lebih dari 20 persen terhadap total lebih dari 4.000 SPK BYD selama pameran.
Sementara itu, BYD ATTO 1 telah mencatat penjualan lebih dari 14.300 unit hingga Juli 2026.
Portofolio BYD di Indonesia kini mencakup sejumlah model dengan karakter berbeda, mulai dari ATTO 1, ATTO 3, SEALION 7, M6 EV, M6 DM, BYD SEAL, BYD DOLPHIN, hingga DENZA D9.
Hariyadi menilai keberagaman produk tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat kendaraan BYD dan Denza dapat menjangkau konsumen dari berbagai segmen.
“Kami melihat bahwa strategi produk BYD dan Denza di Indonesia semakin menemukan formulasi dan arah yang tepat untuk memuaskan pilihan konsumen secara umum di setiap segmennya,” ujarnya.
Jaringan Jatim Ditargetkan Terus Bertambah
Haka Auto tidak berhenti pada lima jaringan yang diresmikan pada momentum tersebut.
Perusahaan menyebut jaringan BYD dan Denza di Jawa Timur akan terus diperluas untuk menjangkau lebih banyak kota dan wilayah penyangga.
Langkah ini menjadi penting seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi.
Dengan jaringan yang semakin dekat, konsumen tidak hanya memperoleh akses terhadap kendaraan, tetapi juga edukasi mengenai teknologi elektrifikasi dan dukungan setelah pembelian.
“Pertumbuhan Haka Auto tidak hanya diukur dari berapa banyak dealer yang kami buka, tetapi dari seberapa besar kontribusi jaringan tersebut dalam membuat kendaraan elektrifikasi menjadi semakin mudah diakses, dipahami, dan digunakan oleh masyarakat,” kata Ndandit.
Ekspansi tersebut sekaligus menandai upaya Haka Auto memperkuat ekosistem kendaraan elektrifikasi di Jawa Timur.
Dengan bertambahnya titik penjualan dan layanan, pilihan kendaraan listrik dan elektrifikasi diharapkan semakin mudah dijangkau masyarakat, sekaligus mendukung pergeseran menuju mobilitas yang lebih modern dan ramah lingkungan.



